Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pencurian Laptop di Kantor Setda Magetan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 44
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Penanganan kasus pencurian tujuh unit laptop di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Polres Magetan mengungkap telah menemukan titik terang dalam proses penyelidikan dan mengidentifikasi terduga pelaku yang kini diduga melarikan diri ke luar wilayah Jawa Timur.
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan perkembangan penyidikan menunjukkan hasil yang signifikan. Hal itu diperoleh dari pengumpulan alat bukti di tempat kejadian perkara (TKP), rekaman CCTV, serta keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa penyidik.
“Perkembangannya, penyidik sudah mendapat titik terang berdasarkan bukti-bukti yang ada di TKP maupun keterangan dari saksi-saksi. Mohon doanya dari seluruh masyarakat, dalam waktu dekat kami bisa melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana tersebut,” ujar AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Kapolres menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku diketahui telah melarikan diri hingga ke luar Jawa Timur. Meski demikian, polisi belum mengungkap identitas maupun lokasi keberadaan pelaku demi kepentingan penyidikan yang masih berlangsung.
Kasus pencurian tersebut diketahui pada Senin (15/6/2026) saat aktivitas perkantoran kembali berjalan setelah libur akhir pekan. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku diduga beraksi pada Sabtu dini hari dengan menyasar ruang Bagian Hukum dan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Kabupaten Magetan.
Dalam aksi tersebut, pelaku membawa kabur tujuh unit laptop dan satu harddisk eksternal. Rinciannya, empat laptop berasal dari Bagian Hukum dan tiga laptop dari Bagian Ortala. Dari jumlah tersebut, lima unit merupakan aset Pemerintah Kabupaten Magetan, sedangkan dua lainnya adalah milik pribadi pegawai.
Pascakejadian, Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan sebagian besar data penting yang tersimpan di perangkat tersebut berhasil dipulihkan karena telah tersimpan dalam sistem cadangan (backup). Meski demikian, insiden ini menjadi evaluasi serius bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengamanan aset dan keamanan perkantoran.
Di sisi lain, Polres Magetan terus memburu pelaku dengan mengembangkan hasil penyelidikan dan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di luar daerah. Aparat optimistis pelaku segera ditangkap sehingga proses hukum dapat segera dilanjutkan sekaligus mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Dengan perkembangan terbaru ini, masyarakat kini menantikan keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap secara tuntas kasus pencurian yang sempat menjadi perhatian publik tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan terduga pelaku agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk mempercepat proses penangkapan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





