Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 317
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BBPOM Surabaya temukan dua sampel kerupuk diduga mengandung bahan berbahaya boraks, Foto : Tova

Sinergia | Madiun — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan dua sampel kerupuk yang diduga mengandung bahan berbahaya boraks saat melakukan pemeriksaan makanan berbuka puasa di Kabupaten Madiun, Kamis (5/3/2026). Pemeriksaan dilakukan di kawasan Alun-Alun Caruban, tepatnya di sepanjang Jalan MT Haryono, Kecamatan Mejayan, yang menjadi salah satu pusat penjualan takjil selama Ramadan.

Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi mengatakan petugas mengambil sekitar 30 jenis sampel makanan dan minuman dari pedagang untuk dilakukan uji cepat di lokasi. Sampel tersebut mencakup berbagai produk olahan, seperti martabak, dimsum, bakso, tahu, pentol, sempol, sushi, botok, sosis ikan, hingga minuman cincau dan aneka sate.

“Pengujian ini untuk memastikan tidak ada penggunaan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna yang dilarang dalam pangan,” kata Yudi.

Dari hasil pemeriksaan awal, dua sampel kerupuk menunjukkan reaksi yang mengindikasikan kemungkinan adanya kandungan boraks. Namun temuan tersebut masih harus dipastikan melalui pengujian lanjutan di laboratorium.

“Untuk jenis makanan lain hasilnya aman. Sementara dua sampel kerupuk yang reaktif akan kami tindak lanjuti dengan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

BBPOM Surabaya selanjutnya akan menyampaikan hasil temuan tersebut kepada Bupati Madiun serta berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.

Yudi mengingatkan para pelaku usaha agar tidak menggunakan bahan kimia berbahaya dalam proses produksi makanan. Ia menjelaskan boraks kerap digunakan untuk membuat tekstur makanan lebih kenyal atau renyah, meski penggunaannya dilarang karena berisiko bagi kesehatan.

Image Not Found
BBPOM dorong pedagang menggunakan bahan tambahan pangan yang aman, Foto : Tova

“Jika dikonsumsi terus-menerus, boraks dapat menimbulkan gangguan pada organ tubuh, salah satunya kerusakan ginjal,” katanya.

Ia juga mendorong pedagang menggunakan bahan tambahan pangan yang aman dan telah diizinkan karena saat ini sudah tersedia alternatif yang dapat diperoleh di pasaran.

Sementara itu, salah satu pedagang camilan di lokasi, Sri Utami, mengaku mendukung langkah pengawasan tersebut. Ia menyebut sejumlah dagangannya seperti wader, baby crab, usus, kulit ayam, dan jamur turut diambil sebagai sampel oleh petugas. “Tidak ada masalah, justru kami menyambut baik pemeriksaan ini. Kalau dari dagangan saya pribadi, alhamdulillah aman,” ujarnya. (tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usman Ependi Bakal Duduki Komisi I DPRD Kota Madiun Usai Pelantikan

    Usman Ependi Bakal Duduki Komisi I DPRD Kota Madiun Usai Pelantikan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satu kursi kosong di DPRD Kota Madiun pasca wafatnya Andi Raya Bagus Miko Saputra akhirnya segera terisi. Usman Ependi dijadwalkan resmi dilantik sebagai anggota dewan dari PDIP melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada Rabu (20/08/2025). Kepastian pelantikan tersebut menyusul turunnya surat keputusan (SK) dari gubernur yang sudah diterima bagian pemerintahan. […]

    Bagikan
  • 361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya. Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah […]

    Bagikan
  • Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Para pedagang pasar di Kabupaten Madiun masih menunggu kepastian revitalisasi dari pemerintah daerah. Hingga kini, sejumlah pasar tradisional di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat itu belum mendapatkan alokasi anggaran pemeliharaan pada APBD murni 2026. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Erni Suryani, mengatakan belum […]

    Bagikan
  • Ngaku dari Dubai, Dua WNA Diduga Gasak Rp5 Juta dari Laci Kasir Toko di Ponorogo

    Ngaku dari Dubai, Dua WNA Diduga Gasak Rp5 Juta dari Laci Kasir Toko di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi dugaan pencurian dengan modus menukarkan uang kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Kali ini korbannya adalah sebuah toko pertanian di Desa Kemuning, Kecamatan Sambit. Dua warga negara asing (WNA) diduga berhasil menggasak uang sekitar Rp5 juta dari laci kasir dengan memanfaatkan kelengahan penjaga toko. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sampah menjadi persoalan yang tidak bisa dianggap remeh oleh pemerintah. Dampak sampah tidak hanya soal lingkungan, namun juga merambah ke berbagai aspek krusial lainnya yang mempengaruhi kehidupan manusia. Seperti halnya sektor kesehatan, ekonomi, sosial dan keamanan serta perubahan iklim. Berkaca pada hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah […]

    Bagikan
  • Suran Agung 2025 Berlangsung Kondusif, Polres Madiun Kota Apresiasi Kepatuhan Peserta

    Suran Agung 2025 Berlangsung Kondusif, Polres Madiun Kota Apresiasi Kepatuhan Peserta

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) memadati Kota Madiun dalam rangka peringatan Suran Agung 2025. Guna menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, Polres Madiun Kota menggelar Operasi Aman Suro sejak 25 Juni hingga 6 Juli 2025. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, menjelaskan bahwa operasi […]

    Bagikan
expand_less