Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 449
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nota Mahal bukti transaksi di salah satu warung yang ada di sekitar telaga Sarangan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan Jawa Timur kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal keindahan alamnya, namun harga makanan minuman yang dinilai tidak wajar. Hal itu pun viral di media social usai salah satu wisatawan membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dirasakan saat bertransaksi di salah satu warung sekitar telaga di lereng Gunung Lawu tersebut.

Pengguna Facebook, Agus Suyono, mengunggah cerita sekelompok wisatawan yang merasa harus membayar terlalu mahal hanya untuk beberapa minuman dan camilan. Unggahannya kemudian menyebar luas dan menuai beragam komentar.

Dalam unggahan tersebut, Agus membagikan foto nota bertuliskan tangan yang mencantumkan menu seperti jahe susu, kopi pahit, pop mie, es kopi campur, hingga teh panas. Total harga yang tertera mencapai Rp. 506 ribu. Agus menyindir tingginya biaya tersebut, menyatakan bahwa “harga ngopi di warung biasa jelas tidak sampai segitu,” memberikan gambaran bahwa tarif itu dinilai tidak masuk akal.

Unggahan itu langsung memancing reaksi warganet. Banyak yang menilai harga tersebut jauh dari wajar, terlebih jika dibandingkan dengan warung atau rumah makan di luar area wisata Sarangan. Sebagian pengguna media sosial juga khawatir praktik seperti ini bisa membuat wisatawan merasa kapok.

Seorang warganet bahkan menulis komentar, “Kalau begini terus, jangan kaget kalau wisatawan malas balik lagi.”

Selain menyoroti harga yang dinilai mencekik, Agus turut menyinggung dampak jangka panjang bagi citra pariwisata Magetan. Ia menyebut bahwa pengalaman seperti itu bisa membuat pengunjung merasa dirugikan atau “kena getok,” sehingga enggan berwisata kembali ke Sarangan.

Agus juga menyorot keberadaan petugas berseragam biru yang biasanya berjaga di sekitar telaga. Menurutnya, keberadaan petugas mestinya memberikan rasa aman bagi pengunjung, termasuk dari praktik harga tidak wajar. Ia menulis bahwa pengunjung semestinya mendapatkan perlindungan, bukan dibiarkan menghadapi situasi seperti itu.

Ia bahkan mengingatkan bahwa warung yang sama sebelumnya pernah viral karena masalah serupa. Namun, menurutnya, persoalan kembali terulang tanpa adanya perbaikan yang terlihat. Unggahannya ditutup dengan nada satir, menggambarkan pengalaman itu sebagai “benar-benar horor,” menunjukkan betapa tidak menyenangkannya kondisi yang dialami wisatawan tersebut.

Kasus ini kembali memunculkan tuntutan agar pihak pengelola dan instansi terkait melakukan pengawasan lebih ketat terhadap harga di kawasan wisata unggulan seperti Telaga Sarangan. Jika dibiarkan, praktik semacam ini dikhawatirkan dapat merusak reputasi tempat wisata sekaligus merugikan para pengunjung. Warganet berharap ada langkah tegas agar Sarangan tetap dikenal karena keindahan alamnya, bukan karena kisah nota mahal yang membuat wisatawan trauma.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Mahoni Tumbang di Magetan, Dua Pengendara Motor Luka Serius di Jalan Parang–Lembeyan

    Pohon Mahoni Tumbang di Magetan, Dua Pengendara Motor Luka Serius di Jalan Parang–Lembeyan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali memicu insiden membahayakan di Kabupaten Magetan. Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa dua pengendara motor yang melintas di Jalan Raya Parang–Lembeyan, tepatnya di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Dua perempuan muda itu mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. […]

    Bagikan
  • MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo untuk sementara dihentikan. Pantauan di lapangan, aktivitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di halaman Kodim 0802 Ponorogo tampak sepi pada Senin (19/05/2025). Tak terlihat kegiatan memasak maupun lalu-lalang kendaraan pengantar makanan seperti biasanya. Dua unit mobil pickup yang biasa […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna DPRD Tentang Nota Penjelasan Bupati terhadap Raperda RPJMD 2025–2029

    Rapat Paripurna DPRD Tentang Nota Penjelasan Bupati terhadap Raperda RPJMD 2025–2029

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian nota penjelasan Bupati Madiun terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Rapat berlangsung pada Rabu (18/06/2025) di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun. Rapat ini dihadiri oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo […]

    Bagikan
  • Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah

    Jemaah Sindo Wisata Laksanakan Umrah dengan Miqat di Masjid Ji’ranah

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Berada di Mekkah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata terus meneguhkan keimanan kepada Allah SWT. Salah satunya dengan melaksanakan umrah sunnah. Kali ini, jemaah Sindo Wisata mengambil Miqat di Masjid Ji’ranah untuk berniat ihram. Masjid Ji’ranah adalah masjid yang digunakan untuk miqat dan berihram bagi penduduk Makkah. Masjid tersebut telah […]

    Bagikan
  • Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,

    Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok, Polres Magetan Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa-Desa,

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Magetan kembali diperkuat oleh Polres Magetan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini digelar dengan menggandeng Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (BPN) sebagai langkah nyata dalam pengendalian inflasi sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Berbeda dari kegiatan pasar murah konvensional, […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

    Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jajaran Kepolisian Resor Magetan bergerak cepat mengungkap kasus pembobolan Toko Emas Senna Golden Star di Jalan Raya Bendo, Dusun Dermo, Desa Belotan, Kecamatan Bendo. Dalam waktu kurang dari 24 jam, lima tersangka berhasil ditangkap di sebuah rumah kos wilayah Jiwan, Kabupaten Madiun. Kasus pencurian itu pertama kali terungkap pada Rabu pagi […]

    Bagikan
expand_less