Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Menikmati Wisata Air Sorbendo Magetan, Ramai Pengunjung di Libur Nataru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 312
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Wisata Air Sorbendo Magetan dalam Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Foto : Nan/Sinergia

Sinergia | Magetan – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membawa suasana berbeda di berbagai destinasi wisata di Kabupaten Magetan. Salah satu yang banyak dibicarakan dan ramai dikunjungi adalah Wisata Sorbendo, Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan. Bukan tanpa alasan, tempat ini menawarkan daya tarik yang tak dimiliki banyak destinasi lain.

Air alami yang mengalir langsung dari lereng Gunung Lawu, jernih, dingin, dan menyegarkan. Aliran air bening yang turun dari pegunungan terdengar seperti musik alam yang menenangkan. Pengunjung yang datang disambut gemericik air yang mengalir di antara bebatuan, suasana rindang, dan udara khas pegunungan yang membuat siapa pun betah berlama-lama.

Tidak seperti banyak wisata pada umumnya, Sorbendo tidak memungut biaya tiket masuk. Wisatawan hanya perlu membayar parkir, sehingga tempat ini menjadi pilihan ramah kantong bagi keluarga maupun rombongan dari luar daerah. Kebebasan masuk ini menjadi salah satu alasan mengapa kunjungan ke Sorbendo meningkat tajam selama libur akhir tahun.

Di area utama Sorbendo, banyak anak-anak maupun orang dewasa tampak bermain air, duduk di pinggir aliran, atau sekadar merendam kaki untuk merasakan dinginnya air Gunung Lawu. Beberapa pengunjung rela membeli pakan untuk memberi makan ikan-ikan yang hidup bebas di kolam dengan aliran air yang jernih tersebut.

“Kalau libur akhir tahun seperti ini, Sorbendo selalu ramai,” ujar salah satu warga setempat yang membantu menjaga area parkir. “Banyak yang penasaran ingin merasakan air pegunungan yang benar-benar alami. Selain gratis, suasananya juga bikin rileks,” imbuhnya.

Image Not Found
Suasana Wisata Air Sorbendo Magetan dalam Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Foto : Nan/Sinergia

Riana, wisatawan asal Madiun, tampak menikmati waktu bersama keluarganya di tepian aliran air. Ia mengaku sudah beberapa kali datang dan selalu menemukan alasan untuk kembali. “Ini kunjungan saya yang keempat. Yang bikin saya balik lagi itu ya airnya dingin, jernih, alami banget. Anak-anak juga senang bisa main air tanpa khawatir, tempatnya masih alami dan tidak mahal.” ujarnya.

Rina menambahkan bahwa Sorbendo memberinya suasana liburan yang sederhana namun penuh kedekatan keluarga. “Setiap datang, suasananya selalu menenangkan. Rasanya seperti pulang ke tempat yang sudah kita kenal,” sanjungnya.

Berbeda dengan Rina, Ari Widodo, wisatawan dari Ngawi, baru pertama kali datang setelah sering melihat unggahan foto Sorbendo di media sosial. “Saya pikir cuma kolam dengan aliran sungai biasa, tapi kenyataannya jauh lebih bagus. Airnya jernih, dingin sekali, rasanya segar pas direndam. Yang paling saya suka, bisa kasih makan ikan. Anak saya sampai nggak mau pulang.” ucapnya.

Ari mengaku terkesan karena tempatnya gratis tetapi terkelola dengan cukup baik. “Jarang ada wisata seperti ini: alami, cukup bersih, dan tidak dipungut biaya masuk,” imbuhnya.

Ramainya Wisata Sorbendo juga membawa berkah bagi warga sekitar. Penjual makanan, penjaga parkir, hingga penyedia pakan ikan merasakan peningkatan penghasilan selama momen Natal dan Tahun Baru.

“Sorbendo itu berkah buat kami,” kata salah satu pedagang. “Setiap musim liburan, pengunjung meningkat dan warga di sini ikut terbantu,” pungkasnya.

Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Sorbendo bukan hanya tentang ramainya wisatawan, tetapi juga tentang pengalaman yang menghadirkan kedamaian. Air alami Gunung Lawu, suasana rindang, dan sensasi bermain air gratis membuat Sorbendo menjadi tempat yang selalu dirindukan baik bagi mereka yang sudah berkali-kali datang maupun bagi mereka yang baru pertama kali merasakan kesegarannya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korsleting Listrik Picu Kebakaran di SDN 01 Taman Madiun, Ruang Kelas Nyaris Hangus

    Korsleting Listrik Picu Kebakaran di SDN 01 Taman Madiun, Ruang Kelas Nyaris Hangus

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran menimpa ruang kelas 6B Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Taman Kota Madiun pada Minggu (28/12/2025). Informasi kebakaran diterima call center 112 dari Syaiful Golkariawan, penjaga sekolah sekitar pukul 12.15 WIB. Petugas Damkar dan Tim BPBD Kota Madiun turun ke lokasi kejadian dengan 1 unit mobil damkar. “Tadi pagi itu […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
  • Data Terbaru KAI, Penumpang Daop 7 Madiun Sentuh Angka 31 Ribu di H+1 Lebaran 2026

    Data Terbaru KAI, Penumpang Daop 7 Madiun Sentuh Angka 31 Ribu di H+1 Lebaran 2026

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat lonjakan signifikan volume penumpang pada Minggu (22/3/2026) atau H+1 Idul Fitri 1447 H. Total sebanyak 31.055 penumpang tercatat naik dan turun di seluruh stasiun wilayah ini, menjadi rekor tertinggi selama periode angkutan Lebaran tahun ini.Jumlah tersebut meningkat dibanding periode […]

    Bagikan
  • Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, Puluhan Ribu Ayam Mati Terpanggang, Kerugian Ditaksir Capai Rp3 Miliar

    Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, Puluhan Ribu Ayam Mati Terpanggang, Kerugian Ditaksir Capai Rp3 Miliar

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang ayam pedaging di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Rabu (29/7/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu mengakibatkan sekitar 36 ribu ekor ayam pedaging mati terpanggang, sementara total kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp3 miliar. Kandang milik Agus Rofik (30), warga Kelurahan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Berbagi Bingkisan Lebaran, Ojol dan Tukang Becak Terbantu

    Polres Magetan Berbagi Bingkisan Lebaran, Ojol dan Tukang Becak Terbantu

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Magetan menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan bingkisan Lebaran kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan tukang becak di wilayah Kabupaten Magetan. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Magetan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, didampingi jajaran pejabat […]

    Bagikan
  • Empat Penyusup Berkedok Ojol Diamankan Polisi , Aksi di DPRD Ponorogo Batal

    Empat Penyusup Berkedok Ojol Diamankan Polisi , Aksi di DPRD Ponorogo Batal

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Empat orang diamankan aparat Polres Ponorogo lantaran diduga hendak melakukan aksi huru-hara pada unjuk rasa di depan gedung DPRD Ponorogo yang sedianya digelar, Senin (01/09/2025). Mereka dicurigai karena memakai atribut ojek online (Ojol), meski bukan berprofesi sebagai driver. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan penangkapan itu berawal dari deteksi dini […]

    Bagikan
expand_less