Stasiun Madiun Mendadak Merah Merona, Ada Kuda Api Raksasa Sambut Penumpang!
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 58
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Suasana berbeda terasa di Stasiun Madiun menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Area stasiun yang biasanya tampil formal kini berubah lebih semarak dengan sentuhan ornamen khas Tionghoa yang langsung mencuri perhatian para penumpang.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menghadirkan dekorasi tematik Imlek sebagai bentuk sambutan hangat bagi pelanggan yang akan bepergian di momen libur panjang atau long weekend Imlek. Nuansa merah dan emas mendominasi berbagai sudut stasiun, menciptakan atmosfer perayaan yang hangat dan penuh keceriaan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa kehadiran ornamen Imlek ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi pelanggan.
“Nuansa Imlek kini sangat terasa di Stasiun Madiun. Kami ingin pelanggan tidak hanya sekadar bepergian, tetapi juga merasakan kegembiraan dan kehangatan perayaan Imlek sejak menginjakkan kaki di stasiun,” ujarnya Rabu (04/02/2026).

Dari sekian banyak dekorasi yang dipasang, satu spot menjadi favorit penumpang. Di area drop zone Stasiun Madiun, KAI menghadirkan photobooth berlatar Kuda Api, shio yang melambangkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Photobooth ini tak pernah sepi dari penumpang yang ingin mengabadikan momen perjalanan bersama keluarga maupun sahabat. Dengan desain yang unik dan ikonik, Kuda Api menjadi daya tarik tersendiri sebelum pelanggan melanjutkan perjalanan dengan kereta api.
“Photobooth Kuda Api ini paling banyak menarik perhatian. Kami sediakan agar pelanggan bisa mengabadikan momen spesial mereka dengan latar yang berbeda dan bernuansa perayaan,” tambah Tohari.
Semarak Imlek juga terasa saat pelanggan melangkah menuju pintu keberangkatan. Sebuah replika gerbang rumah tradisional Tiongkok berdiri megah, memberikan kesan otentik sekaligus estetik bagi setiap penumpang yang melintas.
Tak hanya itu, puluhan lampion merah bergelantungan di langit-langit stasiun, dipadukan dengan lampu hias tematik yang menciptakan suasana hangat, terutama pada malam hari. Beragam pernak-pernik khas Imlek turut menghiasi ruang tunggu, membuat suasana menunggu kereta terasa lebih menyenangkan.
KAI berharap kehadiran ornamen Imlek ini mampu mengurangi kejenuhan penumpang sekaligus menjadi hiburan visual selama menunggu jadwal keberangkatan maupun kedatangan kereta.
“Ornamen Tahun Baru Imlek ini kami hadirkan agar pelanggan mendapatkan experience perjalanan yang lebih berkesan, terutama saat merayakan libur panjang bersama orang-orang tercinta,” pungkas Tohari.(Kris).
- Penulis: Kriswanto
