Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Terjebak Di Dalam Sumur Sawah Sedalam 5 Meter, Kakek 66 Tahun Di Ngawi Ditemukan Selamat

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 246
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas mengevakuasi kakek didalam sumur sedalam 5 meter, Foto : Tim Liputan-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Peristiwa penuh haru sekaligus menegangkan terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Seorang kakek berusia 66 tahun yang sempat dinyatakan hilang sejak Kamis (15/1/2026) sore, ditemukan selamat pada Jum’at (16/1/2026) pagi. Harjo Suwito terjebak semalaman di dasar sumur sawah sedalam sekitar lima meter. Warga yang menyaksikan evakuasi dibuat terkejut karena sebelumnya mengira sang kakek telah meninggal dunia.

Warga Desa Kedungputri, Kecamatan Paron itu ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah sumur sawah milik warga di Desa Tepas, Kecamatan Geneng sekitar satu kilometer dari rumahnya.

Menurut keluarga, Harjo keluar rumah pada Kamis sekitar pukul 18.00 WIB dan tidak kembali hingga malam hari. Karena korban diketahui pikun, keluarga dan warga langsung diliputi kecemasan dan melakukan pencarian bersama hingga larut malam.

Upaya tersebut baru membuahkan hasil keesokan harinya ketika warga Desa Tepas menemukan Harjo di dasar sumur dalam kondisi terbaring dan minim gerakan. Banyak warga yang menyaksikan sempat menyangka Harjo sudah meninggal.

Anak korban, Suyitno (30), bahkan menangis histeris saat pertama kali melihat ayahnya dari bibir sumur.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Ngawi, Rochmat Angga Permadi, menjelaskan bahwa tim menerima laporan pada pukul 00.59 WIB dan tiba di lokasi sekitar 10.38 WIB bersama empat personel serta relawan.

“Korban dievakuasi dengan menggunakan tali yang diikatkan melingkar di dada, lalu diangkat bersama rescuer sampai ke atas. Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” ujar Rochmat.,

Di lokasi, petugas juga mendapati celana panjang milik korban tergeletak di sekitar sumur, memperkuat dugaan bahwa Harjo terpeleset saat berjalan sendirian di area persawahan yang gelap. Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena kedalaman sumur mencapai 3–5 meter dengan ruang sempit.

Setelah berhasil diselamatkan, Harjo langsung dibawa ke Klinik Desa Kedungputri untuk mendapatkan perawatan awal. Pemeriksaan menunjukkan adanya memar di bagian kening akibat benturan saat terjatuh.

“Alhamdulillah korban selamat. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu,” pungkas Rochmat.

Untuk memastikan kondisi kesehatannya, Harjo kemudian dirujuk ke RS Widodo Ngawi untuk memperoleh perawatan medis lebih optimal.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Murid Persoalkan Penerapan Juknis, Desak SMAN 1 Ponorogo Buka Dasar Seleksi Prestasi

    Wali Murid Persoalkan Penerapan Juknis, Desak SMAN 1 Ponorogo Buka Dasar Seleksi Prestasi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polemik hasil seleksi Jalur Prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Ponorogo belum mereda. Setelah sejumlah wali murid mempertanyakan hasil seleksi, kini perhatian mengarah pada penerapan Petunjuk Teknis (Juknis) SPMB Jawa Timur 2026 yang dinilai perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak sekolah. Salah satu wali murid sekaligus pemerhati pendidikan […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Naik Penyidikan, Bukti dan Saksi Terus Dikumpulkan

    Kejari Magetan Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Naik Penyidikan, Bukti dan Saksi Terus Dikumpulkan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021-2023 memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memastikan perkara tersebut telah resmi naik ke tahap penyidikan, menyusul ditemukannya indikasi peristiwa pidana dalam proses penyelidikan sebelumnya. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Magetan, Dwi Romadona, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Longsor dan Banjir di Balong, TNI-Polri Bangun Jembatan Darurat untuk Warga

    Longsor dan Banjir di Balong, TNI-Polri Bangun Jembatan Darurat untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Banjir dan tanah longsor yang menerjang Dukuh Kates, Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, mengakibatkan akses jalan warga terputus setelah jembatan penghubung hanyut diterjang arus sungai. Untuk memulihkan akses, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan warga setempat bergotong royong membangun jembatan darurat dari sesek bambu, Sabtu (23/5/2026). Selain membangun jembatan […]

    Bagikan
  • Sentuh Kebutuhan Dasar Masyarakat, Danrem 081/DSJ Paparkan Capaian Program TNI AD

    Sentuh Kebutuhan Dasar Masyarakat, Danrem 081/DSJ Paparkan Capaian Program TNI AD

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Melalui program Podcast Gesah Nusantara, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto memaparkan berbagai capaian program TNI Angkatan Darat yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah jajaran Korem 081/DSJ. Berbagai program yang dilaksanakan mulai dari pembangunan Jembatan Garuda, TNI AD Manunggal Air Bersih dan Air Persawahan, ketahanan pangan, Karya Bakti […]

    Bagikan
  • BNPB Catat 18 Desa di Kabupaten Madiun Terdampak Bencana Hidrometeorologi

    BNPB Catat 18 Desa di Kabupaten Madiun Terdampak Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor pada Sabtu (15/3/2025). Selain itu, tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan deras. Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir melanda enam […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketidakpastian masih menyelimuti nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Magetan. Selain sebagian besar menerima gaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), juga belum mendapatkan kejelasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR). Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang memastikan PPPK paruh waktu tidak memperoleh THR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

    Bagikan
expand_less