Berita Terkini
Trending Tags

Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kabupaten Magetan berhasil mendapatkan predikat Kabupaten layak anak (KLA), Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025. Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bertepatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2025. Namun baru pada tanggal 20 November 2025 piagam dari Pemerintah Provinsi baru diberikan kepada Kabupaten Magetan melalui Dinas PPKB PP dan PA.

“Ini merupakan sinergitas antara seluruh elemen masyarakat, dan pemerintah untuk kegiatan kabupaten yang layak anak, ramah anak baik itu sekolah, siswa siswi dan gurunya, serta sarana prasarana yang memadai untuk ramah anak,” ucap Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Benny Adrian.

Namun, terbesit catatan penting yang terjadi di Kabupaten di lereng Gunung Lawu ini di sepanjang tahun 2025. Yakni serangkaian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur. Hal itu pun menimbulkan ironi sekaligus alarm bagi upaya perlindungan keselamatan anak di ruang publik.

Dari data yang dihimpun, sedikitnya empat kecelakaan lalu lintas melibatkan pelajar sepanjang 2025 di Magetan. Insiden Pada Juni 2025, seorang siswa 16 tahun meninggal setelah motor yang dikendarainya terlibat tabrakan beruntun tiga kendaraan di jalur Magetan–Madiun. September 2025, seorang remaja putri berusia 17 tahun juga meninggal dunia usai ditabrak truk tebu di kawasan lampu merah Maospati.

Bahkan pada Oktober 2025, dua pelajar SMP tewas setelah motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan mobil rombongan penyanyi Cantika Davinca di jalan gelap kawasan Kawedanan–Lembeyan. Juga pelajar laki-laki berusia 16 tahun tewas setelah menabrak truk di tanjakan Cileng, Kecamatan Poncol.

Dalam evaluasi, KLA menekankan lima klaster pemenuhan hak, termasuk perlindungan khusus dan lingkungan yang aman bagi anak, salah satunya adalah keselamatan di jalan raya. Dengan sederet kecelakaan yang melibatkan remaja, publik mulai mempertanyakan sejauh mana implementasi perlindungan anak, terutama pada aspek edukasi keselamatan berkendara, infrastruktur ramah anak, serta pengawasan orang tua dan sekolah.

Dengan meningkatnya kasus kecelakaan pelajar, Pemkab Magetan dinilai perlu mengintegrasikan program KLA, keselamatan lalu lintas, dan penataan infrastruktur secara lebih agresif. Keberhasilan mempertahankan penghargaan KLA patut diapresiasi, namun keselamatan anak di jalan raya adalah bagian tak terpisahkan dari indikator perlindungan anak. Tahun 2025 menjadi pengingat bahwa penghargaan tidak boleh membuat daerah lengah terhadap ancaman nyata di lapangan. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tak lagi layak pakai. Proses lelang akan digelar secara daring lewat situs resmi milik negara. Total ada 95 unit kendaraan yang akan dilepas, terdiri dari 12 mobil dan 83 sepeda motor. Seluruhnya […]

    Bagikan
  • Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Kaibon–Nglandung Madiun, Akses Sempat Lumpuh 1,5 Jam

    Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Kaibon–Nglandung Madiun, Akses Sempat Lumpuh 1,5 Jam

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menutup akses Jalan Raya Kaibon–Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Senin (16-02-2026) pagi. Peristiwa ini diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Dampaknya sempat mengganggu arus lalu lintas warga. Pohon dengan diameter sekitar 1,5 meter dan tinggi kurang lebih 10 meter itu roboh melintang […]

    Bagikan
  • Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu. Kini tepat satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Madiun dirayakan. Namun tidak dengan seremoni […]

    Bagikan
  • 49 Ribu Warga Magetan Terdata Sebagai Calon Penerima BLT Kesra, Verifikasi Masih Berlangsung

    49 Ribu Warga Magetan Terdata Sebagai Calon Penerima BLT Kesra, Verifikasi Masih Berlangsung

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos) tengah melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap data 49.110 warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–4. Mereka masuk dalam daftar calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sementara Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Upaya pencarian terhadap Rizuka Putra Ramadhan (4), bocah yang dilaporkan hilang di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, hingga Selasa (14/4/2026) siang masih belum membuahkan hasil. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, relawan, hingga Brimob terus menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban. Kapolsek Saradan, AKP Sukoco, mengatakan pencarian dilakukan […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
expand_less