Berita Terkini
Trending Tags

Yon TP Dibangun di Hutan Mategal Magetan, 600 Prajurit Mulai Masuk Juni 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 516
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pembangunan Yon TP Magetan diproyeksi dongkrak ekonomi warga desa. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kabupaten Magetan mulai dipercepat. Lokasi pembangunan berada di kawasan hutan petak 32 RPH Gangsiran, BKPH Sampung, wilayah Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan luas lahan mencapai 51,13 hektare milik Perhutani.

Yon TP di Magetan menjadi bagian pembangunan tahap IV Kodam V/Brawijaya bersama 16 titik lain di Jawa Timur. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis, memiliki akses jalan lebar, kontur tanah relatif datar, dekat pusat ekonomi masyarakat, serta berada tidak jauh dari objek vital nasional Lanud Iswahjudi di Kecamatan Maospati.

Saat meninjau lokasi pembangunan, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meminta seluruh proses pembangunan melibatkan masyarakat sekitar agar dampak ekonominya langsung dirasakan warga.

“Kalau bisa tenaga kerja dari Desa Mategal dilibatkan sebanyak-banyaknya. Yang penting honornya cukup,” ujar Rudy Saladin.

Pangdam menargetkan empat barak awal beserta fasilitas pendukung seperti air dan listrik rampung pada awal Juli 2026. Barak tersebut dipersiapkan untuk menampung sekitar 600 prajurit yang dijadwalkan mulai masuk ke lokasi pada awal hingga pertengahan Juni mendatang.

Image Not Found
Pangdam V/Brawijaya tinjau pembangunan Yon TP di Mategal Magetan, Foto : Istimewa

“Sekitar enam ratus personel akan mulai tinggal dan bertugas di sini. Dampaknya secara ekonomi pasti luar biasa,” katanya.

Menurut Rudy, keberadaan ratusan prajurit diperkirakan memicu perputaran ekonomi baru di Desa Mategal dan sekitarnya. Kebutuhan pangan, warung makan, laundry, jasa jahit, pangkas rambut hingga UMKM warga diproyeksikan ikut berkembang.

Ia memperkirakan uang yang beredar dari kebutuhan prajurit bisa mencapai Rp1,8 miliar per bulan.

“Kalau satu prajurit membelanjakan sekitar tiga juta rupiah per bulan, maka uang yang berputar di desa ini bisa miliaran rupiah,” ujarnya.

Selain fungsi pertahanan wilayah, Yon TP juga diklaim mampu membantu pengamanan daerah. Pangdam menyebut sejumlah wilayah yang telah memiliki Yon TP mengalami penurunan angka kriminalitas setelah adanya patroli bersama TNI dan kepolisian.

Yon TP Mategal nantinya tidak hanya memiliki kompi tempur, tetapi juga kompi pertanian, peternakan, konstruksi, dan medis yang diproyeksikan mendukung ketahanan pangan, pembangunan desa, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam arahannya, Pangdam juga meminta kontraktor tetap mempertahankan pohon-pohon besar di kawasan hutan agar lingkungan Yon TP tetap rindang dan tidak gersang.

“Kalau memang tidak perlu ditebang jangan ditebang. Bangunannya menyesuaikan supaya batalyon tetap sejuk dan nyaman,” tegasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakiyem atau yang akrab disapa Mbok Yem, pemilik warung legendaris di Puncak Gunung Lawu, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo. Diketahui, perempuan berusia 82 tahun itu ditangani oleh tiga dokter spesialis, yakni spesialis paru, penyakit dalam, dan jantung. Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Moh. Arbain menjelaskan kondisi Mbok […]

    Bagikan
  • Mengikuti City Tour Jemaah Sindo Wisata dan KBIHU Ulul Azmi ke Kota Thaif

    Mengikuti City Tour Jemaah Sindo Wisata dan KBIHU Ulul Azmi ke Kota Thaif

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Arab Saudi – Usai menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifa dan Mina (Armuzna), H. Ulul Azmi, Pimpinan Sindo Wisata Jawa Timur sekaligus Pimpinan KBIHU Ulul Azmi Al Mukarramah mengajak para jemaah untuk melaksanakan city tour pada Selasa (10/06/2025). Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata pun berangkat menggunakan bus untuk menuju ke Maktab jemaah haji […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

    Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memilih bersikap hati-hati dalam menanggapi polemik tambang galian C milik PT Anugrah Karya Pasti di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Aktivitas tambang tersebut menjadi sorotan publik setelah tebing setinggi belasan meter longsor dan menewaskan satu orang sopir truk beberapa waktu lalu. Gubernur Jawa Timur, Khofifah […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah tas kain berwarna kuning berisi 155 butir peluru ditemukan di KM 604A Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya di wilayah Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (15/08/2025). Polisi segera melakukan penyelidikan untuk melacak pemilik tas dan asal-usul amunisi tersebut. Kanit Pidum Satreskrim Polres Madiun, Ipda Ichsan Novianto, membenarkan penemuan yang pertama […]

    Bagikan
  • Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polemik Surat produk ATR/BPN Kota Madiun yang berisi klaim tanah warga jadi aset Pemkot Madiun terus bergulir. Dosen Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Solo menyebut surat BPN itu secara regulasi bukanlah sebuah produk hukum yang sah dari kantor BPN. “Saya mencermati surat BPN itu hanya untuk internal […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gencarkan Sosialisasi Mesin Incinerator untuk Wujudkan Kota Zero Sampah

    Pemkot Madiun Gencarkan Sosialisasi Mesin Incinerator untuk Wujudkan Kota Zero Sampah

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mewujudkan predikat Kota Zero Sampah terus digenjot Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun. Salah satunya melalui sosialisasi pemanfaatan mesin incinerator atau pembakar sampah kepada masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya sebatas menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga bisa memberikan nilai tambah bagi daerah.  “Saya tekuni persoalan sampah […]

    Bagikan
expand_less