Berita Terkini
Trending Tags

HLM TPID Kota Madiun 2026, Ancaman Cuaca dan Geopolitik Jadi Fokus Pengendalian Inflasi Pangan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
HLM TPID Kota Madiun bahas strategi tekan inflasi pangan 2026, (29/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Rabu (29/4/2026). Forum strategis ini menyoroti potensi tekanan inflasi, khususnya dari sektor pangan akibat faktor cuaca dan dinamika global.

Kegiatan yang digelar di Kota Madiun ini dihadiri jajaran OPD Pemkot Madiun, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri, BPS Kota Madiun, Bakorwil Madiun, serta perwakilan asosiasi petani cabai dan bawang merah dan stakeholder terkait.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Deasi Surya Andarina, menegaskan bahwa komoditas pangan menjadi sektor paling rentan terhadap inflasi sepanjang tahun 2026. Menurutnya, potensi gangguan cuaca hingga akhir tahun berisiko mengganggu produksi pertanian.

“Yang perlu diwaspadai memang pangan. Tahun ini masih diprediksi ada gangguan cuaca sampai akhir tahun. Selain itu, dampak global seperti kenaikan harga minyak juga berpengaruh pada harga pupuk, yang akhirnya meningkatkan ongkos produksi pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, kenaikan biaya produksi berpotensi mendorong kenaikan harga pangan di tingkat konsumen. Untuk itu, pemerintah daerah didorong memperkuat program ketahanan pangan seperti urban farming dan program pangan lestari agar mampu meredam gejolak harga.

“Dari Pemerintah Kota Madiun sudah punya urban farming tadi, kemudian ada program pangan lestari, itu mungkin bisa ditingkatkan di masing-masing daerah,” tutupnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menekankan pentingnya tindak lanjut konkret atas rekomendasi Bank Indonesia dalam forum TPID. Ia meminta seluruh perangkat daerah tidak bersikap pasif terhadap potensi inflasi.

“Saya minta apa yang menjadi saran dari BI benar-benar ditindaklanjuti. Kita tidak boleh lengah. Program kami adalah intervensi ke bawah agar masyarakat tetap aman, nyaman, dan tenang,” tegasnya.

Bagus juga menyoroti pentingnya validitas data dalam penyusunan kebijakan. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci dalam menentukan strategi intervensi serta perencanaan anggaran daerah (APBD).

“Kalau datanya tidak valid, hasilnya juga tidak akan maksimal. Padahal program strategis pemerintah pasti berbasis presisi,” tambahnya.

Terkait dampak geopolitik dan fenomena El Nino terhadap inflasi, ia mengakui mulai adanya kenaikan harga, terutama pada sektor pengadaan barang. Kondisi ini membuat pemerintah daerah harus berhati-hati dalam merealisasikan program, terutama yang berkaitan dengan standar harga satuan (SHS).

“Harga sekarang sudah di atas SHS. Kami tidak ingin menyalahi aturan, jadi masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya.

Meski demikian, ia memastikan kondisi inflasi di Kota Madiun saat ini masih relatif terkendali, terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa kenaikan harga pada sektor lain berpotensi berdampak lanjutan terhadap harga bahan pokok.

“Untuk kebutuhan pokok masih aman, insyaallah. Tapi kebutuhan lain perlu diwaspadai karena bisa terdampak kenaikan,” pungkasnya.

Melalui HLM TPID ini, Pemerintah Kota Madiun menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah tantangan global dan perubahan iklim yang terus berkembang. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo meningkat signifikan. Tercatat 21 warga terserang penyakit dari nyamuk Aedes aegypti itu. Sebagai upaya mencegah penyebaran lebih luas, Pemerintah Desa Bancar bersama petugas kesehatan melakukan fogging di 26 RT sejak sepekan terakhir. Sekretaris Desa Bancar, Muhammad Nurcholis, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Menyingkap Jejak Kampung Jerman di Telaga Sarangan, Sejarah Sunyi dari Masa Pendudukan Jepang

    Menyingkap Jejak Kampung Jerman di Telaga Sarangan, Sejarah Sunyi dari Masa Pendudukan Jepang

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan selama ini dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata alam terpopuler di Jawa Timur. Hamparan telaga dengan latar perbukitan hijau dan udara sejuk menjadi daya tarik wisatawan sejak masa kolonial Belanda. Namun di balik pesonanya, kawasan ini menyimpan babak sejarah yang jarang disorot. Yakni hadirnya komunitas […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila milik pembudidaya di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali ditemukan mati mengapung pada Rabu pagi (09/07/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kematian massal ikan ini diduga kuat disebabkan oleh naiknya kandungan gas belerang dari dasar telaga akibat cuaca ekstrem yang tak menentu dan suhu udara yang sangat dingin dalam […]

    Bagikan
  • Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan Jawa Timur kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal keindahan alamnya, namun harga makanan minuman yang dinilai tidak wajar. Hal itu pun viral di media social usai salah satu wisatawan membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dirasakan saat bertransaksi di salah satu warung sekitar telaga di lereng Gunung Lawu tersebut. […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Berebut Jajan hingga Buceng Porak Jelang 1 Suro di Ponorogo

    Ribuan Warga Berebut Jajan hingga Buceng Porak Jelang 1 Suro di Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang ruas jalan dari Makam Batoro Katong di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, hingga Paseban Alun-Alun Ponorogo untuk mengikuti prosesi kirab pusaka dan tradisi Buceng Porak, Kamis (26/06/2025). Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Grebeg Suro 2025 yang digelar untuk menyambut datangnya 1 Muharam atau […]

    Bagikan
  • Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    Pedagang Alun-Alun Madiun Tolak Relokasi, Tuntut Kepastian Jam Operasional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun mendatangi Kantor Dinas Perdagangan setempat untuk meminta kejelasan terkait isu relokasi dan pengaturan jam operasional. Aksi ini dipicu kekhawatiran pedagang atas rencana pemindahan lokasi berjualan yang dinilai belum memiliki konsep matang. Perwakilan pedagang, Dedy Luryanto, mengatakan para PKL menolak keras […]

    Bagikan
expand_less