Berita Terkini
Trending Tags

816 Warga Binaan Lapas Kelas I Madiun Terima Remisi HUT ke-81 RI, 10 Langsung Bebas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyerahan remisi berlangsung di Lapas Kelas I Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 816 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menerima remisi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, 10 warga binaan langsung bebas setelah mendapatkan remisi dan memenuhi seluruh persyaratan administratif maupun substantif.

Penyerahan remisi dilakukan oleh Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun serta Ketua DPRD Armaya didampingi Kepala Lapas Kelas I Madiun Andi Wijaya Rivai di Lapas Kelas I Madiun, Senin (17/8/2026).

Andi Wijaya Rivai mengatakan, remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi ketentuan, termasuk menjalani masa pidana sesuai persyaratan dan menunjukkan perilaku baik selama berada di dalam lapas.

“Yang mendapatkan remisi kurang lebih 816. Besarannya masing-masing ada yang satu bulan sampai enam bulan,” kata Andi.

Menurutnya, dari ratusan warga binaan penerima remisi tersebut, sebanyak 10 orang mendapatkan remisi yang membuat mereka dapat langsung menghirup udara bebas pada momentum peringatan Kemerdekaan RI.

“Mereka tentunya yang sudah menjalani pidana dan tidak melanggar tata tertib dalam lapas. Mereka mendapat remisi karena mereka berbuat baik dan memenuhi syarat, sehingga mereka mendapatkan haknya remisi dan ada yang langsung bebas 17 Agustus ini,” jelasnya.

Andi menegaskan, pemberian remisi tidak otomatis berlaku bagi seluruh warga binaan. Ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi sebelum seseorang diusulkan mendapatkan remisi.

Salah satunya berkaitan dengan masa menjalani pidana. Warga binaan yang baru dipindahkan dari lapas atau rumah tahanan (rutan) lain dan belum memenuhi masa pidana sesuai ketentuan belum dapat diusulkan menerima remisi.

“Kalau selama dia sudah menjalani enam bulan dan mereka berkelakuan baik, semua diusulkan. Hak mereka itu otomatis,” ujarnya.

Selain itu, warga binaan yang tercatat melakukan pelanggaran tata tertib tidak diusulkan menerima remisi. Pelanggaran tersebut antara lain perkelahian, membuat keributan dengan warga binaan lain, hingga kepemilikan telepon seluler di dalam lapas.

“Ada yang memang dia pernah melanggar tahun kemarin, mungkin atau yang kapan, mereka kena register F, pelanggaran. Ada yang memang seperti itu, tidak diusulkan,” kata Andi.

Terkait warga binaan kasus korupsi yang mendapatkan remisi, Andi ada yang memperoleh remisi. Namun, remisi tidak serta-merta membuat mereka dapat langsung bebas apabila masih memiliki kewajiban berupa denda atau uang pengganti yang belum diselesaikan.

“Walaupun mereka dapat bebas, tapi karena dendanya subsidernya belum dibayar ataupun uang penggantinya belum dibayar, tentunya enggak bisa bebas,” jelasnya.

Menurut Andi, apabila kewajiban tersebut telah dipenuhi dan seluruh persyaratan pembebasan terpenuhi, pihak lapas akan memproses pengusulan pembebasan serta berkoordinasi dengan kejaksaan.

Sementara itu, diharapkan 10 warga binaan yang langsung bebas pada momentum HUT ke-81 RI dapat memulai kehidupan baru dengan lebih baik. Mereka tidak kembali melakukan tindak pidana dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial.

“Harapan kami, bagi warga binaan yang langsung bebas, mudah-mudahan berkah. Bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak melanggar hukum lagi, tidak menjadi residivis lagi,” katanya.

Menurut Andi, dukungan pemerintah daerah, dinas terkait, hingga lembaga swadaya masyarakat sangat diperlukan untuk membantu warga binaan yang telah selesai menjalani masa pidana.

