Berita Terkini
Trending Tags

Dua Ular Bersarang di Gudang Rumah Warga, Damkar Butuh 1,5 Jam untuk Evakuasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 270
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas Damkar Magetan berhasil mengevakuasi seekor ular di rumah warga. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda penghuni rumah milik Arif Nugroho di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Magetan. Hal itu setelah seekor ular tiba-tiba ditemukan di dalam gudang penyimpanan barang. Penemuan tersebut bermula saat adik penghuni rumah hendak ke kamar mandi dan melihat sosok yang dikira tokek. Namun setelah dicek justru tampak seekor ular berukuran cukup besar.

Pashaluna, salah satu penghuni rumah, mengaku sempat mencoba mengusir ular itu menggunakan semprot obat nyamuk. Namun usaha tersebut gagal dan ular justru masuk lebih dalam ke tumpukan barang di gudang.

“Awalnya adik saya mengira itu tokek. Setelah saya cek pakai senter, ternyata ular. Saya coba semprot obat nyamuk, kirain ularnya pusing, tapi ternyata tidak mempan,” ungkapnya.

Karena tidak memiliki kemampuan menangkap ular dan khawatir dengan keberadaan hewan tersebut di dalam rumah, keluarga tersebut kemudian meminta bantuan pemadam kebakaran.

Petugas Damkar Magetan yang tiba di lokasi langsung membongkar tumpukan barang di gudang untuk mencari hewan tersebut. Proses pencarian berlangsung cukup lama karena ruangan penuh barang tak terpakai.

Dovi Saputra, petugas Damkar Magetan, mengatakan bahwa proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

“Kami dapat laporan bahwa ada ular masuk gudang. Setelah kami bongkar tumpukan barang, kami temukan bukan satu tetapi dua ular. Jenisnya berbeda, yang satu ular kayu dan satunya ular air,” jelas Dovi.

Menurut Dovi, kondisi gudang yang penuh barang dan banyak tikus menjadi salah satu penyebab ular masuk ke rumah warga.

“Di dalam gudang ternyata banyak tikus. Itu yang menarik ular masuk karena ada mangsanya. Kesulitannya bukan pada ularnya, tapi banyaknya barang menumpuk, sehingga harus dibongkar satu per satu,” tambahnya.

Meski kedua ular tersebut tidak termasuk jenis berbisa, keberadaannya tetap membuat penghuni rumah resah. Kedua ular akhirnya berhasil dievakuasi dan rencananya akan dilepasliarkan kembali demi menjaga ekosistem.

Tidak hanya di Sugihwaras, di hari yang sama petugas Damkar juga mengevakuasi ular jali yang masuk ke dalam bodi sepeda motor milik pengunjung Kantor Disdukcapil.

“Pemilik motor kaget karena saat hendak pulang, ularnya malah masuk ke dalam boks motor. Kami juga berhasil mengevakuasinya,” ungkap Dovi.

Dovi mengingatkan warga agar lebih waspada, terutama saat musim hujan yang dikenal sebagai periode meningkatnya aktivitas ular.

Ia menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan rumah, meminimalkan tumpukan barang, serta menutup celah atau lubang yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular. “Musim hujan ini memang musim ular keluar. Sebaiknya sudut-sudut rumah dibersihkan, barang tak terpakai dikurangi, dan lubang-lubang ditutup agar tidak menjadi tempat persembunyian,” tegasnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audit Koperasi MSI Jadi Penentu Langkah Hukum, Hasil Baru Keluar Akhir September

    Audit Koperasi MSI Jadi Penentu Langkah Hukum, Hasil Baru Keluar Akhir September

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penanganan dugaan permasalahan di Koperasi MSI masih menunggu titik terang. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan bahwa proses audit internal yang tengah dilakukan Dinas Koperasi menjadi penentu arah penyelidikan selanjutnya. Audit tersebut dijadwalkan rampung pada akhir September 2025. Hasilnya akan menjadi acuan untuk menentukan ada atau tidaknya indikasi tindak […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan kumuh di Kota Madiun memasuki tahap verifikasi. Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang diajukan oleh Pemerintah Kota Madiun sebagai sasaran program, Rabu (30/07/2025). Tim menyasar dua kecamatan, yakni Manguharjo dan Kartoharjo, untuk mengecek kelayakan lahan yang direncanakan mendapatkan bantuan pendanaan […]

    Bagikan
  • Hama Tikus Serang Tanaman Jagung di Desa Turi Magetan, Petani Terancam Kehilangan 40 Persen Hasil Panen

    Hama Tikus Serang Tanaman Jagung di Desa Turi Magetan, Petani Terancam Kehilangan 40 Persen Hasil Panen

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tanaman jagung milik petani di Desa Turi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, diserang hama tikus. Serangan terjadi sejak Juli 2026 dan mulai mengancam tanaman, termasuk jagung yang telah mendekati masa panen. Perangkat Desa Turi, Suprianto, mengatakan serangan tikus terjadi di sejumlah lahan pertanian dengan tingkat kerusakan diperkirakan mencapai sekitar 40 […]

    Bagikan
  • Harga Tomat Anjlok, Pemkab Jalin Komunikasi Dengan Petani

    Harga Tomat Anjlok, Pemkab Jalin Komunikasi Dengan Petani

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun angkat bicara terkait merosotnya harga tomat hasil panen petani di Desa Kare, Kecamatan Kare, yang hanya dihargai Rp2 ribu per kilogram. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan langkah darurat penyerapan hasil panen. Dari upaya itu, sebanyak […]

    Bagikan
  • Ini Isi SE Gubernur Jatim Soal Larang Diskriminasi Usia dan Penahan Dokumen Pekerja

    Ini Isi SE Gubernur Jatim Soal Larang Diskriminasi Usia dan Penahan Dokumen Pekerja

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait larangan diskriminasi usia dalam rekrutmen tenaga kerja. SE bernomor 560/14861/012/2025 tertanggal 2 Mei 2025 itu ditujukan kepada seluruh pimpinan perusahaan di Jawa Timur. Poin penting menekankan dua larangan, yaitu perusahaan dilarang menahan dokumen asli milik pekerja dan dilarang melakukan diskriminasi usia […]

    Bagikan
  • Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Filsuf Rocky Gerung mengingatkan bahwa kritik terhadap pemerintah akan memiliki nilai lebih apabila disampaikan dengan argumentasi akademis, bukan sekadar luapan emosi. Menurutnya, tradisi berpikir kritis harus menjadi fondasi gerakan mahasiswa maupun masyarakat sipil dalam mengawal jalannya pemerintahan. Pandangan tersebut disampaikan Rocky Gerung saat menjadi pembicara dalam Soekarno Talk In yang digelar […]

    Bagikan
expand_less