Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Dari Kain Flanel Menjadi Aksesori Kreatif, Ringo Kitchen Tawarkan Gantungan Kunci Unik

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 393
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
mahasiswa kelas 5C Kelompok 4 Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun (Unipma), Sumber foto: dokumentasi Kelompok 4 Ringo Kitchen (2025)

Sinergia | Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif berbasis kerajinan tangan, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun (Unipma) menghadirkan inovasi produk gantungan kunci handmade bertema buah dan sayur dengan merek Ringo Kitchen. Produk ini dikembangkan oleh mahasiswa kelas 5C Kelompok 4 sebagai bagian dari proyek pembelajaran pada mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas yang diampu oleh Bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M., pada semester gasal Tahun Akademik 2025/2026.

Ringo Kitchen merupakan produk gantungan kunci handmade yang dibuat dengan mengedepankan nilai estetika, kreativitas, dan fungsi. Menggunakan kain flanel sebagai bahan utama, produk ini dirancang dengan bentuk buah dan sayur yang lucu serta penuh warna, sehingga memiliki daya tarik visual yang kuat, khususnya bagi generasi muda yang menyukai aksesori unik dan personal.

Melalui pengembangan produk ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk berkreasi, tetapi juga memahami proses inovasi secara menyeluruh, mulai dari perancangan desain, pemilihan bahan, hingga strategi pemasaran. Ringo Kitchen menjadi wujud nyata penerapan pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa untuk menciptakan produk sederhana namun bernilai tambah serta berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari industri kreatif lokal.

Image Not Found
inovasi produk gantungan kunci handmade bertema buah dan sayur dengan merek Ringo Kitchen, Sumber foto: dokumentasi Kelompok 4 Ringo Kitchen (2025)

Dalam proses produksinya, Ringo Kitchen dibuat secara handmade menggunakan kain flanel sebagai bahan utama, dengan tambahan dakron silikon sebagai isian serta manik-manik sebagai aksen dekoratif. Proses pembuatan dilakukan dengan teknik jahit manual membentuk berbagai pola buah dan sayur, seperti apel, tomat, dan jamur. Hasilnya adalah gantungan kunci yang ringan, empuk, aman digunakan, dan memiliki tampilan visual yang menarik.

Keunikan Ringo Kitchen terletak pada desainnya yang lucu, penuh warna, serta detail jahitan yang rapi. Karena diproduksi secara handmade, setiap produk memiliki kesan eksklusif dan tidak sepenuhnya sama satu dengan lainnya. Selain itu, produk ini juga dapat dipersonalisasi melalui pilihan warna dan kombinasi aksesoris sesuai dengan keinginan konsumen.

Dari segi fungsi, Ringo Kitchen tidak hanya digunakan sebagai gantungan kunci, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai aksesori tas, souvenir acara, maupun merchandise kreatif. Produk ini ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp12.000 per unit, tergantung pada desain, ukuran, serta tingkat personalisasi produk. Penetapan harga tersebut disesuaikan dengan biaya bahan baku dan proses produksi handmade, sehingga tetap ramah di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Dalam hal pemasaran, Ringo Kitchen dipromosikan melalui media online, yaitu Instagram @ringokitchen.id, TikTok @ringokicen.id, serta Story WhatsApp. Pemanfaatan media sosial dipilih karena dinilai efektif dalam menjangkau target pasar yang luas dan sesuai dengan karakter konsumen yang aktif di platform digital. Konten promosi yang disajikan berupa foto produk, video proses pembuatan, serta tampilan desain gantungan kunci yang menarik untuk meningkatkan minat beli konsumen.

Sistem penjualan Ringo Kitchen menerapkan metode open order, di mana produk akan dibuat setelah adanya pesanan dari konsumen. Metode ini dipilih untuk meminimalkan risiko kerugian akibat penumpukan stok dan mencegah produk tidak laku jika dilakukan restock dalam jumlah besar. Dengan sistem open order, jumlah produksi dapat disesuaikan dengan permintaan, sehingga lebih efisien dan tepat sasaran.