“Harapannya pihak pemerintah pun, dalam hal ini tadi ada Pak Wali Kota, juga dinas sosial, dinas tenaga kerja, ataupun lembaga-lembaga swadaya masyarakat lainnya yang bisa menampung mereka, mudah-mudahan mereka diterima,” ujarnya.

Selain pembinaan kepribadian, Lapas Kelas I Madiun juga membekali sebagian warga binaan dengan keterampilan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Andi menyebut sekitar 250 warga binaan memiliki keterampilan tertentu, termasuk membuat berbagai produk kerajinan.

“Skill ada. Ada sebagian, tidak semuanya. Ada yang punya skill sekitar 250 yang punya skill membuat kursi,” ungkapnya.

Lapas Kelas I Madiun juga menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak untuk mengembangkan keterampilan warga binaan. Salah satunya melalui pelatihan dan produksi kerajinan anyaman serta manik-manik. Pembekalan keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk mendapatkan penghasilan setelah bebas, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial.

Pemberian remisi pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas perilaku baik warga binaan selama menjalani masa pidana. Lebih dari itu, remisi menjadi bagian dari proses pembinaan agar mereka siap kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat dan tidak mengulangi tindak pidana. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkas Korupsi Pokir DPRD Magetan P21, Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

    Berkas Korupsi Pokir DPRD Magetan P21, Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menyatakan penyidikan perkara dugaan korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020–2024 telah rampung. Berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 dan segera memasuki tahap penuntutan. Kejari Magetan menjadwalkan pelimpahan tahap II berupa tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kamis (20/8/2026). Setelah […]

    Bagikan
  • Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hari Raya Idul Fitri 2025 semakin dekat. Pemerintah Kota Madiun terus mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut perayaan tersebut. Persiapan mencakup aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam rapat  koordinasi bersama Forkopimda Kota Madiun pada Senin (24/03/2025) di GCIO. “Rapat ini digelar untuk […]

    Bagikan
  • Gapeka 2025, KA Madiun Jaya Relasi Madiun – Pasar Senen PP sudah Hadir

    Gapeka 2025, KA Madiun Jaya Relasi Madiun – Pasar Senen PP sudah Hadir

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api (KA) Madiun Jaya kini telah hadir. PT. Kereta Api Indonesia (KAI) bakal memberlakukan Grafik Perjalanan KA atau Gapeka 2025 mulai 1 Februari mendatang. Dalam Gapeka baru itu, KA Madiun Jaya relasi Madiun – Pasar Senen PP bakal dioperasikan. Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menerangkan KA Madiun Jaya […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Guyur Magetan, Lima Desa dan Lahan Persawahan Tergenang Banjir

    Hujan Deras Guyur Magetan, Lima Desa dan Lahan Persawahan Tergenang Banjir

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan pada Jumat (18/04/2025) menyebabkan sejumlah ruas jalan utama terendam banjir. Seperti yang terpantau di Jalan penghubung Ngariboyo – Parang dan Ngariboyo – Plaosan, terutama di kawasan Kecamatan Ngariboyo. Genangan air tidak hanya menutupi jalan, tapi juga meluap hingga masuk ke rumah warga. Sejumlah pengguna […]

    Bagikan
  • Periksa 2 Orang Terkait Benda Mencurigakan, Kapolres Madiun : Isi Kardus Itu Petasan

    Periksa 2 Orang Terkait Benda Mencurigakan, Kapolres Madiun : Isi Kardus Itu Petasan

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Polres Madiun bersama tim Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang yang berkaitan dengan benda mencurigakan diduga berisi bahan peledak menyerupai bom. Diketahui, benda mencurigakan itu ditemukan di sekitar Exit Tol Dumpil Kecamatan/Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Tim Gegana […]

    Bagikan
  • DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fenomena naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel kian sulit diprediksi dan memukul para petani ikan keramba dengan kerugian besar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo meminta para petani mulai beralih ke budidaya ikan kolam yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. “Dulu kadar belerang naik hanya dua kali […]

    Bagikan
expand_less