Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro menegaskan bahwa tindakan pencurian fasilitas publik tidak bisa ditoleransi, (17/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup drainase di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri memicu keprihatinan pemerintah daerah. Selain merugikan keuangan daerah, hilangnya fasilitas umum tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Besi penutup drainase yang hilang merupakan bagian dari infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kehilangannya berdampak langsung pada meningkatnya risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melintas di lokasi dengan kondisi drainase terbuka.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa tindakan pencurian fasilitas publik tidak bisa ditoleransi. Ia menilai, perbuatan tersebut merugikan masyarakat luas karena fasilitas yang diambil merupakan hasil pembangunan dari dana publik.

“Ini sangat memprihatinkan. Penutup drainase itu dibangun dari uang rakyat. Ketika dicuri, bukan hanya pemerintah yang dirugikan, tetapi masyarakat pengguna jalan juga ikut terdampak,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari warga. Menindaklanjuti hal tersebut, Suyatni bersama jajaran terkait langsung melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi.

Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan beberapa titik penutup drainase yang hilang, salah satunya di ruas jalan depan SMPN Ngariboyo. Di lokasi tersebut, sedikitnya tiga penutup drainase dilaporkan tidak ada di tempat. Temuan serupa juga diduga terjadi di titik lain di wilayah Magetan.

“Setelah kami cek langsung, memang ada beberapa penutup drainase yang hilang. Di depan SMPN Ngariboyo saja ada tiga titik yang sudah tidak ada besinya, dan kemungkinan masih ada di lokasi lain,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi drainase terbuka sangat berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor, terlebih saat malam hari atau ketika jarak pandang terbatas. Selain itu, dampak lain yang ditimbulkan adalah potensi gangguan lingkungan.

“Kalau penutupnya hilang, sampah berukuran besar bisa langsung masuk ke saluran. Ini berisiko menyebabkan penyumbatan, genangan, bahkan banjir saat hujan turun,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan, lanjutnya, akan segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengusut kasus tersebut dan menindak tegas pelaku. Pengawasan terhadap fasilitas umum juga akan ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Suyatni juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas publik dengan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

“Kami minta masyarakat lebih waspada. Jika menemukan hal mencurigakan atau aksi pencurian, segera laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 241 PPPK Tahap 2 di Ponorogo Tandatangani Perjanjian Kerja

    241 PPPK Tahap 2 di Ponorogo Tandatangani Perjanjian Kerja

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 241 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap 2 di Kabupaten Ponorogo mulai menandatangani perjanjian kerja (PK) di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, Rabu (17/9/2025). Mereka meneken perjanjian kerja untuk masa kontrak lima tahun setelah dinyatakan lolos sebagai aparatur sipil negara (ASN). Salah satunya adalah […]

    Bagikan
  • Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video yang menampilkan momen pertemuan sepasang kekasih di Kabupaten Magetan mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, keduanya tampak duduk berdampingan di sebuah ruangan bersama seorang petugas pencatatan pernikahan, disaksikan keluarga dari kedua belah pihak. Petugas kemudian menanyakan kesiapan mempelai perempuan untuk menerima pinangan sang kekasih. Pertanyaan itu dijawab […]

    Bagikan
  • PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 234
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan bergerak cepat usai menerima laporan terkait ratusan sapi yang dimiliki warga terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Sesuai laporan, setidaknya ada 33 ekor sapi mati hingga Senin (30/12/2024). Sementara, tahun 2024 ini tercatat sudah 781 kasus PMK yang telah dilaporkan. “Jadi dari ratusan yang dilaporkan, […]

    Bagikan
  • Ketahuan Curi Motor, Pria Asal Ngawi Nyaris Dikeroyok Warga

    Ketahuan Curi Motor, Pria Asal Ngawi Nyaris Dikeroyok Warga

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jumat malam (06/09/2025). Pria bernama Wahid Therim asal Ngawi nekat masuk ke rumah warga dan hampir membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik Ririn Eka Kumalasari (25).  Video amatir penangkapan pelaku oleh warga tersebar di media sosial. Korban […]

    Bagikan
  • Menyusuri Jalur Moksa Prabu Brawijaya V di Gunung Lawu, Rute Klasik yang Kian Diminati Saat Bulan Suro

    Menyusuri Jalur Moksa Prabu Brawijaya V di Gunung Lawu, Rute Klasik yang Kian Diminati Saat Bulan Suro

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Muharram atau yang lebih dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, suasana sakral di kawasan Gunung Lawu mulai terasa semakin kuat. Gunung yang menjulang setinggi 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl) di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah itu tidak hanya menjadi tujuan favorit para pendaki, tetapi juga […]

    Bagikan
  • Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis photo_camera 3

    Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun mulai menjalani vaksinasi meningitis sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ibadah haji 2026. Vaksinasi dilaksanakan di masing-masing puskesmas dan mulai berjalan sejak pekan ini, Jumat (6/2/2026). Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan seluruh calon jemaah […]

    Bagikan
expand_less