Jumat, 30 Okt 2026
Trending Tags

OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu(foto:KPK RI)

Sinergia | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memperluas penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, usai operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Lembaga anti rasuah itu tengah mendalami kemungkinan adanya aliran dana suap dari sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Ponorogo kepada kepala daerah tersebut.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut tim penyidik menemukan indikasi baru yang mengarah pada dugaan suap dari dinas lain. Dugaan itu selain soal transaksi terkait jabatan dan proyek di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

“KPK masih mendalami lebih jauh sumber dana yang diduga berasal dari dinas-dinas di lingkungan pemerintah daerah. Ada indikasi bahwa aliran uang itu tidak hanya terkait jual beli jabatan, tetapi juga proyek-proyek lain,” ujar Asep, di Jakarta, Sabtu (9/11/2025).

Dalam penyidikan sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang tersangka, yaitu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (SUG), Sekda Agus Pramono (AGP), Direktur RSUD dr. Harjono Yunus Mahatma (YUM), dan Sucipto (SC) dari pihak swasta. Mereka diduga terlibat dalam praktik suap jabatan serta pengaturan proyek pembangunan di rumah sakit daerah tersebut.

Meski begitu, KPK menilai bahwa pola transaksi yang terungkap tidak berhenti di rumah sakit plat merah tersebut. Beberapa dinas lain di lingkup Pemkab Ponorogo disebut turut terlibat dalam pemberian dana kepada pejabat tertentu, termasuk kepada Bupati.

“Kami akan menelusuri lebih dalam kemungkinan adanya praktik serupa di dinas-dinas lain. Sejumlah saksi dari internal Pemkab Ponorogo juga akan kami panggil untuk memberikan keterangan,” tambah Asep.

Sebelumnya, penyidik KPK berhasil menyita uang tunai senilai Rp. 500 juta saat pelaksanaan OTT di rumah dinas Bupati Ponorogo pada Jumat (7/11/2025). Total nilai suap yang terkait dengan jabatan Direktur RSUD dr. Harjono diperkirakan mencapai Rp. 1,25 miliar.

KPK juga tidak menutup kemungkinan akan menjerat tersangka lain bila ditemukan bukti kuat tentang aliran dana dari dinas lain yang terhubung dengan kepala daerah maupun pejabat tinggi Pemkab Ponorogo.

“Semua temuan akan kami dalami dan tindaklanjuti sesuai hasil penyidikan. Jika ada keterlibatan pihak lain, tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum,” tegas Asep.

Kasus ini menjadi perhatian publik di Ponorogo dan Jawa Timur, karena untuk pertama kalinya seorang bupati aktif di wilayah tersebut terjerat operasi tangkap tangan oleh KPK.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPMB SMP Negeri Kota Madiun 2026 Dibuka Juni, Dindik Terapkan Dua Rayon dan Prioritaskan Siswa Dalam Kota

    SPMB SMP Negeri Kota Madiun 2026 Dibuka Juni, Dindik Terapkan Dua Rayon dan Prioritaskan Siswa Dalam Kota

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Madiun akan dimulai bulan depan. Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun membagi 14 SMP negeri ke dalam dua kelompok rayon untuk mendukung pemerataan sebaran siswa dan mempermudah proses seleksi. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menjelaskan kelompok […]

    Bagikan
  • Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen Play Button photo_camera 2

    Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim penghujan yang terjadi sejak awal tahun menjadi tantangan berat bagi para perajin genteng tradisional di Kabupaten Magetan. Ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan membuat produksi genteng rentan terganggu ketika cuaca tiba-tiba berubah. Kondisi itu dirasakan para perajin di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, salah satu sentra industri genteng rumahan di […]

    Bagikan
  • Ponorogo Masuk 10 Besar Penghasil Padi Jatim, Pemkab Dukung Swasembada Pangan Nasional

    Ponorogo Masuk 10 Besar Penghasil Padi Jatim, Pemkab Dukung Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Kabupaten yang dikenal sebagai Bumi Reog ini tercatat masuk 10 besar daerah penghasil padi di Jawa Timur. Meski dihadapkan pada luas lahan pertanian yang relatif lebih kecil dibandingkan kabupaten lain. Plt Bupati […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Soroti SILPA Rp135,8 Miliar, Desak Pemkab Tuntaskan Kelebihan Bayar Proyek

    DPRD Magetan Soroti SILPA Rp135,8 Miliar, Desak Pemkab Tuntaskan Kelebihan Bayar Proyek

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp135,82 miliar. Besarnya SILPA dinilai menjadi indikator masih rendahnya penyerapan anggaran serta belum optimalnya pelaksanaan program oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Sorotan tersebut disampaikan Badan Anggaran DPRD dalam rapat paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang […]

    Bagikan
  • Satgas Pangan Cek Harga Beras di Pasar Pagotan, Pastikan Sesuai HET

    Satgas Pangan Cek Harga Beras di Pasar Pagotan, Pastikan Sesuai HET

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Polres Madiun memastikan harga beras di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Pengecekan harga dan ketersediaan beras tersebut dilakukan bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Jumat (11/9/2026). Kasat Reskrim […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD, Rabu (25/2/2026). Dua Raperda tersebut mengatur tentang Penanaman Modal serta Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Persetujuan ditandai dengan penandatanganan bersama antara pimpinan DPRD dan Bupati Madiun sebagai tahap […]

    Bagikan
expand_less