Berita Terkini
Trending Tags

Musim Hujan Jadi Berkah, Pembudidaya Jamur Tiram Madiun Raup Untung Berlipat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 286
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Musim hujan menjadi berkah, pembudidaya jamur tiram raup untung berlimpah, Foto : Tova Pradana

Sinergia | Kab. Madiun – Aroma lembap memenuhi sebuah kumbung sederhana di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dari rak-rak bambu yang tersusun rapat, rentetan jamur tiram berwarna putih bersih menggantung rimbun. Setiap pagi, sebelum matahari naik, Ajib Rahmatullah (29) dan rekannya Arfian menyusuri lorong-lorong kumbung itu sambil mengecek satu per satu baglog seperti sedang merawat tanaman kesayangannya.

Musim hujan bukan ancaman, melainkan berkah. Ketika petani lain sibuk mengantisipasi hujan deras, ia justru menikmati periode paling subur dalam budidaya jamur tiram. “Musim hujan ini musim panen cuan,” katanya sambil tersenyum kecil, Minggu (16/11/2025).

 “Jamurnya bisa mengembang besar dan maksimal,”imbuhnya

Perjalanan usaha Ajib sebenarnya dimulai dari rasa penasaran. Pada 2023, ia mencoba membudidayakan jamur tiram sebagai hobi dengan hanya 2.000 baglog di sebuah kumbung berukuran 6 x 10 meter. Tidak ada rencana besar saat itu, hanya keinginan bereksperimen.

Namun jamur yang tumbuh subur, ditambah permintaan pasar yang cepat meningkat mengubah arah hidupnya. Dua tahun berjalan, ia kini merawat 20 ribu baglog dengan luas lahan 6 X 50 meter, ditemani rekannya, Arfian. Kumbungnya yang dulu sepi kini tak pernah kosong dari aktivitas, panen pagi, pengepakan, hingga pembeli yang keluar-masuk membawa karung jamur segar.

“Produksinya disini terus meningkat. Tapi saya lihat permintaan pasar itu tinggi. Sekarang aja permintaan sampai 50 kilogram per hari. Kalau saya baru bisa 20-30 kilogram. Harga juga itu antara Rp. 16.000-Rp. 20.000 per kilogram,” terang Ajib.

Sebagian besar hasil panen disetor ke toko-toko sayur di Madiun. Tetapi banyak juga pembeli yang memilih datang langsung. Salah satunya, Muhammad Ilham Abdillah, yang rutin membeli jamur tiram untuk usaha jamur crispy.  “Beli langsung itu fresh banget,” katanya. “Bisa tahan sampai tiga hari. Kalau masuk freezer bisa seminggu,” pungkas Ilham.

Untuk memastikan jamur tumbuh ideal, Ajib memasang sistem sprayer otomatis yang bekerja setiap pagi dan sore. Baglog media tanam dari serbuk gergaji, dedak, dan bahan organik lain harus rutin disiram agar suhu ruangan tetap lembap. Cara kerja ini sederhana, tapi menjadi kunci keberhasilan ribuan jamur tiram di kumbungnya.

“Banyak pelajar dari anak-anak yang kesini unyuk belajar. Bisa langsung melihat jamur yang tumbuh, menyusun baglog sampai panen,” ucap Ajib.

Pengalaman dua tahun terakhir membuat Ajib hafal betul pola produksi. Musim hujan berarti ukuran jamur lebih besar, panen lebih sering, dan pendapatan yang stabil. Sebaliknya, musim kemarau adalah masa yang menuntut kesabaran ekstra. “Yang penting dirawat rutin, kelembapan dijaga. Kalau itu terpenuhi, jamur pasti tumbuh,” ucapnya. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geger Penemuan Tulang Belulang Terbungkus Kain Kafan di Perum Griya Salak Kota Madiun, Ternyata…

    Geger Penemuan Tulang Belulang Terbungkus Kain Kafan di Perum Griya Salak Kota Madiun, Ternyata…

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga di lingkungan Perum Griya Salak Kelurahan Pandean Kecamatan Taman Kota Madiun digegerkan dengan penemuan kerangka tengkorak yang terbungkus kain kafan pada Selasa (28/7/2026). 2 bungkus kain diketahui pertama kali oleh seorang tukang tengah menggali tanah di pekarangan salah satu warga. Warga pun langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian. […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkot Madiun Sepakati APBD 2026, Menjaga Kesinambungan Pembangunan

    DPRD dan Pemkot Madiun Sepakati APBD 2026, Menjaga Kesinambungan Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun melaksanakan rapat paripurna pada Kamis (13/11/2025) malam di Gedung Paripurna. Rapat paripurna ini dengan agenda Pengambilan Keputusan yang didahului Pendapat Akhir tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026. 8 fraksi DPRd Kota Madiun memberikan saran masukan […]

    Bagikan
  • Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Seorang nenek warga Desa Sawo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan hilang sejak Sabtu siang (17/05/2025). Korban yang diketahui bernama Parni (64), diduga hanyut terbawa arus sungai anak Bengawan Madiun saat hendak menuju sawahnya di seberang sungai. Menurut keterangan keluarga, korban pergi ke sawah di wilayah Dusun Gayam, Desa […]

    Bagikan
  • Sederet Eks-Timnas Ramaikan Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

    Sederet Eks-Timnas Ramaikan Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola. Kehadiran para pemain nasional dalam laga eksebisi Timnas All Star kontra Gontor FC dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran karakter bagi para santri. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pondok Gontor, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Minggu (31/5), […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun kembali menyoroti persoalan klasik dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kalangan legislatif menilai keterbatasan daya tampung SMA negeri yang menyebabkan banyak lulusan SMP sederajat tidak tertampung masih menjadi pekerjaan rumah yang terus berulang setiap tahun. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan berdasarkan […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga memadati area Monumen Bantarangin, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Rabu (23/07/2025), untuk mengikuti tradisi kirab tumpeng porak penutup bulan Muharram atau Grebeg Tutup Suro. Sejak siang hari, warga sudah memenuhi lokasi untuk menunggu delapan tumpeng raksasa berisi hasil bumi yang dikirab dari Kantor Kecamatan Kauman. Setibanya di lokasi, tumpeng-tumpeng […]

    Bagikan
expand_less