Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Penganiayaan Ketua PCNU Magetan Resmi Dilaporkan ke Polisi meski Kades Kebonagung Sudah Meminta Maaf

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 145
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Madiun resmi menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Polres Madiun resmi menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Laporan tersebut masuk pada Minggu (07/12/2025) melalui LBH PCNU Magetan yang mendapat kuasa langsung dari korban. Kasus yang sebelumnya memicu keprihatinan kalangan Nahdliyin ini kini memasuki tahap penyelidikan.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, membenarkan adanya laporan yang menetapkan kepala desa berinisial Anton Sujarwo sebagai terlapor. “Betul, laporan masuk tanggal 7 Desember 2025 oleh LBH PCNU Magetan. Terlapor Anton Sujarwo yang merupakan kepala desa,” jelas AKP Agus Andi.

Ia menerangkan bahwa berdasarkan laporan, dugaan penganiayaan terjadi saat KH Susanto hendak pulang usai mengisi ceramah di Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo, pada 30 November 2025. “Anton Sujarwo merangkul korban, dan pada momen itu bagian tubuh terlapor mengenai bibir korban hingga menimbulkan luka,” ujarnya.

Penyidik telah mengagendakan pemeriksaan terhadap pelapor, korban, terlapor, serta pihak RS Efram Maospati yang menangani kondisi awal KH Susanto. “Proses penyelidikan sedang berjalan dan semuanya mengikuti prosedur,” tegasnya.

Sebelum laporan resmi dibuat, Kepala Desa Kebonagung, Anton Sujarwo, telah menyampaikan pengakuan terbuka dan permohonan maaf. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa (02/12/2025) malam di Pondok Pesantren Al-Hasna, Kartoharjo, Magetan. Di hadapan jajaran PCNU Magetan dan GP Ansor, Anton membenarkan bahwa ia melakukan pemukulan terhadap KH Susanto.

“Saya membenarkan adanya peristiwa pemukulan yang saya lakukan kepada Kiai Haji Susanto Khoirul Fatwa,” ucapnya.

Anton menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan kesalahan pribadi, bukan karena tekanan pihak lain. Ia menyatakan penyesalan dan berkomitmen tidak mengulangi perbuatan serupa, serta bersedia menerima pembinaan. Permohonan maaf ini disampaikan spontan, tanpa syarat, dan disaksikan langsung oleh para tokoh PCNU Magetan seperti KH Nasrudin, KH Habib Mustofa, Irfan Fajri, dan Zainal Faizin.

Diketahui, insiden penganiayaan terjadi setelah KH Susanto selesai menyampaikan ceramah pada kegiatan Muslimat NU di Desa Kebonagung. Koordinator LBH Ansor Wilayah Mataraman, Zainal Faizin, menegaskan bahwa materi ceramah tidak menyinggung hal sensitif. “Beliau hanya membahas program Lazisnu, sifatnya internal. Tidak ada potensi gesekan,” ungkapnya.

Pada awalnya, LBH Ansor belum membawa kasus ini ke ranah hukum dan menunggu itikad baik dari pihak terduga pelaku. Namun setelah perkembangan yang ada, LBH PCNU Magetan akhirnya menerima kuasa resmi dari KH Susanto dan melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Meski terlapor telah meminta maaf secara terbuka, belum ada keputusan apakah proses hukum akan dihentikan atau terus berlanjut. LBH PCNU Magetan menyatakan akan mengikuti keputusan KH Susanto sekaligus memastikan pendampingan hukum tetap berjalan. Kasus ini kini berada sepenuhnya di tangan penyidik Polres Madiun, dan perkembangan lanjutan masih menunggu hasil pemeriksaan para pihak. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Tempat Kos Semi Permanen di Eks Terminal Seloaji Ponorogo, Diduga Jadi Lokasi Prostitusi

    Ada Tempat Kos Semi Permanen di Eks Terminal Seloaji Ponorogo, Diduga Jadi Lokasi Prostitusi

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Razia di eks-Terminal Seloaji yang dilakukan oleh Satpol PP Ponorogo pada Senin malam (3/11/2025) cukup mencengangkan. Selain menemukan aktivitas prostitusi yang mengganggu ketertiban di kawasan eks Terminal Seloaji, petugas juga mencatat adanya tempat kos yang diduga digunakan untuk kegiatan serupa. Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Hendra Asmara […]

    Bagikan
  • Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jembatan penghubung antara Desa Tempuran dan Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, ambrol akibat terjangan arus sungai setelah hujan deras dengan intensitas tinggi. Akibatnya, akses utama warga lumpuh dan memaksa masyarakat mencari jalur alternatif yang lebih jauh. Jembatan yang berada di Dusun Krajan, Desa Tempuran tersebut diketahui ambruk pada Rabu malam, […]

    Bagikan
  • Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Nurisha “Risha” Kitana, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) sekaligus aktivis muda asal Magetan, kembali menjadi sorotan publik. Kehadirannya di Magetan Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan, Sabtu (24/1/2026), menjadi bukti bahwa ia tak pernah lupa janji untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya. Risha, putri asli Maospati, datang bukan sekadar […]

    Bagikan
  • DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pengendalian polusi udara terus digencarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun melalui pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor. Program yang menjadi agenda rutin ini berkeliling ke seluruh kelurahan sebagai bentuk pengawasan kualitas udara sekaligus sarana penyadaran publik. Subkoordinator Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Madiun, Annita Yuli Mayasari, […]

    Bagikan
  • Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Gamelan Magetan Dituntut 1,5 Tahun Penjara

    Dua Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Gamelan Magetan Dituntut 1,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan alat musik gamelan Tahun Anggaran 2019 di lingkungan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Jumat (13/2/2026). Agenda persidangan kali ini adalah pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Magetan terhadap dua terdakwa Y. Sulistyo […]

    Bagikan
  • Pria Ngaku Anggota TNI Tipu Mahasiswi Ngawi, Nikah Siri dan Bawa Kabur Uang Rp. 10,5 Juta

    Pria Ngaku Anggota TNI Tipu Mahasiswi Ngawi, Nikah Siri dan Bawa Kabur Uang Rp. 10,5 Juta

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kisah cinta seorang mahasiswi asal Ngawi berinisial AKI (22) berakhir pahit. Ia menjadi korban penipuan seorang pria berinisial RS (38), warga Sleman, DIY, yang mengaku sebagai anggota TNI AD. Tidak hanya dinikahi secara siri, korban juga mengalami kerugian materi hingga Rp. 10,5 juta. Kasus ini bermula pada Mei 2025, ketika AKI […]

    Bagikan
expand_less