Sabtu, 31 Okt 2026
Trending Tags

Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 354
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto saat meninjau kondisi Pasar Sayur Caruban, Foto : Tova

Sinergia | Madiun — Para pedagang pasar di Kabupaten Madiun masih menunggu kepastian revitalisasi dari pemerintah daerah. Hingga kini, sejumlah pasar tradisional di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat itu belum mendapatkan alokasi anggaran pemeliharaan pada APBD murni 2026.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Erni Suryani, mengatakan belum ada anggaran yang disiapkan untuk perawatan pasar, termasuk Pasar Umum Caruban yang sebelumnya sempat disorot karena kondisi infrastrukturnya.

“Sejauh ini kita belum ada anggaran untuk pemeliharaan di pasar sayur (Pasar Umum Caruban). Termasuk di pasar-pasar lain juga belum ada,” kata Erni, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun ini anggaran yang berkaitan dengan pasar hanya dialokasikan untuk Pasar Caruban Baru (PCB). Namun, penggunaan anggaran tersebut masih menunggu hasil kajian yang sedang dilakukan pemerintah daerah.

Menurut Erni, keluhan para pedagang pasar tetap akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Hanya saja, langkah tersebut kemungkinan baru bisa dilakukan setelah adanya Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

“Keluhan pedagang pasti ada tindak lanjutnya. Kemungkinan setelah Lebaran atau menunggu PAK,” ujarnya.

Dalam rencana pengajuan PAK, Dinas Perdagangan Kabupaten Madiun akan mengusulkan perbaikan di enam pasar yang dinilai memiliki permasalahan serupa, terutama terkait drainase dan talang air yang rusak.

Beberapa pasar yang masuk dalam prioritas pengajuan antara lain Pasar Umum Caruban, Pasar Pagotan, dan Pasar Dolopo. Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan estimasi anggaran sekitar Rp50 juta hingga Rp100 juta untuk setiap pasar.

“Kalau melihat urgensinya, ada sekitar enam pasar yang akan kita ajukan. Masalahnya rata-rata sama, yaitu drainase dan talang air,” kata Erni.

Meski belum ada kepastian anggaran, Erni mengaku cukup optimistis usulan tersebut dapat disetujui dalam PAK. Ia memperkirakan peluang persetujuan mencapai sekitar 70 persen karena perbaikan pasar berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Kalau melihat kebutuhan layanan publik, kami optimistis sekitar 70 persen bisa disetujui oleh Pak Bupati,” ujarnya.

Sambil menunggu keputusan anggaran, pihaknya mendorong para pedagang melakukan langkah antisipasi secara swadaya untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Salah satunya dengan membersihkan saluran drainase di lingkungan pasar.

Menurut Erni, kegiatan tersebut dilakukan melalui paguyuban pedagang yang bekerja sama dengan pengelola pasar. Para pedagang bahkan mengumpulkan dana secara mandiri untuk membayar tenaga kebersihan guna membersihkan selokan yang tersumbat.

“Kita melakukan pendekatan persuasif melalui paguyuban pedagang. Sementara ini mereka swadaya untuk membersihkan drainase supaya tidak semakin parah,” katanya.

Ia menegaskan, dinas tidak dapat memberikan bantuan iuran karena seluruh anggaran yang dimiliki telah ditetapkan secara rinci dalam perencanaan APBD.

Karena itu, pemerintah daerah mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga kebersihan pasar melalui kegiatan swadaya sambil menunggu kemungkinan penganggaran perbaikan dalam PAK tahun ini. (tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum OTT Wali Kota Madiun

    Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum OTT Wali Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi, pada Senin (19/1/2026). Khofifah menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan. Khofifah mengaku telah menerima informasi mengenai OTT tersebut. Ia menilai penanganan perkara […]

    Bagikan
  • Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Puluhan jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pepanthan Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merayakan Natal lebih awal pada Sabtu (20/12/2025). Perayaan yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” ini berlangsung penuh khidmat, dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang agama […]

    Bagikan
  • Muscab PKB Kota Madiun Digelar April 2026, PAC Diminta Usulkan Minimal 5 Nama Calon Ketua DPC

    Muscab PKB Kota Madiun Digelar April 2026, PAC Diminta Usulkan Minimal 5 Nama Calon Ketua DPC

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Madiun mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 mendatang. Saat ini, proses penjaringan calon ketua DPC tengah berjalan di tingkat internal partai. Ketua DPC PKB Kota Madiun, Ngedi Trisno Yhusianto, mengatakan tahapan penjaringan calon dimulai dari Pengurus […]

    Bagikan
  • SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Inabah yang berada di Desa Japan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, menjadi sasaran pencurian dan perusakan pada Rabu pagi, 11 Februari 2026. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Aksi pencurian disertai perusakan itu pertama kali diketahui oleh guru dan sejumlah siswa yang hendak masuk sekolah. […]

    Bagikan
  • Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Melimpahnya hasil budidaya ikan lele di Ponorogo, Jawa Timur, kerap tidak sepenuhnya terserap pasar. Terlebih untuk lele ukuran jumbo yang dianggap kurang diminati konsumen. Namun, kondisi ini justru menjadi peluang emas bagi Asri Ananda (40), warga Desa Siman, Kecamatan Siman, Ponorogo. Sejak 2013, ibu tiga anak ini menyulap lele jumbo menjadi […]

    Bagikan
  • Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memberikan penjelasan terkait Darus Salam (52), warga Dusun Gunting yang mengaku namanya tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Kepala Dusun Gunting, Titis Riaswati, mengatakan Darus Salam memang masuk dalam kategori warga yang layak menerima […]

    Bagikan
expand_less