KAI Daop 7 Madiun Bersama DJKA Cek Kesiapan Sarana Prasarana Jelang Angkutan Lebaran 2026
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 20
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check serta pemantauan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada Rabu (11/2/2026).
Inspeksi dilakukan oleh tim DJKA melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya bersama jajaran internal KAI Daop 7 Madiun. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana perkeretaapian guna menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang selama arus mudik Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pemeriksaan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api.
“Tim DJKA bersama KAI melakukan pemantauan di lintas dan stasiun wilayah Daop 7. Fokus utama memastikan aspek keselamatan, kesehatan, serta fasilitas pelayanan penumpang dalam kondisi optimal,” ujar Tohari.
Ramp check dilakukan di 12 stasiun wilayah Daop 7 Madiun, yakni Stasiun Madiun, Ngawi, Magetan, Caruban, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Papar, Tulungagung, Ngunut, dan Blitar. Selain itu, pemeriksaan juga menyasar sejumlah rangkaian kereta api keberangkatan awal Daop 7, seperti KA Singasari, KA Bangunkarta, KA Brantas, serta kereta api yang melintas di wilayah tersebut, salah satunya KA Dharmawangsa.
Pada aspek fasilitas stasiun, tim memeriksa kesiapan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi, fasilitas kesehatan, CCTV, ruang tunggu, toilet, musala, serta sistem informasi jadwal dan ketersediaan tempat duduk. Sementara pada fasilitas di atas kereta api, pemeriksaan meliputi rem darurat, pemecah kaca, kebersihan toilet, sistem pendingin ruangan, fasilitas difabel, penerangan, hingga informasi kontak petugas.
Tohari menegaskan hasil inspeksi ini menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran KAI Daop 7 Madiun untuk terus meningkatkan kualitas layanan. “KAI berkomitmen menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu agar masyarakat dapat mudik Lebaran 2026 dengan tenang,” pungkasnya.(Kris).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung

