Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Galakkan Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelorakan gerakan tanam cabai, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelorakan gerakan tanam cabai sebagai langkah strategis dalam menekan inflasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), salah satu faktor penyebab inflasi di daerah ini adalah kenaikan harga komoditas hortikultura, khususnya cabai rawit. Program ini mulai dicanangkan pada Selasa (25/03/2025).

Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan harga cabai di pasaran terus melonjak sejak sebelum Ramadhan hingga saat ini. Kondisi ini diperparah dengan berkurangnya pasokan akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah produsen. 

“Menyikapi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun menginisiasi program tanam cabai di lingkungan rumah masyarakat sebagai upaya meningkatkan ketersediaan cabai di wilayah tersebut” ucap Hari Wuryanto.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto serahkan bibit cabai kepada warga, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Pada tahun 2024, Kabupaten Madiun mencatat luas panen cabai sebesar 57,5 hektare dengan total produksi mencapai 454,17 ton. Namun, angka ini masih dinilai kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang dikenal sebagai “Kampung Pesilat”.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa Pemkab Madiun telah mengalokasikan bantuan bibit cabai sebanyak 5.800 bibit dalam polybag. 

“Bantuan ini akan disalurkan kepada 20 Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 1 kelompok tani yang tersebar di 14 kecamatan, di mana masing-masing kelompok akan menerima 275 bibit cabai” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur.

Selain itu, Pemkab Madiun juga memberikan bantuan sarana produksi cabai untuk lahan sawah. Bantuan tersebut meliputi 240 bungkus benih cabai, 6.000 kantong pupuk NPK, serta 160 roll mulsa yang akan disalurkan kepada 25 kelompok tani di enam kecamatan.

Bupati Hari Wuryanto berharap gerakan tanam cabai ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Dengan adanya kolaborasi dan keberlanjutan program ini, diharapkan pengendalian inflasi di Kabupaten Madiun dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Gedor Gedor Kaca Mobil, Pengemis Tanpa Identitas Disikat Sat Pol PP Madiun

    Sering Gedor Gedor Kaca Mobil, Pengemis Tanpa Identitas Disikat Sat Pol PP Madiun

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang pengemis tanpa identitas yang kerap bertindak meresahkan pengguna jalan di kawasan traffic light Jalan Ahmad Yani, Caruban, berhasil diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Madiun. Aksi pengemis tersebut sempat dikeluhkan warga karena dianggap mengganggu ketertiban. Ia dilaporkan sering mencoret hingga menggedor kaca kendaraan di lampu merah, sehingga membuat resah para pengendara. […]

    Bagikan
  • PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp. 4 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp. 4 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bantuan kemanusiaan untuk para korban terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus mengalir. Seperti pemberangkatan bantuan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun pada Minggu (14/12/2025) di Padepokan Graha Krida Budaya Jalan Merak Kota Madiun. Total bantuan kemanusiaan senilai Rp. 4 miliar […]

    Bagikan
  • Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 107 warga Kabupaten Magetan menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mulai dari penyandang disabilitas, kelompok rentan, anak, hingga penyintas HIV dan korban penyalahgunaan napza. […]

    Bagikan
  • Pinjaman Bank Jatim Rp. 100 Miliar Batal, 167 Paket Proyek Peningkatan Jalan Gagal

    Pinjaman Bank Jatim Rp. 100 Miliar Batal, 167 Paket Proyek Peningkatan Jalan Gagal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo terpaksa membatalkan 167 paket lelang pekerjaan peningkatan jalan yang sebelumnya dikebut prosesnya. Pembatalan ini merupakan dampak langsung dari belum cairnya pinjaman daerah sebesar Rp. 100 miliar dari Bank Jatim yang diajukan Pemkab Ponorogo. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan penghentian seluruh proses […]

    Bagikan
  • Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan 1 KA Tambahan Lebaran PP

    Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan 1 KA Tambahan Lebaran PP

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah membuka pemesanan tiket kereta api (KA) tambahan untuk masa Angkutan Lebaran 2026. Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik. KA Tambahan Lebaran berangkatan dari Daop 7 yakni KA Brantas relasi Blitar-Pasar […]

    Bagikan
  • BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius. Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu […]

    Bagikan
expand_less