Berita Terkini
Trending Tags

Dua Korban Ledakan Petasan Masih Dirawat Intensif, Satu Alami Luka Bakar 36 Persen

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Korban ledakan petasan di Ponorogo dirawat intensif di RSUD dr. Harjono, (2/3/2026), Foto : Ega Patria

Sinergia Ponorogo — Dua korban selamat dalam insiden ledakan petasan di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono Ponorogo. Salah satu korban mengalami luka bakar cukup serius hingga harus dirawat di ruang ICU.

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kedua korban langsung mendapatkan penanganan medis. Tim dokter melakukan operasi pembersihan jaringan luka bakar terhadap Ahmad Fato’ani (20), warga Desa Molosari, Kecamatan Sukorejo, yang menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu sore lalu tersebut.

Kepala Bidang Humas RSUD dr. Harjono Ponorogo, Sugianto, mengatakan Ahmad mengalami luka bakar sekitar 36 persen dari total permukaan tubuhnya.

“Pasien mengalami luka bakar cukup serius, sekitar 36 persen. Saat ini dirawat di ruang ICU dan menggunakan alat bantu napas,” ujar Sugianto.

Ia menjelaskan, luka bakar terdapat di bagian wajah, leher, tangan, dan kaki. Area leher menjadi perhatian khusus karena terdapat pembuluh darah besar, pusat saraf, serta saluran pernapasan yang vital sehingga kondisinya harus dipantau secara ketat.

Sementara itu, korban lainnya, Hindar Agusta (23), mengaku saat kejadian dirinya tengah mengembalikan kunci bengkel. Tak lama kemudian, ledakan terjadi dan membuatnya terpental beberapa meter.

“Ledakannya keras sekali, saya sampai terpental. Wajah dan tangan saya kena luka bakar,” ungkapnya.

Hindar juga membenarkan bahwa warga sekitar sempat menegur para remaja yang kerap berkumpul di lokasi tersebut. Selama bulan Ramadan, rumah itu disebut sering digunakan sebagai tempat meracik petasan sekaligus pembuatan balon udara.

Pihak rumah sakit memastikan kedua korban mendapatkan penanganan maksimal, termasuk pemberian obat-obatan, antibiotik, serta pemantauan intensif terhadap kemungkinan gangguan pernapasan dan infeksi lanjutan.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026). Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden […]

    Bagikan
  • Warga Antusias Serbu Program Pangan Murah Polsek Wungu

    Warga Antusias Serbu Program Pangan Murah Polsek Wungu

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puluhan warga Kecamatan Wungu memadati posko Gerakan Pangan Murah yang digelar Polsek Wungu, Polres Madiun, bersama Bulog di balai Kelurahan Wungu, Selasa (12/08/2025). Program ini menawarkan beras dengan harga lebih rendah dari pasaran untuk membantu kebutuhan pokok masyarakat menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Tingginya minat membuat sebagian warga terpaksa pulang […]

    Bagikan
  • CJH Asal Madiun Sempat Dirawat di Ambulance Jelang Berangkat ke Embarkasi Surabaya

    CJH Asal Madiun Sempat Dirawat di Ambulance Jelang Berangkat ke Embarkasi Surabaya

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satu dari 199 calon jemaah haji (CJH) kloter 52 asal Kabupaten Madiun terpaksa mendapatkan perawatan medis di dalam ambulance milik Public Safety Center (PSC) saat akan diberangkatkan dari Pendopo Ronggo Djumeno menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Jumat (16/05/2025). Calon jemaah Haji Agus Karyanto (75) warga Kecamatan Wungu, sempat mengalami penurunan […]

    Bagikan
  • Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam memperingati imlek Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Madiun menyelenggarakan festival Barongsai pada Senin (28/01/2025). Ratusan warga Kota Madiun tumpah ruah memadati jalan area festival untuk menyaksikan kemeriahan Festival Barongsai. Acara ini yang semula diadakan pada hari Senin sore (27/01/2025) harus di tunda karena terkendala cuaca.  Ketua FOBI Kota […]

    Bagikan
  • Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga Dusun Tempuran, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan cara berbeda. Mereka menggelar upacara bendera tradisional yang diikuti perwakilan dari setiap RT dengan mengenakan beragam kostum unik, mulai dari pakaian zaman dulu, busana suku Dayak dan Indian, kebaya, hingga kostum Mak Lampir Senin […]

    Bagikan
  • Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Rabu (24/12/2025).  Aksi demonstrasi dipicu insiden pembubaran acara bedah dan diskusi buku karya kolektif Tim Indonesia Baru—yang ditulis Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu—yang […]

    Bagikan
expand_less