Selain itu, penerapan sistem open order juga memungkinkan produsen untuk menjaga kualitas produk. Setiap gantungan kunci dibuat secara khusus dengan memperhatikan detail dan kerapian, sehingga kualitas produk tetap terjaga meskipun diproduksi dalam skala kecil. Melalui proyek Ringo Kitchen, mahasiswa diharapkan mampu memahami penerapan inovasi dan kreativitas dalam menciptakan produk sederhana yang bernilai tambah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ide kreatif mahasiswa dapat diwujudkan menjadi produk nyata yang berdaya saing, sekaligus mendukung perkembangan industri kreatif lokal berbasis handmade di Indonesia.(Istimewa).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Alternatif Madiun–Ponorogo, Jalur Selingkar Wilis Rawan Longsor

    Pohon Besar Tumbang Tutup Akses Alternatif Madiun–Ponorogo, Jalur Selingkar Wilis Rawan Longsor

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total akses jalan alternatif penghubung Kabupaten Madiun–Ponorogo di Jalan Raya Kandangan, Desa/Kecamatan Kare, Rabu (19/11/2025). Peristiwa itu terjadi setelah wilayah pegunungan tersebut diguyur hujan berintensitas tinggi sejak sore hingga malam. Pada Kamis pagi (20/11/2025), warga bersama personel TNI/Polri serta relawan BPBD bergotong royong membersihkan […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan rencana pembangunan rest area di kawasan perbatasan Madiun–Nganjuk, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, masih dalam tahap kajian teknis dan perencanaan. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan proses awal pembangunan telah dimulai melalui survei lapangan […]

    Bagikan
  • PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    PAD Pariwisata Magetan Baru Tembus Rp8 Miliar, Disbudpar Optimistis Kejar Target Rp23,4 Miliar di 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan hingga pertengahan Juni 2026 tercatat telah mencapai lebih dari Rp8 miliar. Meski masih berada di bawah target yang ditetapkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan tetap optimistis mampu mengejar target PAD pariwisata tahun ini yang dipatok sebesar Rp23,4 miliar. Target tersebut meningkat […]

    Bagikan
  • Sepanjang 2025, Bea dan Cukai Madiun Tindak 8,6 Juta Batang Rokok Ilegal

    Sepanjang 2025, Bea dan Cukai Madiun Tindak 8,6 Juta Batang Rokok Ilegal

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peredaran rokok ilegal di masyarakat dinilai masih masif dan marak. Hal itu terbukti dari jumlah penindakan terhadap Barang Kena Cukai (BKC) yang dilaksanakan oleh Kantor Bea dan Cukai Madiun bersama stakeholder di wilayahnya sepanjang tahun 2025 ini. Hingga 18 Desember 2025, Bea dan Cukai Madiun mencatat sekitar 8,6 juta batang […]

    Bagikan
  • Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pencurian Laptop di Kantor Setda Magetan

    Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pencurian Laptop di Kantor Setda Magetan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penanganan kasus pencurian tujuh unit laptop di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Polres Magetan mengungkap telah menemukan titik terang dalam proses penyelidikan dan mengidentifikasi terduga pelaku yang kini diduga melarikan diri ke luar wilayah Jawa Timur. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan perkembangan penyidikan menunjukkan […]

    Bagikan
  • Swadaya Warga Kentangan Perbaiki Lapangan Desa Usai Polemik Lahan Koperasi Merah Putih

    Swadaya Warga Kentangan Perbaiki Lapangan Desa Usai Polemik Lahan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lapangan Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, kembali dibenahi warga secara mandiri setelah sempat mengalami kerusakan akibat rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Terpantau pada Senin (22/12/2025), puluhan warga turun tangan meratakan kembali permukaan lapangan tanpa mengandalkan anggaran pemerintah desa. Warga mengerahkan excavator untuk menutup bekas galian pondasi pembangunan yang […]

    Bagikan
expand_less