Berita Terkini
Trending Tags

Telur Rebus Kotor di Paket MBG Lembeyan Viral, Standar Kebersihan Dipertanyakan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 334
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto menu MBG terlihat kotor di posting salah satu wali murid di media sosial, (24/2/2026)

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bergulir di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal rasa atau porsi seperti sebelumnya, melainkan temuan satu butir telur rebus yang masih tampak kotor di bagian cangkangnya hingga viral di media sosial.

Foto yang diunggah oleh akun Facebook Tri Winarsih dalam grup Info Seputar Lembeyan memperlihatkan telur rebus dengan noda mencolok pada cangkang. Telur itu dikemas bersama roti tawar, kecap sachet, dan kacang tanah dalam plastik bening.

Melalui unggahannya, pengunggah meminta agar pihak terkait, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), meningkatkan ketelitian dalam proses penanganan bahan makanan.

Image Not Found
Tangkapan layar postingan di forum facebook menunjukkan menu MBG terlihat kotor, (24/2/2026)

Dalam keterangan yang ditulisnya, ia menyampaikan, “Semoga ini bisa menjadi pelajaran agar lebih teliti… kok bisa ada kotoran sebesar itu tidak terlihat,” tulisnya.

Postingan tersebut langsung mendapatkan ratusan komentar. Warganet mempertanyakan proses penyortiran dan pembersihan telur sebelum direbus. Mereka menilai bahwa telur yang tidak dicuci dengan benar berpotensi membawa bakteri jika tidak mengikuti standar sanitasi.

Meski program MBG dimaksudkan untuk mendukung pemenuhan gizi siswa, temuan ini memunculkan kembali diskusi mengenai kualitas pengolahan bahan pangan di lapangan. Banyak warganet menilai, satu kesalahan kecil yang tampak jelas dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap program tersebut.

Sejumlah komentar menekankan bahwa kebersihan dalam pengolahan bahan makanan untuk anak sekolah bukan sekadar faktor pendukung, melainkan syarat mutlak yang tidak boleh diabaikan.

Insiden ini menambah rentetan sorotan terhadap pelaksanaan program MBG di Magetan. Masyarakat berharap pihak penyelenggara segera mengevaluasi standar kebersihan, mulai dari proses seleksi bahan makanan hingga pengemasan sebelum dibagikan ke siswa.

Kualitas program dinilai tidak hanya ditentukan oleh kandungan gizi, tetapi juga oleh keseriusan penyelenggara dalam memastikan seluruh aspek, terutama sanitasi, benar-benar memenuhi standar. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Arus Kedatangan Nataru di Daop 7 Madiun Tembus 13.015 Penumpang

    Puncak Arus Kedatangan Nataru di Daop 7 Madiun Tembus 13.015 Penumpang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puncak arus kedatangan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun tercatat mencapai 13.015 penumpang. Angka tertinggi terjadi pada Rabu (24/12/2025) atau bertepatan dengan malam Natal. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan volume penumpang […]

    Bagikan
  • Terobosan Pemkot Madiun “SI NOVA AYU” untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Terobosan Pemkot Madiun “SI NOVA AYU” untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun kembali menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik. Kali ini melalui program SI NOVA AYU, sebuah kompetisi inovasi pelayanan publik bertema “Mewujudkan Pelayanan Publik Berdampak untuk Kesejahteraan Masyarakat”, yang resmi diluncurkan oleh Wali Kota Madiun, Maidi, di Taman Hijau Demangan (THD), Senin (21/04/2025). Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gandeng Investor, Dumilah Park Siap Direvitalisasi dengan Nilai Investasi hingga Rp. 100 Miliar

    Pemkot Madiun Gandeng Investor, Dumilah Park Siap Direvitalisasi dengan Nilai Investasi hingga Rp. 100 Miliar

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Taman Hiburan Rakyat (THR) atau Dumilah Park di Jalan Slamet Riyadi Madiun segera direvitalisasi. Pemerintah Kota Madiun bersama PT. Surya telah mencapai kesepakatan awal dengan investor terkait rencana pembangunan ulang kawasan wisata tersebut. Audiensi lanjutan antara Wali Kota Madiun Maidi dan pihak investor digelar pada Rabu (05/11/2025) lalu. Wali Kota […]

    Bagikan
  • Langkah Hukum PSHT Pusat Madiun Menguat, Soroti Munas IPSI hingga Legitimasi Sepihak

    Langkah Hukum PSHT Pusat Madiun Menguat, Soroti Munas IPSI hingga Legitimasi Sepihak

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menegaskan akan menempuh langkah hukum tegas dalam menghadapi polemik sengketa kepengurusan yang masih berlangsung. Upaya ini mencakup pelaporan pidana hingga gugatan di pengadilan, menyusul berbagai klaim sepihak dan gangguan terhadap aktivitas organisasi di lapangan. Ketua Lembaga Hukum dan Advokasi PSHT Pusat Madiun, Maryano, menyatakan […]

    Bagikan
  • Sidang Perdana Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko, Jaksa Ungkap Tiga Kasus Korupsi

    Sidang Perdana Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko, Jaksa Ungkap Tiga Kasus Korupsi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jumat (10/4/2026). Dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan, Sugiri didakwa terlibat dalam tiga perkara korupsi yang mencakup dugaan suap dan gratifikasi. Sidang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan dua terdakwa lain, yakni Direktur RS Harjono […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui pemantauan rutin dan pendampingan lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pengukuran tinggi badan anak di posyandu menjadi indikator utama pemantauan setiap bulan. “Stunting itu fokus utamanya tinggi badan […]

    Bagikan
expand_less