Berita Terkini
Trending Tags

Dewi Astutik Dalang Penyelundupan 2 Ton Sabu Dicokok di Kamboja, Keluarga Pasrah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Paryatin alias Dewi Astutik di tangkap petugas di Kamboja, Sarno suami paryatin saat ditemui wartawan,
Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Buronan sekaligus gembong narkoba jaringan Golden Triangle Internasional, Dewi Astutik, berhasil ditangkap di Kamboja pada Senin (01/12/2025) waktu setempat.

Dewi Astutik diduga kuat menjadi salah satu otak penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2 ton yang diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) di perairan Riau, Provinsi Batam, pada 26 Mei 2025 lalu.

Perempuan yang merupakan warga Dusun Sumber Agung, Desa/Kecamatan Balong itu diketahui menggunakan nama milik adiknya. Identitas aslinya adalah Paryatin, kelahiran 8 April 1983.

Sarno (51), suami Paryatin, mengaku kaget setelah mendengar kabar penangkapan sang istri. Selama ini ia mengetahui istrinya bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di luar negeri.

Paryatin sudah bekerja selama 10 tahun, sempat pulang dan tinggal di rumah selama 1 tahun, sebelum pamit berangkat lagi ke Taiwan pada 2024.

“Keluarga syok, tidak mengira. Katanya ya baik-baik kerjanya. Di media ada fotonya, saya syok dan kaget. Tapi saya pasrah, tapi ya gimana,” ungkap Sarno kepada wartawan, Rabu (03/12/2025).

Sarno menyebut, istrinya pertama kali berangkat ke luar negeri pada 2013 dan pulang pada 2023. Selama setahun di Indonesia, Paryatin berjualan nasi bungkus. Pada 2024, ia kembali berangkat dengan alasan menemui majikannya.

“Itu sempat mengasih kabar awal-awal berangkat pada 2024, tanya kabar anak-anak sebulan sekali,” jelasnya.

Sarno mengaku tidak mengetahui keterlibatan istrinya dalam jaringan narkoba internasional. Bahkan selama bekerja di luar negeri, Paryatin jarang mengirim uang kepada keluarga di Ponorogo.

“Tahunya kerja sebagai TKW, pembantu rumah tangga. Kalau soal itu (narkoba), saya tidak tahu. Saya cuma bisa pasrah,” pungkas Sarno.

Sementara itu, setelah ditangkap di Kamboja, Dewi Astutik alias Paryatin langsung diterbangkan ke Indonesia untuk menjalani serangkaian proses penyidikan.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun merilis perkembangan terbaru indikator kemiskinan. Meski persentase penduduk miskin kembali turun, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan faktor di balik dinamika tersebut. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat 10,40 %, menurun dari 10,63 % […]

    Bagikan
  • Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap motif di balik aksi penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial AZ (20) yang terjadi di sekitar Pasar Kerten, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Insiden yang berlangsung pada Minggu siang (5/4/2026) yang sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet. Sebelumnya, beredar narasi yang menyebut korban tengah berboncengan dengan […]

    Bagikan
  • Gontor Berduka, Pimpinan PMDG Prof. Amal Fathullah Zarkasyi Meninggal Dunia

    Gontor Berduka, Pimpinan PMDG Prof. Amal Fathullah Zarkasyi Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Salah satu pimpinan PMDG, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., wafat pada Sabtu, 3 Januari 2026, bertepatan dengan 14 Rajab 1447 Hijriah, pukul 12.14 WIB di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta. Kabar wafatnya almarhum disampaikan secara resmi oleh Sekretariat Pimpinan PMDG. […]

    Bagikan
  • Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo! Pemuda 23 Tahun Alami Luka Parah di Tangan

    Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo! Pemuda 23 Tahun Alami Luka Parah di Tangan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pemuda asal Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, mengalami luka akibat ledakan petasan rakitan pada Kamis siang (19/3/2026). Korban diketahui bernama Saiful Anas (23) yang kini menjalani perawatan di RSUD dr Harjono. Peristiwa terjadi saat korban berada di lokasi pembuatan petasan bersama sejumlah rekannya. Ledakan yang terdengar cukup keras tersebut […]

    Bagikan
  • Lansia Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Ngawi, Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan

    Lansia Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Ngawi, Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang pria lanjut usia bernama Suprapto (72), warga Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya, Kamis (19/2/2026) dini hari. Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.13 WIB di Km 182+5 petak jalan Geneng–Magetan. Korban diketahui berada di jalur rel saat KA 72 Mutiara […]

    Bagikan
  • Speedboat Terbalik di Telaga Sarangan, iPhone dan Uang Rp. 5 Juta Tenggelam

    Speedboat Terbalik di Telaga Sarangan, iPhone dan Uang Rp. 5 Juta Tenggelam

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tiga wisatawan asal Semarang yang tengah berlibur di Telaga Sarangan, Kamis (29/05/2025), nyaris berujung petaka. Speedboat yang mereka tumpangi mendadak terbalik di tengah telaga. Meski tak ada korban jiwa, insiden ini meninggalkan trauma dan kerugian yang tak sedikit. Pasalnya, sebuah tas berisi barang-barang berharga jatuh dan tenggelam. Hingga kini belum berhasil ditemukan. Menurut […]

    Bagikan
expand_less