Berita Terkini
Trending Tags

Puncak Arus Kedatangan Nataru di Daop 7 Madiun Tembus 13.015 Penumpang

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puncak Arus Kedatangan Nataru di Daop 7 Madiun, Foto : Krs/Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puncak arus kedatangan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun tercatat mencapai 13.015 penumpang. Angka tertinggi terjadi pada Rabu (24/12/2025) atau bertepatan dengan malam Natal.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan volume penumpang mulai terlihat sejak awal masa angkutan Nataru yang berlangsung pada 18-26 Desember 2025.

“Puncak kedatangan sejauh ini terjadi pada malam Natal kemarin, dengan lebih dari 13 ribu pelanggan tiba di wilayah Daop 7 Madiun,” ujar Tohari, Jumat (26/12/2025).

Secara akumulatif, selama periode tersebut jumlah penumpang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun mencapai 81.111 orang. Sementara penumpang datang tercatat sebanyak 91.545 orang.

Di tengah lonjakan penumpang, KAI mengimbau pelanggan untuk mematuhi aturan bagasi demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Setiap penumpang diperbolehkan membawa barang dengan berat maksimal 20 kilogram.

“Kami mengajak pelanggan membawa barang secukupnya. Jika melebihi ketentuan, disarankan menggunakan jasa pengiriman agar perjalanan lebih aman dan tertib,” kata Tohari.

KAI juga mengingatkan penempatan barang di rak bagasi harus stabil dan tidak melebihi kapasitas guna menghindari risiko jatuh selama perjalanan. Petugas di atas kereta akan terus melakukan pengawasan dan membantu penumpang bila diperlukan.

Selain itu, KAI menegaskan larangan membawa binatang peliharaan, senjata api atau tajam, narkotika, bahan mudah terbakar atau meledak, serta barang berbau menyengat ke dalam kereta api.

Sementara, bagi masyarakat yang belum memiliki tiket, hingga 26 Desember 2025 masih tersedia 1.867 tempat duduk, terutama pada KA Madiun Jaya, Singasari, Bangunkarta, serta KA Brantas dan Brantas Tambahan. “Kami mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi karena ketersediaan tempat duduk semakin terbatas,” pungkas Tohari.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di internal partai. Proses tersebut merujuk pada keputusan Mahkamah Partai serta mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Suratno menjelaskan, keputusan pemberhentian Gus […]

    Bagikan
  • Gus Wahid Gugat PAW DPRD Magetan, Sengketa Internal PKB Memanas

    Gus Wahid Gugat PAW DPRD Magetan, Sengketa Internal PKB Memanas

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suhu politik di Kabupaten Magetan, kembali meningkat seiring dengan langkah hukum yang diambil Nur Wahid atau akrab disapa Gus Wahid. Anggota DPRD Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu resmi menggugat keputusan partainya yang memberhentikannya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Persoalan ini bermula dari Surat Keputusan DPP PKB Nomor […]

    Bagikan
  • Naas ! Warga Trosono Magetan Tertimbun Longsoran Material Tambang

    Naas ! Warga Trosono Magetan Tertimbun Longsoran Material Tambang

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa longsor di area tambang galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Sabtu (27/09/2025) pagi, menelan korban. Seorang penambang bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, dilaporkan tertimbun material tambang berupa batu, pasir, dan tanah. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, membenarkan kejadian tersebut. “Petugas gabungan sudah berada di lokasi untuk […]

    Bagikan
  • Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemkab Madiun menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 di Lapangan Desa/Kec Jiwan, Kab Madiun, Jum’at (25/04/2025). Tema peringatan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang. Kolaborasi yang harmonis diharapkan dapat memperkuat fondasi Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yakni menjadi […]

    Bagikan
  • PAW Gus Wahid Resmi Dibatalkan, DPRD Magetan Tarik Seluruh Dokumen Pengusulan

    PAW Gus Wahid Resmi Dibatalkan, DPRD Magetan Tarik Seluruh Dokumen Pengusulan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wahid atau Gus Wahid, akhirnya berhenti total. Setelah sempat berproses hingga tingkat provinsi, DPRD Kabupaten Magetan memutuskan menarik kembali seluruh berkas terkait usulan PAW tersebut. Langkah itu ditegaskan melalui surat resmi pimpinan DPRD Magetan bernomor 170/08/403.050/2026 tertanggal 6 […]

    Bagikan
  • Modus Tanya Alamat, Nenek di Magetan Diculik dan Dianiaya Tiga OTK Bermobil Silver

    Modus Tanya Alamat, Nenek di Magetan Diculik dan Dianiaya Tiga OTK Bermobil Silver

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi perampokan dengan modus pura-pura menanyakan alamat terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang nenek bernama Suminem (65) menjadi korban penculikan, penganiayaan, dan perampokan setelah sebelumnya dibawa kabur tiga orang tidak dikenal menggunakan mobil warna silver. Peristiwa terjadi pada Selasa (04/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Temenggungan, Kecamatan Karas. Saat itu, korban […]

    Bagikan
expand_less