Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Uji Coba Program MASTER CETE, Dorong Pembelajaran Kontekstual di Luar Kelas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 578
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan uji coba program Master Cete yang melibatkan peserta didik di Madiun Umbul Square, Foto: Tim Liputan

Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai menguji coba Program MASTER CETE (Masyarakat Terdidik, Cerdas, dan Terampil). Program ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong penguatan ekonomi daerah. Uji coba program ini digelar di Madiun Umbul Square, Senin (15/12/2025) yang diikuti ratusan siswa tingkat SD dan SMP dari wilayah selatan Kabupaten Madiun.

Program tersebut menjadi bagian dari pembelajaran luar ruang (outdoor learning) yang dirancang agar siswa dapat mengaplikasikan materi pelajaran secara langsung di lapangan. Melalui pendekatan kontekstual, siswa diajak memahami teori yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di berbagai sektor.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, mengatakan bahwa pelaksanaan uji coba ini merupakan bagian dari realisasi visi dan misi Pemerintah Kabupaten Madiun.

“Hari ini bertepatan dengan uji coba pelaksanaan visi-misi Pemkab Madiun, khususnya visi ketiga yaitu Bersahaja serta misi kelima yang berfokus pada pembangunan manusia yang cerdas dan terampil,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, Program MASTER CETE direncanakan akan dilaksanakan secara penuh mulai Januari hingga Desember 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung rutin setiap Senin hingga Kamis dan tersebar di hampir 25 titik di seluruh wilayah Kabupaten Madiun.

“Salah satu titik pelaksanaannya ada di Umbul Square. Seluruh siswa SD dan SMP akan terlibat, dan pada pertengahan semester akan bergabung pula peserta didik dari jenjang PAUD dan TK,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, MASTER CETE akan berjalan menyerupai kegiatan belajar di sekolah. Siswa mengikuti pembelajaran mulai pukul 07.00 hingga 14.30 WIB, namun lokasinya berada di luar kelas, seperti destinasi wisata, situs bersejarah, hingga kawasan edukasi milik daerah.

“Anak-anak belajar di destinasi wisata atau tempat bersejarah yang ada di Kabupaten Madiun. Ini pembelajaran kontekstual, di mana teori yang dipelajari di kelas bisa langsung diaplikasikan di lapangan bersama guru. Harapannya, karakter peserta didik dapat terbentuk lebih kuat,” katanya.

Agus menegaskan, pembelajaran berbasis pengalaman menjadi penting karena teori semata dinilai belum cukup untuk membentuk keterampilan dan kepekaan siswa.

Di Madiun Umbul Square, misalnya, siswa diperkenalkan pada edukasi flora dan fauna. Selain sebagai sarana belajar, lokasi tersebut juga merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai strategis untuk mendukung edukasi sekaligus promosi pariwisata daerah.

“Dengan kegiatan ini, destinasi wisata di Kabupaten Madiun bisa semakin dikenal dan berkontribusi terhadap pendapatan daerah. Peserta didik juga menjadi bagian dari pergerakan wisata lokal,” ujarnya.

Selain di Umbul Square, uji coba Program MASTER CETE juga dilaksanakan di sejumlah sektor lain. Di sektor sejarah, siswa diajak belajar langsung di kawasan Monumen Kresek, Kecamatan Wungu. Sementara itu, sektor pertanian dan perikanan dilakukan di kawasan Waduk Bening Widas, Kecamatan Saradan.

Melalui program ini, Pemkab Madiun berharap pembelajaran tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan potensi daerah dan ekonomi lokal. (Tim Liputan)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sapi Kurban di Ngawi Berangsur Naik Jelang Idul Adha 2026

    Harga Sapi Kurban di Ngawi Berangsur Naik Jelang Idul Adha 2026

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang Idul Adha 2026, harga sapi kurban di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mulai mengalami kenaikan. Tren ini muncul seiring membaiknya kondisi kesehatan ternak setelah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kini semakin terkendali. Dalam beberapa tahun terakhir, PMK sempat memukul pasar hewan kurban, khususnya sapi. Kekhawatiran masyarakat terhadap penularan penyakit […]

    Bagikan
  • Sepeda Motor Terbakar di Ponorogo, Diduga Tersulut Rokok

    Sepeda Motor Terbakar di Ponorogo, Diduga Tersulut Rokok

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Satu unit sepeda motor terbakar di Jalan Soroito, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Minggu malam (9/02/2025). Kendaraan tersebut diketahui milik Arif, seorang warga yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Bambang Supeno, menjelaskan insiden terjadi saat Arif tengah memperbaiki motornya yang mogok sambil merokok. […]

    Bagikan
  • Viral! Warga Ponorogo Angkut Jenazah Seberangi Sungai, Akses Jalan Terputus

    Viral! Warga Ponorogo Angkut Jenazah Seberangi Sungai, Akses Jalan Terputus

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi warga Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, yang mengantar jenazah dengan menyeberangi sungai mendadak viral di media sosial. Aksi tersebut terekam dalam video amatir warga dan menuai sorotan warganet. Prosesi pengantaran jenazah dilakukan dengan cara tak biasa menantang arus sungai demi menuju tempat pemakaman umum desa setempat. Peristiwa itu […]

    Bagikan
  • Upacara Hardiknas 2025 di Kota Madiun Diwarnai Nuansa Budaya Nusantara

    Upacara Hardiknas 2025 di Kota Madiun Diwarnai Nuansa Budaya Nusantara

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Pemerintah Kota Madiun bersama Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelar upacara di Alun-alun Kota Madiun pada Jumat pagi (02/05/2025). Upacara ini diikuti oleh siswa-siswi tingkat SMP dan SMA se-Kota Madiun serta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun. Yang menarik, seluruh […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Jadi ke-107, Pemkot Madiun Gelar Nikah Massal bagi 6 Pasangan

    Peringati Hari Jadi ke-107, Pemkot Madiun Gelar Nikah Massal bagi 6 Pasangan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun menggelar acara nikah massal bertajuk Madiun Mantu pada Rabu (19/06/2025). Kegiatan ini dilangsungkan di Rumah Dinas Wali Kota Madiun dan diikuti oleh enam pasangan pengantin dari berbagai latar belakang. Para pasangan tampak bahagia saat menjalani prosesi ijab kabul yang […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Salurkan 44 Ton Beras Murah, Bantu Stabilkan Harga Pangan

    Polres Magetan Salurkan 44 Ton Beras Murah, Bantu Stabilkan Harga Pangan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Polres Magetan bersama Forkopimda menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolres Magetan, Senin (11/08/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, pihaknya akan menyalurkan 44 ton […]

    Bagikan
expand_less