Berita Terkini
Trending Tags

Menikmati Wisata Air Sorbendo Magetan, Ramai Pengunjung di Libur Nataru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Wisata Air Sorbendo Magetan dalam Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Foto : Nan/Sinergia

Sinergia | Magetan – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membawa suasana berbeda di berbagai destinasi wisata di Kabupaten Magetan. Salah satu yang banyak dibicarakan dan ramai dikunjungi adalah Wisata Sorbendo, Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan. Bukan tanpa alasan, tempat ini menawarkan daya tarik yang tak dimiliki banyak destinasi lain.

Air alami yang mengalir langsung dari lereng Gunung Lawu, jernih, dingin, dan menyegarkan. Aliran air bening yang turun dari pegunungan terdengar seperti musik alam yang menenangkan. Pengunjung yang datang disambut gemericik air yang mengalir di antara bebatuan, suasana rindang, dan udara khas pegunungan yang membuat siapa pun betah berlama-lama.

Tidak seperti banyak wisata pada umumnya, Sorbendo tidak memungut biaya tiket masuk. Wisatawan hanya perlu membayar parkir, sehingga tempat ini menjadi pilihan ramah kantong bagi keluarga maupun rombongan dari luar daerah. Kebebasan masuk ini menjadi salah satu alasan mengapa kunjungan ke Sorbendo meningkat tajam selama libur akhir tahun.

Di area utama Sorbendo, banyak anak-anak maupun orang dewasa tampak bermain air, duduk di pinggir aliran, atau sekadar merendam kaki untuk merasakan dinginnya air Gunung Lawu. Beberapa pengunjung rela membeli pakan untuk memberi makan ikan-ikan yang hidup bebas di kolam dengan aliran air yang jernih tersebut.

“Kalau libur akhir tahun seperti ini, Sorbendo selalu ramai,” ujar salah satu warga setempat yang membantu menjaga area parkir. “Banyak yang penasaran ingin merasakan air pegunungan yang benar-benar alami. Selain gratis, suasananya juga bikin rileks,” imbuhnya.

Image Not Found
Suasana Wisata Air Sorbendo Magetan dalam Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Foto : Nan/Sinergia

Riana, wisatawan asal Madiun, tampak menikmati waktu bersama keluarganya di tepian aliran air. Ia mengaku sudah beberapa kali datang dan selalu menemukan alasan untuk kembali. “Ini kunjungan saya yang keempat. Yang bikin saya balik lagi itu ya airnya dingin, jernih, alami banget. Anak-anak juga senang bisa main air tanpa khawatir, tempatnya masih alami dan tidak mahal.” ujarnya.

Rina menambahkan bahwa Sorbendo memberinya suasana liburan yang sederhana namun penuh kedekatan keluarga. “Setiap datang, suasananya selalu menenangkan. Rasanya seperti pulang ke tempat yang sudah kita kenal,” sanjungnya.

Berbeda dengan Rina, Ari Widodo, wisatawan dari Ngawi, baru pertama kali datang setelah sering melihat unggahan foto Sorbendo di media sosial. “Saya pikir cuma kolam dengan aliran sungai biasa, tapi kenyataannya jauh lebih bagus. Airnya jernih, dingin sekali, rasanya segar pas direndam. Yang paling saya suka, bisa kasih makan ikan. Anak saya sampai nggak mau pulang.” ucapnya.

Ari mengaku terkesan karena tempatnya gratis tetapi terkelola dengan cukup baik. “Jarang ada wisata seperti ini: alami, cukup bersih, dan tidak dipungut biaya masuk,” imbuhnya.

Ramainya Wisata Sorbendo juga membawa berkah bagi warga sekitar. Penjual makanan, penjaga parkir, hingga penyedia pakan ikan merasakan peningkatan penghasilan selama momen Natal dan Tahun Baru.

“Sorbendo itu berkah buat kami,” kata salah satu pedagang. “Setiap musim liburan, pengunjung meningkat dan warga di sini ikut terbantu,” pungkasnya.

Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Sorbendo bukan hanya tentang ramainya wisatawan, tetapi juga tentang pengalaman yang menghadirkan kedamaian. Air alami Gunung Lawu, suasana rindang, dan sensasi bermain air gratis membuat Sorbendo menjadi tempat yang selalu dirindukan baik bagi mereka yang sudah berkali-kali datang maupun bagi mereka yang baru pertama kali merasakan kesegarannya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Peringatan Terakhir Polres Madiun Kota bagi Pelaku Pengerusakan dan Penjarahan di Kantor DPRD

    Ini Peringatan Terakhir Polres Madiun Kota bagi Pelaku Pengerusakan dan Penjarahan di Kantor DPRD

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota memberi peringatan tegas kepada para pelaku penjarahan maupun pengerusakan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu. Polisi memberikan batas waktu terakhir hingga Senin (08/09/2025) agar para pelaku beritikad baik mengembalikan barang-barang hasil curian. “Kami imbau hari ini juga, barang […]

    Bagikan
  • Monitoring KKN-PPM UGM di Madiun, Mahasiswa Kenalkan Inovasi IoT hingga Pengembangan Wisata dan UMKM Desa

    Monitoring KKN-PPM UGM di Madiun, Mahasiswa Kenalkan Inovasi IoT hingga Pengembangan Wisata dan UMKM Desa

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memastikan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal itu terlihat dalam kegiatan monitoring dan evaluasi KKN-PPM Periode II Tahun 2026 yang digelar di Aula Desa Tulungrejo, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM, […]

    Bagikan
  • IRCC KAI Daop 7 Madiun Ramaikan Harlah IPARI, Gowes Bersama Forkopimda Jadi Magnet Warga

    IRCC KAI Daop 7 Madiun Ramaikan Harlah IPARI, Gowes Bersama Forkopimda Jadi Magnet Warga

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Suasana kebersamaan dan semangat hidup sehat mewarnai peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) di Kabupaten Madiun, Minggu (24/5/2026). Dalam momentum tersebut, komunitas sepeda PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Indonesia Railways Cycling Community (IRCC), turut ambil bagian melalui kegiatan Recovery Ride dan […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Tanamkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Mewaspadai Dampak Cuaca Ekstrem

    BPBD Magetan Tanamkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Mewaspadai Dampak Cuaca Ekstrem

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingginya angka kejadian bencana di Kabupaten Magetan mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) semakin masif memberikan edukasi mitigasi kepada masyarakat, termasuk kepada pelajar sejak usia dini. Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2026/2027 dimanfaatkan BPBD untuk menanamkan budaya sadar bencana kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK di Magetan, salah […]

    Bagikan
  • Hari Bhayangkara ke-79, Polres Magetan Gandeng Masyarakat, Apresiasi Jadi Simbol Sinergi

    Hari Bhayangkara ke-79, Polres Magetan Gandeng Masyarakat, Apresiasi Jadi Simbol Sinergi

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tidak hanya diwarnai upacara seremonial, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan penghargaan bagi warga yang selama ini turut menjaga keamanan wilayah. Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Polres Magetan menghadirkan suasana penuh kekhidmatan sekaligus keakraban di Alun-Alun Magetan, Selasa (01/07/2025). Acara […]

    Bagikan
  • Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penunjukan Agus Sugiarto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo memunculkan pertanyaan publik. Apakah ini menjadi awal pembenahan birokrasi, atau sekedar langkah transisi di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih? Seperti diketahui, kursi Sekda sempat kosong setelah Agus Pramono tersandung kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi. Kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut […]

    Bagikan
expand_less