Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
warga dibantu anggota tni menyeberangi sungai arus deras, foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah jembatan penyebrangan di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, roboh akibat pondasinya tergerus derasnya arus sungai. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, bahkan beberapa di antaranya nekat menerjang banjir untuk bisa beraktivitas.

Jembatan besi sepanjang 10 x 3 meter itu putus pada Senin malam (17/05/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya 400 jiwa dari 100 kepala keluarga (KK) di Dukuh Sumber Rejo terisolasi.

Dengan putusnya jembatan, warga yang hendak pergi ke sawah maupun anak-anak yang ingin berangkat ke sekolah terpaksa menyeberangi sungai yang tengah meluap. Meski arus deras dan dasar sungai berbatu, mereka tetap berusaha menyeberang karena tidak ada alternatif lain.

“Jembatannya ambrol, Mas. Terpaksa nyebrang sungai. Anak saya sampai harus saya gendong karena ada acara di sekolah. Kalau lewat jalan lain harus memutar jauh,” ujar Selamet, salah satu warga.

Image Not Found
warga dibantu anggota tni menyeberangi sungai arus deras, foto : Patria – Sinergia

Selain arus yang deras, kondisi dasar sungai yang tidak rata semakin membahayakan keselamatan warga. Hal ini juga diamini oleh Serda Cahyo Arif, Babinsa Desa Munggu, yang turut membantu warga menyeberang.

“Selain arus deras, dasar sungai ini berbatu dan tidak rata. Sangat berbahaya bagi warga yang menyeberang,” katanya.

Jembatan ini merupakan akses utama warga menuju sekolah dan pasar. Tanpa jembatan, mereka harus mencari jalur alternatif dengan memutar sejauh 10 kilometer melewati jalan tanah yang licin, terutama saat musim hujan.

“Ini kejadiannya kemarin malam, Mas. Sungai meluap dan jembatan roboh. Ini jalan utama kami, kalau mau lewat jalan lain harus mutar 10 kilometer, itu pun jalannya masih tanah dan licin kalau hujan,” ungkap Muhamad Sobirin, warga lainnya.

Warga berharap pemerintah segera membangun jembatan darurat agar mereka bisa beraktivitas dengan aman.

Hingga saat ini, warga masih menunggu perhatian dari pihak terkait untuk segera mengambil langkah darurat dalam mengatasi masalah ini.

 Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kota Bongkar Kasus Penipuan hingga Curanmor Bermodus Kencan Online

    Polres Madiun Kota Bongkar Kasus Penipuan hingga Curanmor Bermodus Kencan Online

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota menunjukkan komitmen dalam memberantas tindak kriminal di wilayah hukumnya. Dalam kurun waktu berdekatan, aparat berhasil mengungkap dua kasus berbeda, yakni penipuan dana talangan dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan modus kencan online. Kasus praktik penipuan dan penggelapan dengan modus kerja sama dana talangan untuk take […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Karangjati Ngawi Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

    Rumah Warga di Karangjati Ngawi Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Rumah milik Anis Murtafiah warga di Dusun Karanganyar RT 01 RW 03, Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, hangus terbakar dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Rabu dini hari (18/06/2025). Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga melalui call center 113 sekitar pukul 02.30 […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggencarkan upaya pengentasan kemiskinan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk yayasan sosial. Salah satu kolaborasi terbaru dilakukan bersama Yayasan Nurul Hayat dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pasangan suami istri Mardi dan Ngatinem, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut. […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Dukung Pengembangan Sirkuit Parang, Apresiasi Prestasi Mario Aji

    Gubernur Khofifah Dukung Pengembangan Sirkuit Parang, Apresiasi Prestasi Mario Aji

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan dukungannya terhadap percepatan pengembangan Sirkuit Parang di Kabupaten Magetan. Fasilitas penunjang di lintasan kebanggaan warga Magetan itu kini terus dibenahi agar segera memenuhi standar nasional dan masuk dalam agenda resmi event otomotif Tanah Air. Khofifah menyebut, pembangunan dan peningkatan sarana di Sirkuit Parang menjadi […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Sampaikan Nota Penjelasan APBD 2024, Pendapatan Capai Rp. 2,2 Triliun 

    Bupati Madiun Sampaikan Nota Penjelasan APBD 2024, Pendapatan Capai Rp. 2,2 Triliun 

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Bupati Madiun tentang Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Madiun tahun 2024. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Fery Sudarsono bersama jajaran Pimpinan DPRD. Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan Nota Penjelasan atas Laporan Realisasi […]

    Bagikan
  • Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkara cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh pihak istri masih mendominasi angka perceraian di Kabupaten Magetan sepanjang 2025. Banyak di antaranya melibatkan istri yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri. Berdasarkan data laporan tahunan Pengadilan Agama (PA) Magetan, sepanjang 2025 tercatat 848 perkara cerai gugat dan 308 […]

    Bagikan
expand_less