Berita Terkini
Trending Tags

PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Capai Target, Forum Rumah Kita Desak Audit Total Pengelolaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kunjungan wisatawan di telaga sarangan pada moment Nataru, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kegagalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Magetan pada tahun 2025 mendapat sorotan tajam dari Forum Keterbukaan Informasi dan Transparansi Anggaran Rumah Kita. Di tengah meningkatnya jumlah wisatawan yang menembus lebih dari satu juta pengunjung, realisasi PAD justru tidak beranjak dari angka sebelumnya dan kembali gagal mencapai target.

Situasi ini, menurut Forum Rumah Kita, bukan sekadar ketidaktepatan perhitungan teknis, tetapi mengarah pada persoalan fundamental dalam tata kelola pariwisata. Mereka menilai stagnasi PAD di tengah lonjakan wisatawan merupakan indikasi adanya masalah struktural yang perlu dibongkar.

Agus Pujiono, perwakilan Forum Rumah Kita, menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi alasan kuat perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan destinasi wisata di Magetan. Ia menyoroti sejumlah aspek, mulai dari tata kelola destinasi, mekanisme penarikan retribusi, hingga transparansi sistem tiket elektronik, terutama di Telaga Sarangan.

“Ketika jumlah wisatawan naik drastis tetapi pendapatannya tidak ikut meningkat, itu menunjukkan ada persoalan serius. Kita butuh audit total untuk mengetahui di mana letak masalahnya,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).

Selain mengkritisi pemerintah daerah, Forum Rumah Kita juga menilai fungsi pengawasan DPRD Magetan belum berjalan optimal. Mereka menyebut lembaga legislatif seharusnya mengambil langkah tegas karena kegagalan target PAD pariwisata telah terjadi berulang kali.

“Jika situasi seperti ini dibiarkan tanpa tindakan, DPRD ikut menanggung tanggung jawab politiknya,” katanya.

Forum Rumah Kita secara khusus mendorong DPRD untuk rapat dengar pendapat (RDP) terbuka bersama Disbudpar dan OPD terkait data realisasi retribusi secara rinci untuk publik. Selain itu juga mengawal pelaksanaan audit pengelolaan pariwisata yang independen dan transparan.

Hal itu mengingatkan bahwa tanpa pembenahan serius, target PAD pariwisata tahun 2026 sebesar Rp23,4 miliar terancam kembali hanya menjadi angka perencanaan tanpa capaian nyata. “Kepercayaan publik hanya bisa pulih jika pengelolaan pariwisata dibuka secara transparan dan diawasi dengan ketat,” tegas Agus menutup pernyataannya. Forum Rumah Kita menilai narasi keberhasilan berbasis jumlah kunjungan sudah tidak relevan lagi. Yang dibutuhkan saat ini adalah tata kelola yang bersih, transparan, serta memastikan pendapatan wisata benar-benar kembali kepada masyarakat melalui PAD.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tanggapan Paslon 01 dan 02 Pilkada Magetan Pasca Putusan PSU oleh MK

    Ini Tanggapan Paslon 01 dan 02 Pilkada Magetan Pasca Putusan PSU oleh MK

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Juru Bicara Tim Pemenangan Paslon 01 Nanik Endang Rusminiarti-Suyatni Priasmoro Didik Haryono angkat bicara perihal putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Pihaknya menerima putusan MK dan siap melaksanakan tahapan PSU.  “Tetapi yang menjadi catatan bahwa terjadinya PSU di 4 TPS ini murni kesalahan dari penyelenggara. Seharusnya persoalan di TPS itu diselesaikan di […]

    Bagikan
  • Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa photo_camera 2

    Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan […]

    Bagikan
  • Hasil Inventarisir Pasca Banjir, DPUPR Lakukan Perbaikan Bertahap

    Hasil Inventarisir Pasca Banjir, DPUPR Lakukan Perbaikan Bertahap

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Dampak banjir Sabtu (15/3/2025) lalu yang melanda wilayah Kabupaten Madiun menyisakan sejumlah fasilitas umum rusak. Berdasarkan hasil inventarisir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, sebanyak 4 titik lokasi infrastruktur umum mengalami kerusakan diantaranya jalan, jembatan hingga talut. “Ada empat titik, dan sudah kami lakukan penanganan-penanganan kedaruratan sejak […]

    Bagikan
  • Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

    Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, para penjual bunga untuk kebutuhan ziarah di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan menikmati berkah musiman. Tradisi ziarah makam yang dilakukan warga pada periode ini membuat para pedagang kebanjiran pembeli dari wilayah sekitar hingga desa tetangga. Setiap tahun, permintaan bunga campur, terdiri dari mawar, melati, kenanga, […]

    Bagikan
  • Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beredar foto pernikahan di Lapas Kelas I Madiun Jawa Timur. Dalam foto itu tampak mempelai pria berjas hitam adalah warga binaan (Wabin) kasus narkoba berinisial CL berasal dari Nganjuk.  Informasi dari sumber yang terpercaya, CL sebelumnya merupakan wabin di lapas Magetan kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas I Madiun. CL melangsungkan […]

    Bagikan
  • H-2 Lebaran, 10 Ribu Penumpang Turun di Wilayah Daop 7 Madiun

    H-2 Lebaran, 10 Ribu Penumpang Turun di Wilayah Daop 7 Madiun

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – H-2 lebaran, arus mudik di  PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengalami peningkatan signifikan. Jumlah kedatangan penumpang tercatat mencapai 10.138 orang pada Sabtu (29/03/2025). Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun wilayah Daop 7 tercatat sebanyak 5.588 orang. “Menurut data yang tercatat, kedatangan penumpang tertinggi berasal dari Jakarta. […]

    Bagikan
expand_less