Berita Terkini
Trending Tags

Menggali Makna Ritual Kimsin, Prosesi Penyucian Patung Dewa Bagi Warga Tionghoa

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 583
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
warga Tionghoa di Kota Madiun menggelar kegiatan membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa-dewi yang berada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Warga Tionghoa di berbagai daerah tengah menyongsong Hari Raya Imlek tahun 2026 ini. Seperti warga Tionghoa di Kota Madiun, Jawa Timur yang menggelar ritual Kimsin pada Kamis (12/02/2026). Ini merupakan kegiatan membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa-dewi yang berada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun.

Sesepuh TITD Hwie Ing Kiong Madiun, Herman Tanaka mengungkapkan bahwa prosesi penyucian patung dewa-dewi ini dilakukan sepekan sebelum perayaan Imlek. Bukan sekedar membersihkan rupang, namun memiliki makna yang dipercayai oleh umat Tionghoa.

“Jadi sebelumnya kita sembahyang Sung Sen atau Ji Si Sang An. Itu merupakan ritual mengantarkan Dewa Dapur yang biasanya pada tanggal 23 atau 24 bulan ke-12 penanggalan Imlek. Ini tradisi melepas dewa-dewi ke langit untuk melaporkan perbuatan baik-buruk manusia selama setahun terakhir. Sekarang waktunya kita membersihkan,” ujar Herman Tanaka.

Beberapa perlakukan khusus selama ritual Kimsin. Alat-alat pembersihan yang digunakan, seperti kuas dan lap harus baru serta menggunakan air hangat dan bunga. Umat Tionghoa ini membersihkan patung dewa dan dewi dari kotoran dan debu.

“Semua harus bersih, kita tinggalkan yang lalu. Termasuk diri kita harus lebih baik dari hari yang lalu. Kita songsong tahun baru dengan diri kita yang bersih,” katanya.

Image Not Found
warga Tionghoa di Kota Madiun menggelar kegiatan membersihkan atau menyucikan rupang (patung) dewa-dewi yang berada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Lebih lanjut, bagi yang terlibat dalam ritual pembersihan patung ini pun wajib mempersiapkan diri, seperti membuang pikiran buruk dan berniat untuk menjadi insan yang lebih baik. Bahkan, harus membersihkan diri dengan mandi, keramas serta ada yang menjadi vegetarian sebelum menjalani ritual Kimsin.

“Ada sekitar 22 patung dewa dan dewi di TITD Hwie Ing Kiong atau Klenteng Madiun yang dibersihkan. Jadi setelah nanti dewa-dewi kembali dari kayangan usai melaporkan amal perbuatan manusia itu kesini sudah dalam kondisi bersih,” imbuh Herman.

Hiasan lampion pun mewarnai langit-langit Klenteng Madiun. Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 2026 menandai dimulainya Tahun Kuda Api. “Kita berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Tahun Kuda Api ini bisa menumbuhkan semangat hidup dan kebijaksanaan kedepannya,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Garuda Penghubung Madiun-Ponorogo Segera Dibangun

    Jembatan Garuda Penghubung Madiun-Ponorogo Segera Dibangun

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, meninjau lokasi pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI di Desa Lembah, Kecamatan Delopo, Kabupaten Madiun, Rabu (3/6/2026).  Jembatan yang akan dibangun tersebut nantinya menjadi akses penghubung strategis antar kabupaten. “Jembatan ini nantinya akan menjadi salah satu akses penghubung antara Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Ponorogo,” kata Danrem […]

    Bagikan
  • Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fasilitas eskalator di Pasar Baru Magetan kembali menuai sorotan. Kali ini, sepasang lansia, Suhartoyo (66) dan istrinya Kartini Eko Wati (61), terjatuh saat hendak menuju Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (15/09/2025) lalu.  Menurut informasi, warga KPR Asabri 1, Kelurahan Tawanganom Magetan, awalnya hendak naik ke lantai atas untuk mengurus BPJS. Namun […]

    Bagikan
  • Sidang Lanjutan Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Kesaksian Kepala DPMPTSP Sumarno Berubah-ubah, Akui Terima Rp200 Juta

    Sidang Lanjutan Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Kesaksian Kepala DPMPTSP Sumarno Berubah-ubah, Akui Terima Rp200 Juta

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang perkara korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, dan pihak swasta Rochim Ruhdiyanto kembali bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Kamis (25/6/2026) dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Salah satunya kesaksian dari Kepala DPMPTSP Kota Madiun Sumarno yang menjadi sorotan. Selain beberapa kali mengubah […]

    Bagikan
  • Fraksi PDIP Soroti Perda Parkir Berlangganan dan Masalah Pertanian di Kabupaten Madiun

    Fraksi PDIP Soroti Perda Parkir Berlangganan dan Masalah Pertanian di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun mengusulkan pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2020 tentang parkir berlangganan. Ketua Fraksi PDIP, Budi Wahono, menyampaikan usulan tersebut dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Jumat (11/07/2025), dengan alasan lemahnya implementasi di lapangan dan minimnya peningkatan pelayanan. Menurut Budi, sistem parkir berlangganan semestinya […]

    Bagikan
  • APBD Magetan 2025 Surplus, Sisakan SILPA Rp135 Miliar

    APBD Magetan 2025 Surplus, Sisakan SILPA Rp135 Miliar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian surplus anggaran dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang cukup besar. Dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2,07 triliun, sementara realisasi belanja dan transfer tercatat sebesar Rp2,04 triliun. Dari capaian tersebut, […]

    Bagikan
  • Graha Literasi Magetan Dipinjamkan Jadi Tempat Pembelajaran Sekolah Rakyat

    Graha Literasi Magetan Dipinjamkan Jadi Tempat Pembelajaran Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mematangkan rencana pendirian Sekolah Rakyat Rintisan, sebuah program pendidikan berbasis literasi yang digagas untuk memperluas akses belajar bagi masyarakat. Salah satu lokasi yang disiapkan sebagai tempat pembelajaran sementara adalah Graha Pusat Literasi yang berada di Kecamatan Plaosan. Rencana tersebut telah melalui tahap koordinasi antara Dinas Sosial selaku […]

    Bagikan
expand_less