Berita Terkini
Trending Tags

Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 122
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kabupaten Magetan berhasil mendapatkan predikat Kabupaten layak anak (KLA), Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025. Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bertepatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2025. Namun baru pada tanggal 20 November 2025 piagam dari Pemerintah Provinsi baru diberikan kepada Kabupaten Magetan melalui Dinas PPKB PP dan PA.

“Ini merupakan sinergitas antara seluruh elemen masyarakat, dan pemerintah untuk kegiatan kabupaten yang layak anak, ramah anak baik itu sekolah, siswa siswi dan gurunya, serta sarana prasarana yang memadai untuk ramah anak,” ucap Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Benny Adrian.

Namun, terbesit catatan penting yang terjadi di Kabupaten di lereng Gunung Lawu ini di sepanjang tahun 2025. Yakni serangkaian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur. Hal itu pun menimbulkan ironi sekaligus alarm bagi upaya perlindungan keselamatan anak di ruang publik.

Dari data yang dihimpun, sedikitnya empat kecelakaan lalu lintas melibatkan pelajar sepanjang 2025 di Magetan. Insiden Pada Juni 2025, seorang siswa 16 tahun meninggal setelah motor yang dikendarainya terlibat tabrakan beruntun tiga kendaraan di jalur Magetan–Madiun. September 2025, seorang remaja putri berusia 17 tahun juga meninggal dunia usai ditabrak truk tebu di kawasan lampu merah Maospati.

Bahkan pada Oktober 2025, dua pelajar SMP tewas setelah motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan mobil rombongan penyanyi Cantika Davinca di jalan gelap kawasan Kawedanan–Lembeyan. Juga pelajar laki-laki berusia 16 tahun tewas setelah menabrak truk di tanjakan Cileng, Kecamatan Poncol.

Dalam evaluasi, KLA menekankan lima klaster pemenuhan hak, termasuk perlindungan khusus dan lingkungan yang aman bagi anak, salah satunya adalah keselamatan di jalan raya. Dengan sederet kecelakaan yang melibatkan remaja, publik mulai mempertanyakan sejauh mana implementasi perlindungan anak, terutama pada aspek edukasi keselamatan berkendara, infrastruktur ramah anak, serta pengawasan orang tua dan sekolah.

Dengan meningkatnya kasus kecelakaan pelajar, Pemkab Magetan dinilai perlu mengintegrasikan program KLA, keselamatan lalu lintas, dan penataan infrastruktur secara lebih agresif. Keberhasilan mempertahankan penghargaan KLA patut diapresiasi, namun keselamatan anak di jalan raya adalah bagian tak terpisahkan dari indikator perlindungan anak. Tahun 2025 menjadi pengingat bahwa penghargaan tidak boleh membuat daerah lengah terhadap ancaman nyata di lapangan. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Kota Surakarta, Jawa Tengah, menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menguri-uri budaya wayang kulit di kalangan generasi muda. Pagelaran tersebut menjadi istimewa karena seluruh pengisi acara merupakan pelajar sekolah […]

    Bagikan
  • HUT ke-21, RSUD Kota Madiun Gelar Sunat Massal dan Papsmear Gratis

    HUT ke-21, RSUD Kota Madiun Gelar Sunat Massal dan Papsmear Gratis

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun menggelar rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati hari ulang tahun yang ke-21, Jumat (25/04/2025). Kegiatan ini diselaraskan dengan agenda “Wali Kota Ngantor di Lapangan”, yang kali ini berlangsung di Taman Hijau Kota Madiun, Kecamatan Taman. Wali Kota Madiun, Maidi, menyampaikan bahwa peringatan HUT […]

    Bagikan
  • Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aksi pencurian yang dilakukan sekelompok emak-emak di sebuah minimarket wilayah Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, terekam kamera pengawas atau CCTV. Para pelaku yang terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki itu menjalankan aksinya dengan modus terstruktur dan rapi. Mereka menyasar susu kemasan dan menyembunyikannya di balik rok pelaku perempuan. Kejadian […]

    Bagikan
  • Polisi Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Bali

    Polisi Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Bali

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran rumah di Jalan Bali Gang 2 Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun yang terjadi pada Rabu (22/1/2025) kemarin diselidiki oleh kepolisian. Tim Inafis Polres Madiun Kota bersama Polsek Kartoharjo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis (23/1/2025). Petugas menyisir sejumlah titik yang ditengarai sebagai titik munculnya api. Kanit Reskrim Polsek […]

    Bagikan
  • Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penunjukan Agus Sugiarto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo memunculkan pertanyaan publik. Apakah ini menjadi awal pembenahan birokrasi, atau sekedar langkah transisi di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih? Seperti diketahui, kursi Sekda sempat kosong setelah Agus Pramono tersandung kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi. Kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut […]

    Bagikan
  • Khawatir Gagal Panen, Petani Magetan Keluhkan Solar Bersubsidi Langka

    Khawatir Gagal Panen, Petani Magetan Keluhkan Solar Bersubsidi Langka

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam beberapa hari terakhir, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar mulai dirasakan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kondisi ini menimbulkan keresahan, terutama di kalangan petani yang masih mengandalkan mesin diesel untuk mengairi sawah. Minimnya pasokan solar membuat banyak mesin pompa air […]

    Bagikan
expand_less