Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Uji Coba Program MASTER CETE, Dorong Pembelajaran Kontekstual di Luar Kelas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 833
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan uji coba program Master Cete yang melibatkan peserta didik di Madiun Umbul Square, Foto: Tim Liputan

Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai menguji coba Program MASTER CETE (Masyarakat Terdidik, Cerdas, dan Terampil). Program ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong penguatan ekonomi daerah. Uji coba program ini digelar di Madiun Umbul Square, Senin (15/12/2025) yang diikuti ratusan siswa tingkat SD dan SMP dari wilayah selatan Kabupaten Madiun.

Program tersebut menjadi bagian dari pembelajaran luar ruang (outdoor learning) yang dirancang agar siswa dapat mengaplikasikan materi pelajaran secara langsung di lapangan. Melalui pendekatan kontekstual, siswa diajak memahami teori yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di berbagai sektor.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, mengatakan bahwa pelaksanaan uji coba ini merupakan bagian dari realisasi visi dan misi Pemerintah Kabupaten Madiun.

“Hari ini bertepatan dengan uji coba pelaksanaan visi-misi Pemkab Madiun, khususnya visi ketiga yaitu Bersahaja serta misi kelima yang berfokus pada pembangunan manusia yang cerdas dan terampil,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, Program MASTER CETE direncanakan akan dilaksanakan secara penuh mulai Januari hingga Desember 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung rutin setiap Senin hingga Kamis dan tersebar di hampir 25 titik di seluruh wilayah Kabupaten Madiun.

“Salah satu titik pelaksanaannya ada di Umbul Square. Seluruh siswa SD dan SMP akan terlibat, dan pada pertengahan semester akan bergabung pula peserta didik dari jenjang PAUD dan TK,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, MASTER CETE akan berjalan menyerupai kegiatan belajar di sekolah. Siswa mengikuti pembelajaran mulai pukul 07.00 hingga 14.30 WIB, namun lokasinya berada di luar kelas, seperti destinasi wisata, situs bersejarah, hingga kawasan edukasi milik daerah.

“Anak-anak belajar di destinasi wisata atau tempat bersejarah yang ada di Kabupaten Madiun. Ini pembelajaran kontekstual, di mana teori yang dipelajari di kelas bisa langsung diaplikasikan di lapangan bersama guru. Harapannya, karakter peserta didik dapat terbentuk lebih kuat,” katanya.

Agus menegaskan, pembelajaran berbasis pengalaman menjadi penting karena teori semata dinilai belum cukup untuk membentuk keterampilan dan kepekaan siswa.

Di Madiun Umbul Square, misalnya, siswa diperkenalkan pada edukasi flora dan fauna. Selain sebagai sarana belajar, lokasi tersebut juga merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai strategis untuk mendukung edukasi sekaligus promosi pariwisata daerah.

“Dengan kegiatan ini, destinasi wisata di Kabupaten Madiun bisa semakin dikenal dan berkontribusi terhadap pendapatan daerah. Peserta didik juga menjadi bagian dari pergerakan wisata lokal,” ujarnya.

Selain di Umbul Square, uji coba Program MASTER CETE juga dilaksanakan di sejumlah sektor lain. Di sektor sejarah, siswa diajak belajar langsung di kawasan Monumen Kresek, Kecamatan Wungu. Sementara itu, sektor pertanian dan perikanan dilakukan di kawasan Waduk Bening Widas, Kecamatan Saradan.

Melalui program ini, Pemkab Madiun berharap pembelajaran tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan potensi daerah dan ekonomi lokal. (Tim Liputan)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran rumah terjadi di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi pada jumat 24 januari 2025 sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah yang ditempati Paniyem ludes dan rata dengan tanah. Naas, nenek 90 tahun itu tidak berhasil menyelamatkan diri. “Api sudah membesar. Tadi warga sudah berusaha memadamkan api. Tapi api malah makin […]

    Bagikan
  • Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski belum seluruh dapur pelaksana memenuhi standar administrasi. Dari target 45 dapur yang direncanakan, saat ini baru terbentuk 16, dengan 15 di antaranya sudah beroperasi. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Koordinator Wilayah BGN […]

    Bagikan
  • Warga Lapor Dinsos Pencairan Bansos Diblokir, Diduga Terlibat Judi Online

    Warga Lapor Dinsos Pencairan Bansos Diblokir, Diduga Terlibat Judi Online

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sejumlah warga Kabupaten Ngawi mendadak tidak dapat mencairkan dana bantuan sosial (Bansos) yang rutin mereka terima. Setelah penelusuran oleh Dinas Sosial (Dinsos) setempat, diketahui sebagian dari penerima bantuan terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online. Akibatnya, data mereka secara otomatis diblokir oleh sistem Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Fenomena ini muncul dalam beberapa […]

    Bagikan
  • Toko Grosir Sembako di Madiun Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 3 Miliar

    Toko Grosir Sembako di Madiun Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 3 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebakaran hebat menghanguskan toko grosir sembako UB Mentari Pusat di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026) dini hari. Mayoritas barang dagangan ludes dilalap api, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 3 miliar. Kapolsek Kebonsari, AKP Heru Santoso, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui seorang warga yang sedang duduk di […]

    Bagikan
  • Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Madiun Baru Capai 50,65 Persen, Dinkes Kejar Target 70 Persen

    Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Madiun Baru Capai 50,65 Persen, Dinkes Kejar Target 70 Persen

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Madiun hingga Agustus 2026 baru mencapai sekitar 50,65 persen. Pemerintah Kabupaten Madiun masih mengejar target cakupan pemeriksaan kesehatan sebesar 70 persen dari total sasaran penduduk hingga akhir tahun. Salah satunya dengan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Puluhan Pohon Tumbang dan Dua Rumah di Kota Madiun Rusak

    Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Puluhan Pohon Tumbang dan Dua Rumah di Kota Madiun Rusak

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Jumat sore (17/10/2025). Dalam waktu sekitar satu jam, puluhan pohon tumbang dan dua rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa batang pohon. Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati, menjelaskan bahwa sejumlah titik terdampak tersebar di beberapa wilayah. “Ada dua […]

    Bagikan
expand_less