Berita Terkini
Trending Tags

Becak Listrik dari Presiden RI, Pemkot Madiun Optimalkan Untuk Mendukung Transportasi Pariwisata

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 304
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kehadiran becak listrik di Kota Madiun akan optimalkan sebagai transportasi Pariwisata. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 200 tukang becak di Kota Madiun menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI, Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) pada Minggu (08/02/2026). Secara simbolis penyerahan bantuan becak listrik ini dilakukan oleh Nanik S. Deyang selaku perwakilan Yayasan GSN sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia dengan didampingi Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Juga diserahkan oleh jajaran Forkopimda Kota Madiun kepada para tukang becak.

“Bantuan ini untuk tukang becak berusia diatas 60 tahun. Sebagai bentuk perhatian dari Presiden Prabowo bagi tukang becak yang masih kerja keras untuk memenuhi kebutuhan. Becak listrik ini bisa mempermudah mereka untuk bekerja,” ujar Nanik S. Deyang.

Lebih lanjut, kebutuhan becak listrik di Kota Madiun sesuai data Pemkot Madiun sekitar 300 lebih tukang becak. Untuk itu, bantuan becak listrik akan di berikan lagi secara bertahap.

“Nanti secara bertahap kita akan penuhi. Sekarang masih produksi sekitar 70 ribu becak listrik oleh PT. Pindad. Ini upaya pak Presiden untuk menstimulus tukang becak tetap bisa bekerja kedepannya,” imbuhnya.

Image Not Found
Kehadiran becak listrik di Kota Madiun akan optimalkan sebagai transportasi Pariwisata. Foto : Kris-Sinergia

Menurutnya, becak-becak ini nantinya akan membantu mobilitas tukang becak mengantar masyarakat. Terlebih juga mendukung program pariwisata yang digagas oleh Pemkot Madiun. “Kami sangat support terhadap program pariwisata di Kota Madiun ini. Jadi tukang becak ini bisa menjangkau titik-titik wisata yang ada di Kota Madiun lebih mudah,” tegasnya.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengungkapkan bahwa pemerintah kota tengah serius dalam menggerakkan pariwisata daerah. Pihaknya juga mengapresiasi bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo ini bagi warga Kota Madiun. “Dengan adanya becak ini kita bisa kolaborasi untuk menjangkau kelurahan-kelurahan. Ini sedang kita kaji untuk menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Pemkot Madiun akan menggandeng Yayasan GSN ini agar becak listrik yang telah dibagikan ini menjadi becak wisata keliling Kota Pendekar. Peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat menjadi program prioritas Pemkota Madiun.

“Kita akan fokus di wisata seperti di Masjid Kuncen dan Masjid Besar Kuno Taman yang nanti kita bisa langsung uji coba. Mungkin H-7 Ramadhan kita bisa trial. Segera kita berkoordinasi bagaimana tukang becak ini bisa ditempatkan,” kata Bagus.

Pemkot Madiun pun akan menyiapkan beberapa infrastruktur pendukung untuk becak listrik tersebut. Seperti halte becak listrik maupun tempat charge atau pengisian daya baterai. 

“Nanti kita coba bikin semacam halte atau pangkalannya. Juga kalau di mobil listrik ada SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum-red). Nah nanti SPKLU versi untum becak listriknya. Makanya kita akan berkoordinasi dengan Bu Nanik selaku perwakilan Yayasan GSN,” pungkasnya.

Pemkot Madiun berharap upaya pemerintah daerah bersama Yayasan GSN ini dapat mendorong perekonomian dan pariwisata di Kota Pecel semakin meningkat. Hal ini akan memiliki dampak bagi kesejahteraan masyarakat.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Serap 95,8 Persen Gabah dan Beras Petani dari Target Tahunan

    Bulog Madiun Serap 95,8 Persen Gabah dan Beras Petani dari Target Tahunan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat serapan gabah dan beras sepanjang tahun 2025 hampir menembus target. Hingga 30 September, serapan setara beras mencapai 55.723 ton dari target 58.180 ton atau sekitar 95,8 persen. Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan serapan tersebut meliputi wilayah Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Ngawi.  “Realisasi […]

    Bagikan
  • Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Madiun Raya masih menghadapi pekerjaan rumah besar. Hingga pertengahan 2026, cakupan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Magetan baru mencapai 25,92 persen dari total 795.120 pekerja yang ada. Data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun menunjukkan, dari jumlah tersebut baru […]

    Bagikan
  • Tersangka Curanmor Kabur Saat Rekonstruksi, Ditangkap Lagi Sembunyi di Kebun Tebu

    Tersangka Curanmor Kabur Saat Rekonstruksi, Ditangkap Lagi Sembunyi di Kebun Tebu

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kabur saat proses rekonstruksi yang digelar oleh Polres Magetan. Namun, pelarian tersebut tidak berlangsung lama. Dalam waktu kurang dari tiga jam, pelaku berhasil ditangkap kembali oleh petugas gabungan, dibantu informasi dari warga. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan, pelaku melarikan diri […]

    Bagikan
  • Operasional SPPG Bermasalah Distop, Bupati Madiun Ingatkan Pengelola Patuhi SOP 

    Operasional SPPG Bermasalah Distop, Bupati Madiun Ingatkan Pengelola Patuhi SOP 

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyelenggaraan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini menyusul insiden keracunan yang terjadi di salah satu SPPG di Kecamatan Mejayan. Insiden yang menyebabkan puluhan siswa mengalami gejala keracunan itu disebut sebagai peringatan serius bagi para pengelola […]

    Bagikan
  • Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bagi pendaki di Gunung Lawu pada Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda. Pasalnya, Mbok Yem memilih turun dari Gunung Lawu lebih awal. Biasanya, Mbok Yem baru turun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, Mbok Yem atau Wakiyem nampak ditandu oleh beberapa orang […]

    Bagikan
  • Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

    Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jumlah peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo belum mencapai kuota maksimal meski kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah dimulai. Dari total target 125 siswa, baru 119 anak yang tercatat aktif mengikuti MPLS hari pertama, Jumat (01/08/2025). Menurut Kepala SR Ponorogo, Devit Tri Candrawati, beberapa siswa dari jenjang SD dan SMP […]

    Bagikan
expand_less