Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Madiun Rawat 63 Ribu Ton Beras, Begini Cara Jaga Kualitasnya Tetap Aman

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perum Bulog Sub Divre Madiun memastikan seluruh stok beras di gudangnya tetap aman dan layak konsumsi. Melalui perawatan rutin harian, bulanan, dan triwulanan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Perum Bulog Sub Divre Madiun memastikan seluruh stok beras di gudangnya tetap aman dan layak konsumsi meski disimpan selama berbulan-bulan. Melalui perawatan rutin harian, bulanan, dan triwulanan, Bulog menjaga kualitas 63 ribu ton beras yang tersimpan di empat gudang wilayah Madiun dan Ngawi.

Kepala Kantor Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan mayoritas stok beras disimpan di dua gudang besar yang berada di Kabupaten Ngawi, dengan masa simpan antara dua hingga sembilan bulan.

“Kalau di Bulog itu setiap hari dilakukan pengecekan kualitas beras oleh petugas gudang, termasuk melihat apakah ada hama di dalam karung atau tidak,” ujar Agung saat ditemui di Kantor Bulog Madiun, Rabu (5/11/2025).

Menurutnya, Bulog menerapkan sistem Pengelolaan Hama Gudang Terpadu (PHGT) untuk memastikan kebersihan dan kualitas beras tetap terjaga. Setiap hari, petugas melakukan pembersihan gudang, baik bagian dalam maupun lingkungan sekitar, agar tidak menjadi sarang hama.

“Menjaga kebersihan itu penting karena kotor bisa jadi investasi hama. Maka gudang disapu tiap hari. Beras yang disalurkan ke masyarakat lewat program SPHP atau bantuan pangan juga dicek setiap pagi,” jelasnya.

Selain perawatan harian, Bulog juga melakukan penyemprotan atau spraying setiap bulan. Kegiatan ini berupa pengkabutan fungisida di dinding gudang bagian dalam dan luar tanpa mengenai komoditas beras secara langsung.

Setiap tiga bulan sekali, seluruh gudang ditutup sementara selama sepekan untuk proses fumigasi total. Tahap ini dilakukan dengan menyungkup beras menggunakan plastik dan memasukkan bahan fumigan guna mematikan seluruh hama. “Semua bahan fumigasi yang digunakan sudah berstandar food grade dan dosisnya sesuai ketentuan, jadi aman dan layak dikonsumsi,” tambah Agung.

Langkah-langkah ini, lanjutnya, menjadi bagian penting dari upaya Bulog menjaga ketahanan pangan nasional, terutama menjelang musim hujan ketika potensi gangguan kualitas beras meningkat. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Perkuat Integritas Pemerintahan Lewat Penerapan GRC

    Pemkab Madiun Perkuat Integritas Pemerintahan Lewat Penerapan GRC

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertema “Governance, Risk Management, and Compliance untuk Mewujudkan Kabupaten Madiun Bersahaja”, yang diselenggarakan di Hotel Aston Madiun, Selasa (07/10/2025). Acara dibuka langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkot Madiun Bahas APBD 2026, Walikota Maidi Tetap Optimistis Hadapi Penurunan TKD Rp183,4 Miliar

    DPRD dan Pemkot Madiun Bahas APBD 2026, Walikota Maidi Tetap Optimistis Hadapi Penurunan TKD Rp183,4 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Jumat (31/10/2025). Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi DPRD menyoroti penurunan signifikan pada transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai Rp. 183,4 miliar. […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

    Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan signifikan sejak Maret 2025. Kenaikan ini terjadi pada beras jenis medium hingga premium, dan berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta volume penjualan di tingkat pedagang. Menurut Heni, pedagang beras di Pasar Sayur Magetan, harga beras mulai merangkak naik secara bertahap sejak tiga […]

    Bagikan
  • Jalan Santai dan Bazar UMKM di Munggut Jadi Ajang Harmonisasi Kerukunan Warga

    Jalan Santai dan Bazar UMKM di Munggut Jadi Ajang Harmonisasi Kerukunan Warga

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun memadati halaman kantor kelurahan pada Minggu (31/8/2025) untuk mengikuti jalan santai, bazar UMKM, dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini menjadi puncak peringatan HUT ke-80 RI sekaligus sarana mempererat hubungan sosial antar warga. Acara dibuka dengan senam massal dan pemberangkatan jalan santai sepanjang […]

    Bagikan
  • Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus tragis kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api Stasiun Barat, Magetan, akhirnya mencapai putusan hukum. Pengadilan Negeri (PN) Magetan pada Kamis (4/12/2025) menjatuhkan vonis terhadap Agus Supriyanto, penjaga palang pintu yang menjadi terdakwa dalam insiden yang menelan empat korban jiwa tersebut. Dalam sidang terbuka, majelis hakim yang dipimpin Rintis Candra dengan […]

    Bagikan
  • Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

    Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur terganggu pada Jumat (05/02/2026). Hal ini dikarenakan sejumlah siswa mengalami gatal-gatal akibat ulat bulu. Ternyata ratusan ulat bulu banyak ditemukan di 9 pohon yang berada di halaman telah sekolah. Seperti yang dialami oleh Arjuna […]

    Bagikan
expand_less