Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Pembentukan Satgas TPPO, Fokus Lindungi Perempuan dan Anak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 9
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan bersama Pemkab Magetan dalam kegiatan Advokasi Satgas TPPO yang digelar di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Polres Magetan menggandeng Pemerintah Kabupaten Magetan bersama sejumlah instansi terkait dalam kegiatan Advokasi Satgas TPPO yang digelar di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan Rabu (17/12/2025).

Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo menyampaikan bahwa kasus perdagangan orang perlu mendapat perhatian serius. Ia menilai praktik ini kerap dibungkus dengan modus tawaran pekerjaan, termasuk pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.

“Modusnya bisa berupa iming-iming pekerjaan dengan proses mudah hingga janji gaji besar. Satreskrim telah menangani kasus TPPO yang menjadi atensi serius,” ujarnya.

Kompol Dodik juga mengingatkan masyarakat, terutama calon tenaga kerja wanita (TKW), agar bijak memilih perusahaan penyalur kerja. Ia turut meminta Dinas Tenaga Kerja melakukan pemantauan berkala terhadap perusahaan penyalur tenaga kerja luar negeri di Kabupaten Magetan.

“Perusahaan harus resmi dan berizin. Jangan mudah percaya pada tawaran pekerjaan yang tampak menguntungkan,” tuturnya. 

Masih dalam kegiatan yang sama, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Magetan Medi Santoni memaparkan ketentuan hukum mengenai TPPO berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2023. Menurutnya, regulasi tersebut mengatur secara menyeluruh proses peradilan hingga perlindungan bagi korban dan saksi.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar kasus TPPO terjadi pada pekerja migran, terutama TKW, dengan pola kejahatan yang semakin berlapis.

“Modus pelaku sering tersamarkan, berjejaring, dan berjalan sistematis, sehingga banyak korban tidak menyadari risiko di depan mata,” ujarnya.

Medi menyebutkan sejumlah pola rekrutmen yang patut diwaspadai diantaranyaa persyaratan kerja yang terlalu mudah, gaji tinggi, fasilitas mewah, beasiswa atau pelatihan gratis, pendekatan ke keluarga korban, hingga perekrutan lewat media sosial.

Melalui kegiatan advokasi ini, diharapkan dapat memahami pola TPPO dan mampu menjadi penggerak pencegahan di wilayahnya masing-masing. Polres Magetan memastikan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas instansi demi mewujudkan Magetan sebagai wilayah yang aman dari praktik perdagangan orang. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gara-Gara Regulasi Baru Kemenkeu (PMK 81/2025), 22 Desa di Magetan Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

    Gara-Gara Regulasi Baru Kemenkeu (PMK 81/2025), 22 Desa di Magetan Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang akhir tahun 2025, sebanyak 22 desa di Kabupaten Magetan menghadapi hambatan serius. Mereka belum dapat mencairkan Dana Desa (DD) Tahap II Non Earmark. Persoalan ini muncul setelah pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu), menerbitkan regulasi baru tentang penyaluran dana desa. Regulasi yang menjadi biang masalah ini adalah Peraturan Menteri Keuangan […]

    Bagikan
  • Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Baznas, MUI, dan Kemenag Kota Madiun menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah jelang Ramadhan 1446 Hijriah. Hasil mufakat yang telah disepakati, zakat fitrah ditetapkan sebesar 3 kilogram beras, yang jika diubah dalam bentuk uang, setara dengan Rp45.000. Sementara itu, fidyah yang berdasarkan hadis yang sahih ditetapkan […]

    Bagikan
  • UMP 2026 Dipastikan Naik, Menaker Tegaskan Tak Ada Upah Minimum yang Turun Meski Ekonomi Minus

    UMP 2026 Dipastikan Naik, Menaker Tegaskan Tak Ada Upah Minimum yang Turun Meski Ekonomi Minus

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 tetap mengalami kenaikan di seluruh wilayah Indonesia. Tidak terkecuali bagi daerah yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi negatif. Bahkan, ditegaskan tidak ada satu pun provinsi yang mengalami penurunan upah minimum pada tahun depan. Penegasan ini sekaligus merespons kekhawatiran pekerja di sejumlah daerah dengan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Gencarkan Program Jumingsih, Kang Suyat Tegaskan Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah Play Button photo_camera 3

    Pemkab Magetan Gencarkan Program Jumingsih, Kang Suyat Tegaskan Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggencarkan Program JUMINGSIH (Jumat Minggu Bersih) sebagai upaya memperkuat budaya kerja bakti dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pada pelaksanaan Jumat (6/2/2026), kegiatan difokuskan di kawasan Kali Tengah (samping utara Klenteng), Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan Kota. Program yang melibatkan ASN, TNI, […]

    Bagikan
  • Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus meninggalnya bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di rumah salah satu warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan pada Sabtu (26/4/2025) terkuak fakta mengejutkan. Wanita berinisial L.D.P selaku ibu bayi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Magetan. Kepolisian telah melakukan rekontruksi dan otopsi terhadap korban atas perbuatan keji […]

    Bagikan
  • Warga Serbu Sembako Murah di Koperasi Merah Putih

    Warga Serbu Sembako Murah di Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Merah Putih (KMP). Hingga saat ini, sebanyak 10 dari total 27 koperasi yang ditargetkan sudah resmi beroperasi. KMP Kelurahan Demangan telah diresmikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, pada Jumat (10/10/2025). Peluncuran koperasi tersebut disambut antusias masyarakat. Warga terlihat […]

    Bagikan
expand_less