Berita Terkini
Trending Tags

Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 189
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menjaga stabilitas harga hortikultura dan meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satu langkah terbaru adalah pemanfaatan teknologi ozon melalui generator plasma ozon yang kini resmi beroperasi di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Magetan.

Bupati Magetan, Nanik Endang, menyebut teknologi tersebut menjadi solusi strategis untuk mengatasi fluktuasi harga pasar, terutama pada komoditas yang kerap memicu inflasi seperti cabai rawit.

“Generator plasma ozon ini menjadi solusi strategis bagi petani dalam menghadapi fluktuasi harga, terutama cabai rawit. Saat harga turun, hasil panen bisa disimpan lebih lama sehingga petani tidak rugi,” ujar Nanik, Selasa (13/1/2026).

Teknologi ozon bekerja dengan memanfaatkan gas O₃ sebagai disinfektan alami untuk membunuh mikroorganisme, mengurangi residu pestisida, serta memperlambat proses pembusukan. Dengan teknologi ini, bahan pangan dapat disimpan lebih lama tanpa menurunkan kualitas maupun kandungan nutrisi.

Di Magetan, cold storage ber-ozon diklaim mampu mempertahankan kesegaran sayuran hingga tiga bulan, memberi kelonggaran bagi petani untuk menunda penjualan saat harga pasar anjlok.

“Kalau sewaktu-waktu harga jatuh, produk bisa disimpan dulu. Ketika harga kembali normal, baru dikeluarkan dan dijual. Ini memberi ruang bagi petani untuk mengatur waktu jual agar tidak merugi,” kata Bupati.

Kepala Dinas TPHP Magetan, Uswatul Chasanah, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi ozon masih dalam tahap awal. Sosialisasi kepada kelompok tani akan diperluas.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Endang saat mengunjungi generator plasma ozon di Kantor DTPHP Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

“Teknologi ozon ini masih tahap pengenalan. Nantinya akan kami sosialisasikan ke lebih banyak kelompok tani. Karena komoditas seperti cabai sangat fluktuatif harganya, teknologi ini bisa memperpanjang umur simpan sehingga petani lebih leluasa menentukan waktu jual,” ujar Uswatul.

Ia menambahkan, kapasitas cold storage yang digunakan saat ini mencapai 1,5 ton, dan ke depan tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan unit.

“Untuk kapasitas yang sekarang sekitar satu setengah ton. Ke depan bisa ditambah, terutama untuk wilayah Magetan bagian atas yang volume hortikulturan besar dan cepat rusak,” jelasnya.

Sejumlah hasil uji teknologi ozon menunjukkan peningkatan signifikan pada masa simpan dan waktu layak jual komoditas hortikultura.

Berikut rangkuman hasil penelitian:

• Cabai Rawit Merah: dari kontrol 4 hari menjadi 30–35 hari; masa simpan maksimal 45 hari

• Cabai Merah Besar: dari 7 hari menjadi 30–38 hari; masa simpan maksimal 60 hari

• Cabai Keriting: dari 7 hari menjadi 38–45 hari; masa simpan maksimal 65 hari

• Tomat: dari 5 hari menjadi 10–20 hari; masa simpan maksimal 20–25 hari

• Sayuran daun (seledri, selada, sawi, daun bawang, brokoli): dari 2 hari menjadi 6–10 hari; masa simpan maksimal 12 hari

Peningkatan daya simpan ini dianggap sangat relevan bagi petani Magetan yang kerap menghadapi anjlok harga mendadak, terutama pada musim panen raya.

Dengan teknologi ozon, Pemkab Magetan optimistis dapat menahan gejolak harga komoditas dan memperkuat ketahanan pangan daerah. “Teknologi tepat guna seperti ini harus terus dikembangkan agar petani semakin sejahtera dan harga komoditas tetap stabil,” tegas Bupati Nanik.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLHP Magetan Mendapat Teguran KLHK, Disebut Pengelolaan Sampah Masih Open Dumping

    DLHP Magetan Mendapat Teguran KLHK, Disebut Pengelolaan Sampah Masih Open Dumping

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di berbagai daerah yang masih menerapkan sistem open dumping. Sebanyak 343 pemerintah kabupaten/kota telah menerima surat teguran, termasuk Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang disebut masih menjalankan sistem tersebut. Namun, klaim itu dibantah oleh Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SD di Kota Madiun Jalani Perawatan Intensif

    Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SD di Kota Madiun Jalani Perawatan Intensif

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan keracunan makanan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan, Kota Madiun yang diduga mengalami keracunan massal pada Kamis (16/4/2026). Sebanyak 18 siswa dilaporkan mengalami gejala pusing, mual, hingga muntah tak lama usai makan siang. Insiden ini langsung memicu respons […]

    Bagikan
  • Soft Launching MPP Kota Madiun, Pemkot Tegaskan Perizinan Mudah Tanpa Calo

    Soft Launching MPP Kota Madiun, Pemkot Tegaskan Perizinan Mudah Tanpa Calo

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun resmi melakukan soft launching Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun pada Selasa (19/5/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun di gedung MPP yang berada di Jalan Trunojoyo, bekas kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB. Keberadaan MPP tersebut ditujukan untuk mengintegrasikan berbagai […]

    Bagikan
  • Unit Usaha KDMP Mategal Mulai Dirasakan Manfaatnya, Bioflok Lele Jadi Fokus Pengembangan Play Button photo_camera 2

    Unit Usaha KDMP Mategal Mulai Dirasakan Manfaatnya, Bioflok Lele Jadi Fokus Pengembangan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah proses pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Mategal, Kecamatan Parang, sejumlah unit usaha koperasi telah lebih dulu berjalan dan mulai memberikan dampak bagi masyarakat. Meski beroperasi tanpa gedung permanen, aktivitas usaha KDMP sudah menunjukkan perkembangan signifikan. Wakil Ketua Bidang Usaha KDMP Desa Mategal, Heru Suryadi, menjelaskan bahwa saat […]

    Bagikan
  • Bupati dan Forkopimda Madiun Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Waspadai 6 Titik Rawan Macet photo_camera 2

    Bupati dan Forkopimda Madiun Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Waspadai 6 Titik Rawan Macet

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal itu dilakukan melalui pemantauan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Jumat (13/3/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, […]

    Bagikan
  • Aksi Simbolik Hakordia di Magetan, Kritik Warga Disampaikan Lewat “Kado Anti Korupsi”

    Aksi Simbolik Hakordia di Magetan, Kritik Warga Disampaikan Lewat “Kado Anti Korupsi”

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (Hakordia) di Magetan, diwarnai aksi unik dari sejumlah warga dan aktivis. Mereka datang ke Kejaksaan Negeri Magetan sambil membawa paket berisi cottonbud, obat tetes mata, dan peniti bukan sebagai hadiah, melainkan pesan moral agar penegakan hukum tidak abai terhadap dugaan praktik korupsi Rabu (10/12/2025). Paket tersebut […]

    Bagikan
expand_less