Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 262
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menjaga stabilitas harga hortikultura dan meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satu langkah terbaru adalah pemanfaatan teknologi ozon melalui generator plasma ozon yang kini resmi beroperasi di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Magetan.

Bupati Magetan, Nanik Endang, menyebut teknologi tersebut menjadi solusi strategis untuk mengatasi fluktuasi harga pasar, terutama pada komoditas yang kerap memicu inflasi seperti cabai rawit.

“Generator plasma ozon ini menjadi solusi strategis bagi petani dalam menghadapi fluktuasi harga, terutama cabai rawit. Saat harga turun, hasil panen bisa disimpan lebih lama sehingga petani tidak rugi,” ujar Nanik, Selasa (13/1/2026).

Teknologi ozon bekerja dengan memanfaatkan gas O₃ sebagai disinfektan alami untuk membunuh mikroorganisme, mengurangi residu pestisida, serta memperlambat proses pembusukan. Dengan teknologi ini, bahan pangan dapat disimpan lebih lama tanpa menurunkan kualitas maupun kandungan nutrisi.

Di Magetan, cold storage ber-ozon diklaim mampu mempertahankan kesegaran sayuran hingga tiga bulan, memberi kelonggaran bagi petani untuk menunda penjualan saat harga pasar anjlok.

“Kalau sewaktu-waktu harga jatuh, produk bisa disimpan dulu. Ketika harga kembali normal, baru dikeluarkan dan dijual. Ini memberi ruang bagi petani untuk mengatur waktu jual agar tidak merugi,” kata Bupati.

Kepala Dinas TPHP Magetan, Uswatul Chasanah, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi ozon masih dalam tahap awal. Sosialisasi kepada kelompok tani akan diperluas.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Endang saat mengunjungi generator plasma ozon di Kantor DTPHP Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

“Teknologi ozon ini masih tahap pengenalan. Nantinya akan kami sosialisasikan ke lebih banyak kelompok tani. Karena komoditas seperti cabai sangat fluktuatif harganya, teknologi ini bisa memperpanjang umur simpan sehingga petani lebih leluasa menentukan waktu jual,” ujar Uswatul.

Ia menambahkan, kapasitas cold storage yang digunakan saat ini mencapai 1,5 ton, dan ke depan tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan unit.

“Untuk kapasitas yang sekarang sekitar satu setengah ton. Ke depan bisa ditambah, terutama untuk wilayah Magetan bagian atas yang volume hortikulturan besar dan cepat rusak,” jelasnya.

Sejumlah hasil uji teknologi ozon menunjukkan peningkatan signifikan pada masa simpan dan waktu layak jual komoditas hortikultura.

Berikut rangkuman hasil penelitian:

• Cabai Rawit Merah: dari kontrol 4 hari menjadi 30–35 hari; masa simpan maksimal 45 hari

• Cabai Merah Besar: dari 7 hari menjadi 30–38 hari; masa simpan maksimal 60 hari

• Cabai Keriting: dari 7 hari menjadi 38–45 hari; masa simpan maksimal 65 hari

• Tomat: dari 5 hari menjadi 10–20 hari; masa simpan maksimal 20–25 hari

• Sayuran daun (seledri, selada, sawi, daun bawang, brokoli): dari 2 hari menjadi 6–10 hari; masa simpan maksimal 12 hari

Peningkatan daya simpan ini dianggap sangat relevan bagi petani Magetan yang kerap menghadapi anjlok harga mendadak, terutama pada musim panen raya.

Dengan teknologi ozon, Pemkab Magetan optimistis dapat menahan gejolak harga komoditas dan memperkuat ketahanan pangan daerah. “Teknologi tepat guna seperti ini harus terus dikembangkan agar petani semakin sejahtera dan harga komoditas tetap stabil,” tegas Bupati Nanik.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo diketahui tidak memiliki kepala sekolah. Kekosongan ini terjadi di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan data dari Dindik Kabupaten Ponorogo, jumlah sekolah yang belum memiliki kepala sekolah mencapai 115 sekolah, terdiri dari 96 SD dan 19 SMP […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Dezi Setiapurnama Dicopot, Ditarik ke Kejagung Setelah Pemeriksaan Internal

    Kajari Magetan Dezi Setiapurnama Dicopot, Ditarik ke Kejagung Setelah Pemeriksaan Internal

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Magetan kembali berganti. Dezi Setiapurnama, yang belum genap tiga bulan memimpin institusi tersebut, dikabarkan ditarik ke Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menjalani pemeriksaan oleh tim internal. Perubahan pucuk pimpinan ini menambah panjang dinamika di lingkungan Kejaksaan Negeri Magetan.  Dimana, sebelumnya Kejari Magetan dipimpin Yuana Nurshiyam sebelum […]

    Bagikan
  • Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai masih menjadi persoalan di Kabupaten Ponorogo. Di tengah himpitan ekonomi, sebagian warga mengaku terpaksa memilih rokok jenis ini karena harganya jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi bercukai. Ahmad, seorang warga Kecamatan Pulung, mengaku sering menjumpai rokok ilegal beredar di lingkungannya. Meski sadar bahwa produk tanpa […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Gandeng Mahasiswa Tanggap Bencana Hindrometeorologi

    BPBD Kota Madiun Gandeng Mahasiswa Tanggap Bencana Hindrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun bersama Stikes BHM Madiun menggelar pelatihan kebencanaan dan evakuasi korban yang dipusatkan di Embung Pilangbango, Kota Madiun, Jawa Timur pada (02/12/2025). Sebelumnya, pada Jumat, 8 November, mahasiswa mendapatkan materi in class di Stikes BHM sebelum peserta menjalani praktik lapangan berupa fire rescue dan […]

    Bagikan
  • 17 Tahun Jalankan Program Makan Siang, SDIT Harapan Insan Siap Kolaborasi dengan Program MBG

    17 Tahun Jalankan Program Makan Siang, SDIT Harapan Insan Siap Kolaborasi dengan Program MBG

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jauh sebelum pemerintah menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), SDIT Harapan Insan di Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun telah lebih dulu menjalankan program makan siang bagi para siswanya. Program ini telah berjalan konsisten selama 17 tahun dan menjadi bagian dari sistem full day school yang diterapkan sekolah sejak tahun […]

    Bagikan
  • Diduga Hilang Kendali, Mobil Pick Up Tabrak Sepeda Motor, Anak 4 Tahun Meninggal Dunia

    Diduga Hilang Kendali, Mobil Pick Up Tabrak Sepeda Motor, Anak 4 Tahun Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Hayam Wuruk, masuk Desa Sambirejo Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Pick Up nopol AG 8815 LE yang dikemudikan oleh IA (32) warga Wajak, Malang dengan sepeda motor yang dikendarai oleh SDR (73) warga Manguharjo Kota Madiun […]

    Bagikan
expand_less