Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Penanganan ODGJ Jambon Ponorogo, Ipda Purnomo Berencana Jemput Nanto

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suhananto akan dijemput Ipda Purnomo sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Penanganan kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, mulai menemui titik terang. Ipda Purnomo, Kanit Binpolmas Polres Lamongan, menyatakan berencana menjemput Suhananto atau Nanto, 45 tahun, sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

Rencana tersebut disampaikan Ipda Purnomo melalui unggahan di media sosial setelah dirinya mendatangi langsung lokasi tempat Nanto dikurung. Dalam unggahan tersebut, Ipda Purnomo menegaskan komitmennya untuk kembali ke Ponorogo.

“Demi rasa kemanusiaan, insyaallah kami akan kembali ke Ponorogo lagi,” tulis Ipda Purnomo dalam keterangan unggahannya.

Langkah tersebut dilakukan setelah Ipda Purnomo melihat kiriman video dari polres ponorogo kondisi Nanto yang memprihatinkan. Selama bertahun-tahun, Nanto dikurung di dalam kandang besi berukuran sekitar tiga meter panjang, dua meter tinggi, dan satu setengah meter lebar. Seluruh aktivitas harian, mulai dari tidur, makan, hingga buang air besar dilakukan di dalam kandang, dengan saluran pembuangan berupa lubang di lantai yang langsung terhubung ke septic tank.

Ipda Purnomo dikenal aktif menangani persoalan kemanusiaan, khususnya kasus ODGJ yang membutuhkan perhatian khusus. Rencana penjemputan ini diharapkan menjadi langkah awal agar Nanto mendapatkan penanganan medis dan sosial yang lebih layak.

Sebelumnya, aparat kepolisian di Ponorogo telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk penanganan lanjutan. Hingga kini, instansi terkait belum datang ke lokasi, namun koordinasi lintas wilayah terus dilakukan.

Keluarga Nanto menyambut baik rencana tersebut dan berharap penanganan yang dilakukan dapat membawa perubahan nyata. Mereka berharap Nanto bisa mendapatkan perawatan yang manusiawi, sekaligus memberi rasa aman bagi keluarga dan warga sekitar.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lho ! Fraksi-Fraksi DPRD Magetan Tak Bacakan PU soal 2 Raperda, Hanya Fraksi PAN yang Membacakan

    Lho ! Fraksi-Fraksi DPRD Magetan Tak Bacakan PU soal 2 Raperda, Hanya Fraksi PAN yang Membacakan

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ruang paripurna DPRD Magetan kembali menyuguhkan pemandangan yang tidak asing. Sebagian besar fraksi memilih tidak membacakan pandangan umum terkait  pembahasan rancangan peraturan daerah. Tradisi ini tampaknya telah menjadi kebiasaan sejak masa pandemi COVID-19 dan terus berulang tanpa perubahan berarti hingga tahun 2025. Dalam sidang paripurna yang digelar Senin (28/07/2025), hanya […]

    Bagikan
  • Nuansa Alam Gunung Kendil Genilangit Jadi Primadona Pendaki Pemula di Magetan

    Nuansa Alam Gunung Kendil Genilangit Jadi Primadona Pendaki Pemula di Magetan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kabupaten Magetan Jawa Timur selalu menyuguhkan keindahan alam yang memukau. Seperti destinasi baru yang mencuri perhatian para pencinta alam khususnya pendaki pemula. Gunung Kendil, yang berada di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, kini resmi dibuka untuk umum dan menawarkan pengalaman mendaki yang ramah serta pemandangan memukau. Dengan ketinggian 1.625 meter di […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

    Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi mengajukan sebanyak 1.412 tenaga honorer untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengajuan ini menindaklanjuti SK Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanudin, menjelaskan bahwa proses saat ini masih berada di tahap verifikasi […]

    Bagikan
  • Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Madiun. Sejumlah destinasi wisata mengalami lonjakan kunjungan, salah satunya Nusantara Edupark yang berlokasi di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu. Mengusung konsep wisata edukatif bertema pertanian dan peternakan melalui event bertajuk Hey Day Edupark, tempat wisata ini menawarkan pengalaman […]

    Bagikan
  • Mantan Komisaris PT PLP Diperiksa Kejaksaan, Potensi Tersangka Baru Kasus Korupsi PSU

    Mantan Komisaris PT PLP Diperiksa Kejaksaan, Potensi Tersangka Baru Kasus Korupsi PSU

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri Kota Madiun terus menelisik Kasus dugaan penyalahgunaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di Perumahan Puri Asri Lestari (PAL) oleh PT Puri Larasati Propertindo (PLP). Pada Senin (13/1/2025) lalu, Sony Hendarto (SH) yang merupakan mantan komisaris PT PLP menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun. Sony diperiksa […]

    Bagikan
  • Polisi Bantah Membubarkan Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun

    Polisi Bantah Membubarkan Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kepolisian membantah tudingan telah membubarkan kegiatan diskusi dan bedah buku Reset Indonesia yang digelar di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu malam (20/12/2025). Polisi menegaskan tidak pernah mengeluarkan perintah penghentian acara tersebut. Kapolsek Nglames AKP Gunawan mengatakan pihaknya hanya menerima pemberitahuan kegiatan secara mendadak dan tidak melalui prosedur resmi. Pemberitahuan tersebut diterima […]

    Bagikan
expand_less