Berita Terkini
Trending Tags

HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, sapa pasien yang tengah mengantre di RSUD Kota Madiun. (24/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat terasa di RSUD Kota Madiun, Jumat (24/4/2026). Di tengah momentum tasyakuran hari ulang tahun ke-22, perhatian tidak hanya tertuju pada seremoni, tetapi juga pada denyut pelayanan yang terus bergerak melayani ratusan pasien setiap hari.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau langsung pelayanan rumah sakit. Ia menyusuri area poli, menyapa pasien yang tengah mengantre, serta berbincang dengan keluarga mereka. Di sela kunjungan, ia juga menyerahkan suvenir sebagai bentuk perhatian sekaligus memberi semangat bagi pasien agar lekas pulih.

Bagi Bagus, rumah sakit bukan sekadar fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga ruang harapan. Ia menilai, tren pelayanan di RSUD Kota Madiun menunjukkan peningkatan signifikan, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Karena itu, ia mendorong agar pengembangan layanan terus dilakukan.

“Pelayanan di RSUD ini naik dari target dan harus terus ditingkatkan. Kami juga minta ada diferensiasi layanan agar masyarakat semakin percaya dan memilih berobat ke sini,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun berstatus rumah sakit milik pemerintah daerah, kualitas layanan harus mampu bersaing dengan rumah sakit swasta ternama. Ia mengaku telah mengikuti perkembangan RSUD Kota Madiun selama tujuh tahun terakhir, sejak masih di DPRD dan melihat percepatan peningkatan terutama dalam empat tahun terakhir, baik dari sisi pelayanan maupun pembangunan.

“Saya berharap rumah sakit walaupun ini rumah sakit milik pemerintah daerah, ini seluruh pelayannya standar semuanya rumah sakit swasta yang sudah punya nama. Dalam 4 tahun terakhir ini peningkatannya cepat gitu dalam sisi pelayanan pembangunan dan semuanya itu cepat,” tutup Bagus.

Di sisi lain, Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, menyebut pihaknya tengah menyiapkan langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Salah satunya dengan mengkaji layanan unggulan yang bisa menjadi pembeda dibanding rumah sakit lain.

“Ke depan kami ingin punya layanan yang berbeda. Tapi tentu kami lihat dulu kesiapan SDM dan sarana prasarana. Bisa dari layanan obgyn, jantung, atau saraf, ini masih kami telaah,” jelasnya.

Di tengah upaya pengembangan, lonjakan jumlah pasien menjadi indikator kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. Saat ini, kunjungan rawat jalan mencapai 600 hingga 800 pasien per hari, meningkat dari sebelumnya yang berkisar 500–600 pasien. Bahkan, setelah libur panjang, jumlah pasien bisa menyentuh angka 1.000 per hari.

Untuk mengantisipasi kepadatan, manajemen rumah sakit menerapkan sejumlah strategi. Di antaranya menambah jumlah dokter yang praktik secara bersamaan di jam pagi serta memangkas antrean di bagian pendaftaran dengan mengarahkan pasien langsung ke poli tujuan.

“Mengantisipasi peningkatan, pertama memang kita menurunkan misal poli ada 3 dokternya kita turunkan. Untuk mengurangi antrean di pendaftaran sebagian besar poli itu kita langsung arahkan pasien ke polinya, jadi tidak numpuk di pendaftaran,” jelas dr. Nur.

Image Not Found
HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, pelayanan dan inovasi terus ditingkatkan. (24/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Namun, bagi manajemen RSUD, peningkatan layanan tidak hanya soal kecepatan dan jumlah pasien yang terlayani. Lebih dari itu, kenyamanan dan rasa aman menjadi bagian penting dalam pengalaman pasien.

“Harapan kami, pasien datang ke rumah sakit sudah merasa nyaman dan aman. Bahkan sebelum minum obat pun sudah merasa lebih baik,” ujar dr. Nur.

Memasuki usia ke-22, RSUD Kota Madiun terus berbenah. Tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperluas ragam pelayanan dengan merekrut tenaga spesialis baru. Semangat untuk keluar dari zona nyaman menjadi pijakan, agar rumah sakit daerah ini mampu menjadi pilihan utama masyarakat.

Plt Wali Kota Bagus Panuntun dalam kesempatan ini juga melakukan potong tumbeng yang langsung diberikan kepada pasien. Menurutnya, pelayanan yang terutama adalah untuk masyarakat.

“Jadi pelayanan kepada masyarakat ini harus yang diutamakan. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dan terus ditingkatkan,” tegasnya.

Di tengah langkah inovasi yang terus dirancang, RSUD Kota Madiun berupaya memastikan bahwa setiap pasien tidak sekadar dilayani, tetapi juga dihargai sebagai manusia yang membutuhkan harapan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti keluarga Sakti Ramadhani Saputro (24), pekerja migran asal Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Sakti dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan kerja di Kota Kurume, Prefektur Fukuoka, Jepang. Insiden tragis itu terjadi saat Sakti tengah membongkar sebuah bangunan dua lantai yang telah lama tak digunakan, tepatnya pada Selasa, 15 […]

    Bagikan
  • BPBD Ngawi Minta Pengelola Wisata Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi

    BPBD Ngawi Minta Pengelola Wisata Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kab. Ngawi – Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Ngawi harus menjadi kewaspadaan semua pihak. Termasuk bagi pengelola wisata alam yang ada di Kabupaten Ngawi. Terlebih, momen libur natal dan tahun baru tentu akan meningkatkan kunjungan di objek-objek wisata alam di Ngawi. Data dari BPBD Ngawi mencatat dalam beberapa hari terakhir cuaca ekstrem sering terjadi di […]

    Bagikan
  • Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan pada 2026 dipastikan lebih aman. Pemerintah pusat meningkatkan alokasi pupuk untuk sejumlah daerah, termasuk Magetan. Hal itu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, menyebut tambahan tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Dibangun Di Atas Sempadan Sungai, 13 Bangunan Dibongkar BBWS Bengawan Solo

    Dibangun Di Atas Sempadan Sungai, 13 Bangunan Dibongkar BBWS Bengawan Solo

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penertiban bangunan liar di sempadan Sungai Sat sisi barat, Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan digelar Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Sebanyak 13 bangunan permanen, termasuk 2 kamar dan tempat parkir hotel serta ruko, dibongkar karena menyalahi aturan serta berdiri tanpa izin. Wahyana, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) SDA […]

    Bagikan
  • PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Suromenggolo Kabupaten Ponorogo, mulai 12 Februari 2025 dilarang meninggalkan gerobak atau rombong dagangannya di lokasi berjualan. Aturan ini ditegaskan melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperdagkum) Ponorogo sebagai bagian dari upaya penataan kawasan umum di Bumi Reyog. “Mulai […]

    Bagikan
  • Jelang HUT RI Tren Mendaki ke Gunung Lawu Meningkat, Rental Peralatan Panen Penyewa

    Jelang HUT RI Tren Mendaki ke Gunung Lawu Meningkat, Rental Peralatan Panen Penyewa

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fenomena fear of missing out (FOMO) rupanya merambah dunia pendakian. Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dan libur panjang sekolah, jalur pendakian Gunung Lawu via Magetan dipadati pendaki tektok atau naik turun dalam sehari tanpa menginap. Lonjakan pendaki ini tak lepas dari tren media sosial yang memicu banyak remaja untuk “ikut-ikutan” […]

    Bagikan
expand_less