Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 319
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Foto : Tova/Sinergia

Sinergia | Madiun — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Rabu (24/12/2025). 

Aksi demonstrasi dipicu insiden pembubaran acara bedah dan diskusi buku karya kolektif Tim Indonesia Baru—yang ditulis Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu—yang digelar di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, pada Sabtu (20/12/2025). Pembubaran dilakukan oleh aparat pemerintah setempat.

Dengan membawa spanduk dan menyampaikan orasi, para mahasiswa menuntut klarifikasi dari Camat Madiun atas tindakan pembubaran tersebut. Mereka juga mendesak Bupati Madiun untuk mengevaluasi kinerja birokrasi yang dinilai telah mencederai kebebasan akademik dan kegiatan literasi masyarakat.

Koordinator aksi, Ismail Hamdan Hidayatuloh Fauzan, menilai pembubaran kegiatan diskusi buku merupakan tindakan yang melanggar hak intelektual dan kebebasan akademik. Menurutnya, kegiatan literasi seperti bedah buku merupakan ruang publik yang sah dan tidak melanggar aturan.

“Kami hadir di lokasi dan sangat kecewa kegiatan tersebut dibubarkan. Di daerah lain, buku ini justru diterima dengan baik bahkan difasilitasi pemerintah setempat. Mengapa di Madiun justru dilarang dan dibubarkan oleh pemerintah, dalam hal ini Camat Madiun?” kata Ismail dalam orasinya.

Image Not Found
Camat Madiun Muksin Harjoko yang hadir menemui Aliansi BEM, Foto : Tova/Sinergia

Ia menegaskan mahasiswa menuntut Camat Madiun untuk memberikan klarifikasi terbuka sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa dan masyarakat. Selain itu, Aliansi BEM Madiun meminta Bupati Madiun, Hari Wuryanto, untuk mengevaluasi dan menjatuhkan sanksi atas tindakan yang dinilai arogansi tersebut.

Ismail juga menyampaikan ultimatum kepada Pemerintah Kabupaten Madiun. Jika dalam waktu 3×24 jam pasca aksi tidak ada tindak lanjut, atau apabila ditemukan indikasi bahwa pembubaran ditunggangi pihak tertentu, mahasiswa menuntut agar Camat Madiun dijatuhi sanksi tegas hingga pencopotan jabatan.

“Tindakan pembubaran ini mengganggu rasa aman kami. Ke depan, kami bisa takut dan tidak nyaman mengadakan kegiatan literasi atau mengundang narasumber akademisi. Jika ini dibiarkan, yang dirugikan adalah dunia pendidikan dan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Madiun Muksin Harjoko yang hadir menemui massa aksi mengakui pembubaran kegiatan bedah buku tersebut merupakan inisiatif dan kewenangannya sendiri. Di hadapan mahasiswa, Muksin hanya menyampaikan permohonan maaf.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai alasan pembubaran paksa diskusi buku di Pasar Pundensari, Muksin enggan memberikan penjelasan detail. Ia mengaku belum pernah membaca buku Reset Indonesia dan tidak mengetahui isi pembahasan dalam kegiatan tersebut. “Saya akui ini kekhilafan saya. Saya belum pernah membaca buku itu dan tidak tahu isinya. Saya memohon maaf atas kekhilafan tersebut, dan biarlah Tuhan yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya singkat.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Bihalal Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Jalin Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Jamu

    Halal Bihalal Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Jalin Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Jamu

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Kota Madiun kembali menggelar kegiatan tahunan halal bihalal yang menjadi agenda rutin organisasi tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada sore hari ini dihadiri oleh para pelaku usaha jamu tradisional serta dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi dan sejumlah pemimpin daerah di Kota Madiun. Ketua Asosiasi Rempah Rimpang, […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Gelar Donor Darah untuk Peringati HUT ke-80

    KAI Daop 7 Madiun Gelar Donor Darah untuk Peringati HUT ke-80

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memperingati hari jadi ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero), Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas insan KAI. Melalui donor darah, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial, baik di lingkungan internal maupun dengan […]

    Bagikan
  • TMMD Ngluyu Nganjuk, Pengentasan Jerat Kemiskinan dan Stunting

    TMMD Ngluyu Nganjuk, Pengentasan Jerat Kemiskinan dan Stunting

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 siap digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia pada 6 Mei mendatang. Salah satunya di Kabupaten Nganjuk yang menyasar Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu dan Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong. Sebagai sasaran utama akan dilakukan pengerasan jalan sepanjang 1.100 meter dan lebar 3 meter yang […]

    Bagikan
  • KPK Amankan Uang Tunai dari Rumah Dinas Bupati Ponorogo

    KPK Amankan Uang Tunai dari Rumah Dinas Bupati Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan langkah lanjutan dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersama tiga tersangka lainnya. Pada Selasa (11/11/2025), tim penyidik KPK menggelar penggeledahan besar-besaran di enam lokasi berbeda di wilayah Ponorogo. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan resminya kepada Sinergia Mediatama, […]

    Bagikan
  • Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

    Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Krisis kekurangan murid baru menghantui sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Magetan. Data dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) mencatat, hingga penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 23 Juni 2025, tiga SDN tercatat nihil pendaftar. Ketiga sekolah itu adalah SDN Bangsri 1 (Kecamatan Ngariboyo), SDN Mojorejo 2 […]

    Bagikan
  • Misi Kemanusiaan Berujung Penahanan Israel, Keluarga Aktivis Ponorogo Menanti Kepastian

    Misi Kemanusiaan Berujung Penahanan Israel, Keluarga Aktivis Ponorogo Menanti Kepastian

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Keluarga Herman Budianto  (53), salah satu aktivis kemanusiaan asal Indonesia yang dilaporkan ditahan militer Israel saat mengikuti misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah tegas untuk membebaskan para WNI tersebut. Suasana cemas terlihat di rumah keluarga Herman di Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, […]

    Bagikan
expand_less