Berita Terkini
Trending Tags

Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 219
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku ditembak polisi saat melawan, (4/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Ngawi – Seorang residivis pencurian di Kabupaten Ngawi kembali ditangkap setelah melakukan serangkaian aksi kriminal, mulai dari pencurian uang puluhan juta rupiah hingga dua unit sepeda motor. Pelaku bernama Samidi (50), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena melawan saat pengembangan kasus untuk menunjukkan lokasi barang bukti.

Peristiwa penembakan terjadi pada Selasa (3/3/2026) siang saat tim Resmob Polres Ngawi membawa pelaku untuk mencari motor hasil curiannya. Saat mencoba kabur dan melawan, polisi menembakkan peluru ke kaki kanan Samidi. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasus yang menjerat Samidi berawal dari pencurian uang hampir Rp50 juta milik seorang pedagang gabah, Bambang Saputra (46), warga Desa Gelung. Aksi itu terjadi pada Rabu (20/8/2025) lalu. Pelaku masuk dengan cara merusak dinding bambu di samping pintu dapur, lalu mengambil tas berisi uang yang digantung di ruang tengah.

“Pagi hari istri saya melihat tas berisi uang hilang. Kami panik dan langsung melapor ke polisi. Pelaku merusak pintu dapur. Kami menduga ia residivis yang beberapa kali terlihat di sekitar rumah,” ujar Bambang Saputra.

Hasil penyelidikan mengarah pada Samidi, yang diketahui bersembunyi di rumah istri sirinya di Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Pelaku yang pernah dipenjara dalam kasus serupa dan bebas pada 2017 itu akhirnya ditangkap saat mengendarai sepeda motor di dekat lokasi persembunyiannya.

Kepada polisi, Samidi mengaku uang hasil curian sebesar Rp45 juta telah habis digunakan untuk membeli sepeda motor baru bagi istri sirinya. Ia juga mengaku mencuri dua sepeda motor, yakni Honda Vario milik Rukini (45), warga Desa Geneng, Kecamatan Geneng, pada 2022, serta Honda Beat milik Arif Hidayat (35), warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, pada 10 Februari 2024.

“Ini kasus pencurian uang pedagang gabah. Pelaku juga mengakui mencuri dua sepeda motor. Ia terpaksa kami lumpuhkan karena melawan saat proses pengembangan,” ungkap Aipda Sandri Budi Setiawan, Katim Resmob Satreskrim Polres Ngawi.

Sementara itu, Samidi mengakui seluruh perbuatannya. “Uangnya Rp45 juta, saya belikan motor baru untuk istri siri,” ujarnya singkat saat diamankan polisi.

Dua motor hasil curian akhirnya ditemukan di rumah bagian belakang milik istri sirinya. Polisi kemudian menyita tiga motor, dua di antaranya merupakan kendaraan hasil pencurian. Hingga kini, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Ngawi untuk pengembangan kasus lain yang kemungkinan terkait rekam jejak kriminalnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkopimda Magetan Sesalkan ESDM Jatim Absen dalam Rapat Koordinasi

    Forkopimda Magetan Sesalkan ESDM Jatim Absen dalam Rapat Koordinasi

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rapat Koordinasi Sinergitas Lintas Sektoral Mitigasi Aktivitas Tambang yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Forkopimda di Pendapa Surya Graha, Selasa (07/10/2025) kemarin, menyisakan kekecewaan. Pasalnya, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur selaku pihak yang berwenang terkait perizinan tambang tidak hadir dalam forum. Seperti diungkapkan Ketua DPRD Magetan, […]

    Bagikan
  • Pemuda Magetan Sulap Sampah Plastik Jadi BBM, Solusi Lingkungan Bernilai Ekonomi

    Pemuda Magetan Sulap Sampah Plastik Jadi BBM, Solusi Lingkungan Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kepedulian terhadap lingkungan mendorong Doni Eko Hardianto, warga Desa Manjung, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, menciptakan inovasi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Lewat alat buatannya sendiri, Doni mampu mengubah tumpukan plastik tak terpakai menjadi solar, minyak tanah, hingga bensin. Berawal dari keprihatinan melihat sampah plastik yang menumpuk di sekitar […]

    Bagikan
  • Oknum Polisi Berpangkat IPTU Terlibat Narkoba, Kapolres Madiun Kota : Dalam Penyelidikan

    Oknum Polisi Berpangkat IPTU Terlibat Narkoba, Kapolres Madiun Kota : Dalam Penyelidikan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Oknum polisi berinisial Iptu BS anggota Polsek Manguharjo Polres Madiun Kota ditangkap tim Satresnarkoba Polres Madiun Kota. Penangkapan tersebut dilakukan setelah aparat menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 37 gram. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, kasus masih dalam proses penyidikan sehingga belum […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah pertama ajang UI GreenCityMetric 2025, sebuah forum penilaian kota berkelanjutan yang digagas Universitas Indonesia. Pengumuman sekaligus penyerahan penghargaan dilaksanakan di Hotel Mercure, Kamis (02/10/2025), diikuti oleh 71 pemerintah daerah dari berbagai penjuru tanah air. Wali Kota Madiun, Maidi, mendapat kesempatan membuka […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengandalkan metode pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan melalui pemasangan Rumah Burung Hantu (RBH) di berbagai sentra pertanian. Tercatat tahun 2025, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan telah membangun sebanyak 941 unit RBH yang tersebar di sejumlah wilayah rawan serangan tikus. Kepala Bidang Tanaman Pangan […]

    Bagikan
  • Hari Buku Nasional di Madiun: Anak Muda Rayakan Literasi Lewat Diskusi Buku hingga Musik

    Hari Buku Nasional di Madiun: Anak Muda Rayakan Literasi Lewat Diskusi Buku hingga Musik

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Semangat literasi anak muda di Madiun terlihat semakin hidup dalam peringatan Hari Buku Nasional yang digelar Minggu (17/5/2026). Melalui acara Madiun Book Party (MBP) yang berkolaborasi dengan Magetan Book Party, puluhan pecinta buku berkumpul di Aula Tiram Bintang Madiun untuk merayakan karya tulis sekaligus mendalami dunia kepenulisan. Mengusung tema “Semua […]

    Bagikan
expand_less