Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kejari Ponorogo Musnahkan Puluhan Ribu Barang Haram dari 26 Perkara Narkotika

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemusnahan barang bukti di Kejari Ponorogo, Foto : Ega Patria -Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo mengeksekusi pemusnahan ribuan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan berlangsung di halaman kantor kejaksaan, Kamis (27/11/2025). Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut dilibatkan dalam prosesi pemusnahan.

Barang bukti narkotika dimusnahkan dengan cara diblender, sementara perangkat elektronik dihancurkan secara manual, mulai dari dipukul hingga rusak hingga dipotong sampai tidak berbentuk. Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo, Zulmar Adhy Surya, menjelaskan total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 74.149 item yang berasal dari 56 berkas perkara tindak pidana umum (pidum) selama periode Juni sampai November 2025.

“Seluruh perkara yang telah inkracht kami laksanakan eksekusinya sesuai fungsi jaksa sebagai eksekutor,” kata Zulmar.

Dari 56 perkara tersebut, 13 kasus berkaitan dengan perjudian daring maupun konvensional, termasuk bahan peledak, 26 kasus narkotika, dan sisanya masuk dalam rumpun perkara orang, harta dan benda (Oharda).

Barang bukti yang dimusnahkan antara lain 1,16 gram sabu golongan I, 68.620 butir pil dobel L, dan 160 butir trihexyphenidyl. Selain itu, ada 1 balon udara, 54 potong pakaian, 3.350 botol kosong, serta 11 unit ponsel yang menjadi alat kejahatan.

Benda tajam dan keras yang kerap dipakai dalam tindak kriminal seperti sabit dan sejenisnya turut dihancurkan. Kejari juga mengeksekusi pemusnahan 19 petasan, 11,259 kilogram serbuk peledak, dan 293 selongsong amunisi.

Zulmar menambahkan, khusus pemusnahan barang bukti bahan peledak, pihaknya menggandeng Brimob untuk memastikan prosedur berjalan aman dan terukur. “Eksekusi bahan peledak kami lakukan bersama Brimob demi keamanan. Prosesnya tidak kami lakukan sendiri,” tegasnya. (Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spektakuler! 5.000 Lebih Penari Ikut Andil dalam Madiun Menari, Semarakkan Tari Beksan Parisuko

    Spektakuler! 5.000 Lebih Penari Ikut Andil dalam Madiun Menari, Semarakkan Tari Beksan Parisuko

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Ribuan orang bergerak serempak di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun, Sabtu (29/8/2026) malam. Lebih dari 5.000 penari ambil bagian dalam Madiun Menari, sebuah pertunjukan kolosal yang menghadirkan Tari Beksan Parisuko. Suasana PSC malam itu berubah menjadi panggung terbuka. Para penari yang berasal dari berbagai latar belakang tampil bersama, […]

    Bagikan
  • Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan sosial modal usaha dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi kepada 130 penerima manfaat. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Senin (24/11/2025). Bupati Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah mobil yang diparkir di tepi Jalan Seno, Kelurahan Tambran, menjadi sasaran pencurian dengan modus pecah kaca pada Selasa malam (18/3/2023). Peristiwa ini menimpa Eva, warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Sukowinangun, yang kehilangan dua tas berisi keperluan sekolah anaknya, buku tabungan, dan uang tunai sekitar Rp. 2 juta. Wingin Nursalim (60), […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Ajukan Perubahan APBD 2026, DPRD Dorong Anggaran Perbaikan Jalan Ditingkatkan

    Pemkab Madiun Ajukan Perubahan APBD 2026, DPRD Dorong Anggaran Perbaikan Jalan Ditingkatkan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar rapat paripurna Senin (24/8/2026). Dalam rapat tersebut Pemkab Madiun mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pendapatan daerah turun Rp51,83 miliar. Penurunan itu terutama dipicu berkurangnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat hingga Rp97,18 miliar. Bupati […]

    Bagikan
  • Komisi III DPRD Kota Madiun Telusuri Izin Gedung Baru RSI Siti Aisyah, OPD Diminta Serahkan Dokumen Lengkap

    Komisi III DPRD Kota Madiun Telusuri Izin Gedung Baru RSI Siti Aisyah, OPD Diminta Serahkan Dokumen Lengkap

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun melalui Komisi III memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun untuk mengklarifikasi proses perizinan pembangunan gedung baru RSI Siti Aisyah Madiun. Rapat dengar pendapat (RDP) digelar sebagai tindak lanjut aduan warga RT 59, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo beberapa waktu lalu. RDP dipimpin Armaya selaku […]

    Bagikan
  • SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang tinggal empat hari lagi, sejumlah sekolah di Kabupaten Madiun masih belum memenuhi kuota siswa. Salah satunya di SDN 01 Wayut Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. Meski begitu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun tetap optimis kuota akan terpenuhi. Kepala Disdikbud Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
expand_less