Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan bersama Pemkab Magetan dalam kegiatan Advokasi Satgas TPPO yang digelar di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Polres Magetan menggandeng Pemerintah Kabupaten Magetan bersama sejumlah instansi terkait dalam kegiatan Advokasi Satgas TPPO yang digelar di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan Rabu (17/12/2025).

Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menyampaikan bahwa kasus perdagangan orang perlu mendapat perhatian serius. Ia menilai praktik ini kerap dibungkus dengan modus tawaran pekerjaan, termasuk pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.

“Modusnya bisa berupa iming-iming pekerjaan dengan proses mudah hingga janji gaji besar. Satreskrim telah menangani kasus TPPO yang menjadi atensi serius,” ujarnya.

Kompol Dodik juga mengingatkan masyarakat, terutama calon tenaga kerja wanita (TKW), agar bijak memilih perusahaan penyalur kerja. Ia turut meminta Dinas Tenaga Kerja melakukan pemantauan berkala terhadap perusahaan penyalur tenaga kerja luar negeri di Kabupaten Magetan.

“Perusahaan harus resmi dan berizin. Jangan mudah percaya pada tawaran pekerjaan yang tampak menguntungkan,” tuturnya. 

Masih dalam kegiatan yang sama, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Magetan Medi Santoni memaparkan ketentuan hukum mengenai TPPO berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2023. Menurutnya, regulasi tersebut mengatur secara menyeluruh proses peradilan hingga perlindungan bagi korban dan saksi.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar kasus TPPO terjadi pada pekerja migran, terutama TKW, dengan pola kejahatan yang semakin berlapis.

“Modus pelaku sering tersamarkan, berjejaring, dan berjalan sistematis, sehingga banyak korban tidak menyadari risiko di depan mata,” ujarnya.

Medi menyebutkan sejumlah pola rekrutmen yang patut diwaspadai diantaranyaa persyaratan kerja yang terlalu mudah, gaji tinggi, fasilitas mewah, beasiswa atau pelatihan gratis, pendekatan ke keluarga korban, hingga perekrutan lewat media sosial.

Melalui kegiatan advokasi ini, diharapkan dapat memahami pola TPPO dan mampu menjadi penggerak pencegahan di wilayahnya masing-masing. Polres Magetan memastikan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas instansi demi mewujudkan Magetan sebagai wilayah yang aman dari praktik perdagangan orang. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral di Media Sosial, Pria 61 Tahun di Magetan Ditangkap Usai Curi Pengeras Suara dan Al-Qur’an

    Viral di Media Sosial, Pria 61 Tahun di Magetan Ditangkap Usai Curi Pengeras Suara dan Al-Qur’an

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria berinisial S, 61, warga Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, ditangkap Satreskrim Polres Magetan setelah diduga mencuri sejumlah barang dari masjid dan mushola. Barang yang menjadi sasaran pelaku antara lain mikrofon, amplifier, sarung, hingga Al-Qur’an. Aksi pencurian yang terjadi di Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, itu sempat terekam kamera pengawas […]

    Bagikan
  • Cek Kesehatan Gratis dan Rontgen Keliling di Puskesmas Gantrung Diserbu Warga

    Cek Kesehatan Gratis dan Rontgen Keliling di Puskesmas Gantrung Diserbu Warga

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Instruksi Presiden terkait penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis mendapat sambutan positif dari fasilitas kesehatan di daerah. Salah satunya Puskesmas Gantrung, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, yang pada Rabu (30/04/2025) menggelar layanan pemeriksaan kesehatan dan rontgen keliling bagi masyarakat. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Anies Djaka Karyawan, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Longsornya tebing tambang batuan (galian C) di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (27/9/2025) pagi, menelan korban jiwa. Suroso (55), sopir truk, meninggal dunia setelah tertimbun material tambang. Peristiwa tragis ini mendorong Pemerintah Kabupaten Magetan untuk mengambil langkah tegas. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti yang meninjau langsung lokasi […]

    Bagikan
  • Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) tidak begitu dirasakan dampaknya bagi peternak sapi perah di Kabupaten Madiun. Justru permintaan susu segar saat momen Imlek dan Isra’ Mi’raj meningkat dibanding hari biasanya.  Seperti yang dialami oleh kelompok peternak sapi perah Nedyo Rahayu di Desa Kresek, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Kembali Usulkan Pembangunan Rusunawa Ke Kementerian PUPR

    Pemkot Madiun Kembali Usulkan Pembangunan Rusunawa Ke Kementerian PUPR

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun kembali mengusulkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Usulan ini menjadi lanjutan dari pengkajian serupa yang telah disampaikan sejak tahun 2023. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun, Jemakir menjelaskan bahwa dari sisi administrasi dan […]

    Bagikan
  • Jasa Marga Imbau Pengendara Maksimal Kecepatan 70 Km/Jam di Tol Saat Hujan Deras

    Jasa Marga Imbau Pengendara Maksimal Kecepatan 70 Km/Jam di Tol Saat Hujan Deras

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mengimbau pengguna jalan tol agar berhati-hati dan menurunkan kecepatan kendaraan saat hujan deras untuk menghindari risiko kecelakaan akibat aquaplaning atau hilangnya traksi ban dengan permukaan jalan. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca […]

    Bagikan
expand_less