Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Uji Coba Program MASTER CETE, Dorong Pembelajaran Kontekstual di Luar Kelas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 656
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan uji coba program Master Cete yang melibatkan peserta didik di Madiun Umbul Square, Foto: Tim Liputan

Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai menguji coba Program MASTER CETE (Masyarakat Terdidik, Cerdas, dan Terampil). Program ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong penguatan ekonomi daerah. Uji coba program ini digelar di Madiun Umbul Square, Senin (15/12/2025) yang diikuti ratusan siswa tingkat SD dan SMP dari wilayah selatan Kabupaten Madiun.

Program tersebut menjadi bagian dari pembelajaran luar ruang (outdoor learning) yang dirancang agar siswa dapat mengaplikasikan materi pelajaran secara langsung di lapangan. Melalui pendekatan kontekstual, siswa diajak memahami teori yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di berbagai sektor.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, mengatakan bahwa pelaksanaan uji coba ini merupakan bagian dari realisasi visi dan misi Pemerintah Kabupaten Madiun.

“Hari ini bertepatan dengan uji coba pelaksanaan visi-misi Pemkab Madiun, khususnya visi ketiga yaitu Bersahaja serta misi kelima yang berfokus pada pembangunan manusia yang cerdas dan terampil,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, Program MASTER CETE direncanakan akan dilaksanakan secara penuh mulai Januari hingga Desember 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung rutin setiap Senin hingga Kamis dan tersebar di hampir 25 titik di seluruh wilayah Kabupaten Madiun.

“Salah satu titik pelaksanaannya ada di Umbul Square. Seluruh siswa SD dan SMP akan terlibat, dan pada pertengahan semester akan bergabung pula peserta didik dari jenjang PAUD dan TK,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, MASTER CETE akan berjalan menyerupai kegiatan belajar di sekolah. Siswa mengikuti pembelajaran mulai pukul 07.00 hingga 14.30 WIB, namun lokasinya berada di luar kelas, seperti destinasi wisata, situs bersejarah, hingga kawasan edukasi milik daerah.

“Anak-anak belajar di destinasi wisata atau tempat bersejarah yang ada di Kabupaten Madiun. Ini pembelajaran kontekstual, di mana teori yang dipelajari di kelas bisa langsung diaplikasikan di lapangan bersama guru. Harapannya, karakter peserta didik dapat terbentuk lebih kuat,” katanya.

Agus menegaskan, pembelajaran berbasis pengalaman menjadi penting karena teori semata dinilai belum cukup untuk membentuk keterampilan dan kepekaan siswa.

Di Madiun Umbul Square, misalnya, siswa diperkenalkan pada edukasi flora dan fauna. Selain sebagai sarana belajar, lokasi tersebut juga merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai strategis untuk mendukung edukasi sekaligus promosi pariwisata daerah.

“Dengan kegiatan ini, destinasi wisata di Kabupaten Madiun bisa semakin dikenal dan berkontribusi terhadap pendapatan daerah. Peserta didik juga menjadi bagian dari pergerakan wisata lokal,” ujarnya.

Selain di Umbul Square, uji coba Program MASTER CETE juga dilaksanakan di sejumlah sektor lain. Di sektor sejarah, siswa diajak belajar langsung di kawasan Monumen Kresek, Kecamatan Wungu. Sementara itu, sektor pertanian dan perikanan dilakukan di kawasan Waduk Bening Widas, Kecamatan Saradan.

Melalui program ini, Pemkab Madiun berharap pembelajaran tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan potensi daerah dan ekonomi lokal. (Tim Liputan)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Duka menyelimuti suasana semarak kemerdekaan di Magetan. Seorang pedagang atribut 17 Agustus, Yayan Munandar (67), ditemukan meninggal dunia di lapak tempatnya berjualan di kawasan Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, tepat di seberang Lanud Iswahjudi, Selasa (05/08/2025). Korban merupakan perantau asal Garut, Jawa Barat, yang dikenal sebagai pedagang musiman atribut merah putih setiap […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Mulai Bahas Pembentukan 5 Desa Baru, Target Rampung Desember 2026

    DPRD Ponorogo Mulai Bahas Pembentukan 5 Desa Baru, Target Rampung Desember 2026

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo mulai membahas usulan pembentukan lima desa baru di Kecamatan Ngrayun dan Slahung. Pembahasan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan perubahan kedua Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Ponorogo, Rabu (10/6/2026). Lima desa yang diusulkan dibentuk melalui pemekaran wilayah tersebut […]

    Bagikan
  • Realisasi PBB Kota Madiun Capai 82 Persen, Warga Diminta Segera Lunasi Sebelum 30 September

    Realisasi PBB Kota Madiun Capai 82 Persen, Warga Diminta Segera Lunasi Sebelum 30 September

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Batas waktu pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Madiun tinggal beberapa hari lagi. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, Jariyanto, mengingatkan masyarakat agar segera melunasi kewajiban pajaknya sebelum jatuh tempo pada 30 September 2025. Sejauh ini, realisasi PBB Kota Madiun telah mencapai Rp. 18,537 miliar atau sekitar 82,2 […]

    Bagikan
  • Mengintip Tradisi Yu Sheng pada Perayaan Imlek Aston Madiun Hotel.

    Mengintip Tradisi Yu Sheng pada Perayaan Imlek Aston Madiun Hotel.

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perayaan Tahun Baru Imlek 2025 menghadirkan nuansa berbeda di Aston Madiun Hotel & Conference Center. Perayaan meriah bertajuk “Wisdom & Prosperity”  di H&E Restaurant, Selasa (28/01/2025) menjadi momentum spesial untuk berkumpul dan merayakan kebersamaan dengan penuh suka cita. Menariknya, dalam perayaan kali ini, Aston Madiun Hotel menghadirkan Tradisi Yu Sheng. […]

    Bagikan
  • Bencana Hidrometeorologi, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Patihan Wetan Ponorogo

    Bencana Hidrometeorologi, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Patihan Wetan Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Ponorogo pada Minggu (09/02/2025) sore kemarin menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Kelurahan Patihan Wetan, Kecamatan Babadan. Rumah milik Eko Pramono mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian gudang, dapur, satu kamar, serta ruang keluarga. “Saat kejadian, kami semua […]

    Bagikan
  • Evakuasi Sopir Truk Tertimbun Longsor di Magetan Terkendala Medan Sulit

    Evakuasi Sopir Truk Tertimbun Longsor di Magetan Terkendala Medan Sulit

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pencarian sopir truk yang tertimbun material longsor tambang di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih terus dilakukan hingga Sabtu (27/09/2025) malam. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menyebutkan bahwa dua alat berat sudah dikerahkan, tetapi medan yang sempit serta banyaknya material longsoran membuat […]

    Bagikan
expand_less