Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun Masih Kurang Ribuan, Baru 8.100 Titik Terpasang

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 375
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun masih kurang ribuan titik, (3/3/2026), Foto : Tova

Sinergia | Madiun – Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Madiun hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total kebutuhan sekitar 10 ribu titik alat penerangan jalan (APJ), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun baru mampu memasang sekitar 8.100 titik.

Kepala Seksi Prasarana Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Devie Anggara, membenarkan masih adanya kekurangan tersebut. Ia menyebut, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan PJU di wilayahnya.

“Kalau total kebutuhan itu sekitar 10 ribu sekian titik. Saat ini yang sudah terpasang sekitar 7.459 titik, ditambah sekitar 600 titik existing, jadi totalnya kurang lebih 8.100. Artinya memang masih kurang cukup banyak,” ujar Devie, Selasa (3/3/2026).

Menurut Devie, mayoritas kekurangan PJU berada di wilayah pelosok, terutama yang belum masuk skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Untuk tahun 2026, Dishub Kabupaten Madiun mengalokasikan anggaran sekitar Rp 900 juta hingga Rp 1 miliar guna menambah titik PJU baru. Dari anggaran tersebut, diperkirakan hanya mampu merealisasikan sekitar 60 titik tambahan.

“Anggarannya kurang lebih sekitar Rp 900 jutaan sampai Rp 1 miliar. Itu nanti dapatnya sekitar 60-an titik. Akan tersebar di beberapa wilayah yang kondisinya cukup rawan,” jelasnya.

Image Not Found
Dari 10 ribu kebutuhan, baru 8.100 terpasang karena keterbatasan anggaran daerah, (3/3/2026), Foto : Tova

Salah satu wilayah yang menjadi prioritas pemasangan adalah kawasan Kampung Baru, Kecamatan Saradan. Menurut Devie, ruas jalan di wilayah tersebut cukup panjang dan minim penerangan sehingga membuat warga merasa khawatir saat beraktivitas pada malam hari.

“Di arah Saradan, Kampung Baru, itu jalannya panjang dan gelap. Masyarakat kalau mau keluar malam hari cukup takut, jadi salah satunya dipasang di situ,” katanya.

Tingginya biaya pemasangan juga menjadi tantangan tersendiri.

Berdasarkan harga di e-katalog, satu titik APJ membutuhkan anggaran sekitar Rp 17 juta hingga Rp 20 juta. “Di e-katalog kisarannya antara Rp 17 sampai Rp 20 juta per titik,” ungkap Devie.

Dishub pun mengimbau masyarakat untuk turut menjaga fasilitas yang telah dipasang. Pasalnya, masih ditemukan aksi vandalisme seperti pemasangan baliho dan spanduk pada tiang PJU yang dapat mengganggu fungsi penerangan.

“Kami mohon fasilitas yang sudah disediakan pemerintah dijaga dan tidak dirusak. Biasanya ada yang ditempeli baliho atau spanduk sehingga menurunkan fungsinya,” tuturnya.(Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Kota Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Lewat WBR 2026

    RSUD Kota Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Lewat WBR 2026

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun memanfaatkan kegiatan Walikota Bersama Rakyat (WBR) 2026 sebagai sarana untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Langkah tersebut menyasar warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengakses fasilitas kesehatan pada jam pelayanan reguler. Direktur RSUD Kota Madiun, dr Muhammad Nur, mengatakan WBR menjadi salah satu […]

    Bagikan
  • HUT ke-81 RI di Pondok Lansia Kota Madiun, Upacara Khidmat hingga Lomba Makan Kerupuk Bikin Mbah Mbah Ceria

    HUT ke-81 RI di Pondok Lansia Kota Madiun, Upacara Khidmat hingga Lomba Makan Kerupuk Bikin Mbah Mbah Ceria

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Pondok Lansia Kota Madiun, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat sekaligus penuh keceriaan. Para penghuni pondok di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, tak hanya menjadi peserta upacara, tetapi juga terlibat sebagai petugas. Konsep peringatan kemerdekaan tahun ini terasa istimewa karena kegiatan benar-benar mengusung semangat […]

    Bagikan
  • HLM TPID Kota Madiun 2026, Ancaman Cuaca dan Geopolitik Jadi Fokus Pengendalian Inflasi Pangan

    HLM TPID Kota Madiun 2026, Ancaman Cuaca dan Geopolitik Jadi Fokus Pengendalian Inflasi Pangan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Rabu (29/4/2026). Forum strategis ini menyoroti potensi tekanan inflasi, khususnya dari sektor pangan akibat faktor cuaca dan dinamika global. Kegiatan yang digelar di Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap motif di balik aksi penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial AZ (20) yang terjadi di sekitar Pasar Kerten, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Insiden yang berlangsung pada Minggu siang (5/4/2026) yang sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet. Sebelumnya, beredar narasi yang menyebut korban tengah berboncengan dengan […]

    Bagikan
  • Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Konflik global, khususnya antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang terjadi saat ini memberikan dampak luas bagi banyak negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. “Dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks saat ini memberikan dampak signifikan terhadap berbagai negara, termasuk kondisi di dalam negeri,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro […]

    Bagikan
  • Lagi-Lagi Diisi Penjabat, Jabatan Sekda Magetan Kembali Tak Definitif

    Lagi-Lagi Diisi Penjabat, Jabatan Sekda Magetan Kembali Tak Definitif

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan kembali diisi oleh Penjabat (Pj). Kali ini, Muhtar Wahid resmi dilantik sebagai Pj Sekda oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, dalam sebuah seremoni di ruang jamuan Pendapa Surya Graha, Sabtu (28/06/2025). Pelantikan ini menambah deretan panjang rotasi pejabat sementara di posisi strategis tersebut. Padahal, jabatan […]

    Bagikan
expand_less