Berita Terkini
Trending Tags

Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Polres Magetan Periksa 5 Saksi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 201
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kanit PPA Polres Magetan pastikan proses penyelidikan terus berjalan, (27/02/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang bayi berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, tengah mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Bayi yang masih sangat rentan itu ditemukan dalam kondisi terluka setelah sempat ditinggal sebentar oleh salah satu anggota keluarganya. Ketika kembali, keluarga terkejut mendapati bayi menangis keras karena kesakitan. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Samudra Husada Magetan untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Kanit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Magetan, Aiptu Totok Sudiartanto, memastikan proses penyelidikan terus berjalan. Ia menegaskan bahwa pihaknya masih membutuhkan waktu untuk merampungkan keterangan dari para dokter yang menangani korban.

“Kami sedang melengkapi pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit swasta yang menangani bayi ini. Prosedurnya berbeda dengan koordinasi jika kami berhubungan dengan RSUD, jadi prosesnya memang membutuhkan waktu,” ujar Aiptu Totok, Jumat (27/2/2026).

Hingga kini, pemeriksaan terhadap para saksi masih berlangsung. Menurut Aiptu Totok, sudah ada sedikitnya lima orang dari pihak keluarga yang dipanggil untuk memberikan keterangan. “Pemeriksaan saksi masih terus berjalan. Ada sekitar lima orang dari keluarga yang sudah kami mintai keterangan,” jelasnya.

Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti luka pada bayi tersebut maupun siapa pelaku di balik dugaan penganiayaan tersebut. “Kami belum bisa memastikan penyebab luka ataupun siapa pelakunya,” tegas Aiptu Totok. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat remaja korban ledakan petasan di Kabupaten Magetan kini kondisinya mulai membaik. Mereka menjalani perawatan intensif sejak dirujuk ke RSUD Sayidiman pada Sabtu (05/04/2025) lalu. Dari diagnose tim medis, keempatnya mengalami luka bakar sekitar 15 hingga 20 persen di bagian kaki, badan dan muka. “Kondisi saat ini sudah stabil. Untuk […]

    Bagikan
  • Viral Kasus Daycare Yogyakarta, Dinsos PP-PA dan Dindik Kota Madiun Sidak dan Lakukan Pembinaan Daycare

    Viral Kasus Daycare Yogyakarta, Dinsos PP-PA dan Dindik Kota Madiun Sidak dan Lakukan Pembinaan Daycare

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyusul viralnya kasus dugaan permasalahan di Daycare di Yogyakarta, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP-PA) bersama Dinas Pendidikan Kota Madiun melakukan pemantauan langsung ke sejumlah tempat penitipan anak atau Daycare, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kasus serupa tidak terjadi di Kota Madiun. Selain pemantauan, petugas […]

    Bagikan
  • Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gedung lama milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) di Jalan Tripandita, Kelurahan Sukowinangun segera alih fungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan bangunan tersebut tidak lagi dipakai sebagai gudang penyimpanan barang, melainkan akan dialihfungsikan untuk mendukung pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengatakan […]

    Bagikan
  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Viral Pemotor Dikeroyok Usai Tabrakan Dengan Pedagang Nasi Goreng

    Viral Pemotor Dikeroyok Usai Tabrakan Dengan Pedagang Nasi Goreng

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah video kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Yamaha N-Max dan gerobak nasi goreng viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di simpang tiga Jalan Gajah Mada – Urip Sumoharjo, Kota Madiun, pada Minggu malam (16/11/2025). Dalam rekaman yang beredar, tampak pedagang nasi goreng tengah membersihkan dagangannya yang tumpah akibat insiden […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Tancap Gas, Ketahanan Pangan Menjadi Skala Prioritas

    Pemkab Madiun Tancap Gas, Ketahanan Pangan Menjadi Skala Prioritas

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Usai dilantik Presiden Prabowo Subianto, Pemkab Madiun tancap gas menterjemahkan program Asta Cita. Hal itu sudah linier dengan 10 program unggulan yang digagas Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun, dr Purnomo Hadi. “Tentu saja apa yang menjadi program pusat yaitu Asta Cita nah di Kab Madiun itu ada 10 […]

    Bagikan
expand_less