Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Magetan Matangkan Pengamanan Mudik dan Idulfitri
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 20
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Persiapan pengamanan arus mudik dan Hari Raya Idulfitri 1447 H mulai dimatangkan oleh Polres Magetan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di Aula Pesat Gatra.
Rakor dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dan dihadiri unsur Forkopimda serta instansi terkait. Hadir pula perwakilan Bupati Magetan, jajaran Kodim 0804/Magetan, Subdenpom V/1-5, serta perwakilan dari Lanud Iswahjudi. Paguyuban pengusaha wisata dan mitra kamtibmas turut mengikuti agenda tersebut.
Dalam pemaparannya, Kapolres menegaskan bahwa Rakor menjadi wadah untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.
“Rakor ini penting untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2026. Stabilitas yang terjaga hingga saat ini adalah hasil sinergi kita semuanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, operasi pengamanan akan berlangsung 13 hari, mulai 13–25 Maret 2026, mencakup pelayanan selama Ramadan hingga hari raya. Kapolres juga menekankan pentingnya toleransi karena Idulfitri tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Selain itu, Kapolres menyampaikan bahwa pemerintah, melalui Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan, menetapkan tema mudik 2026: “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
“Kami berharap seluruh peserta Rakor memberikan masukan agar pengamanan Idulfitri tahun ini berjalan lancar dan aman,” imbuhnya.

Perwakilan Bupati Magetan, Yok Sujarwadi, menyampaikan bahwa masa libur tahun ini diperkirakan lebih panjang sehingga membutuhkan kesiapan ekstra dari seluruh instansi. “Musim libur kali ini cukup panjang hingga 27–28 Maret. Kerja sama semua pihak diperlukan agar situasi tetap kondusif,” katanya.
Ia juga mengingatkan potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem serta memastikan bahwa ketersediaan bahan pangan tercukupi menjelang Idulfitri. “Masyarakat tidak perlu panik karena stok aman. Situasi global, termasuk di Timur Tengah, juga tidak perlu disikapi dengan pembelian berlebihan,” tegasnya.
Dalam Rakor dipaparkan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 akan menempatkan personel pada sejumlah titik pengamanan di wilayah Magetan, meliputi 1 Pos Terpadu, 2 Pos Pelayanan, 4 Pos Pengamanan dan 5 Pos Pantau. Seluruh pos akan difungsikan untuk mendukung kelancaran arus mudik, pelayanan masyarakat, serta respon cepat terhadap situasi darurat.
Melalui Rakor lintas sektoral ini, diharapkan sinergi seluruh unsur terkait semakin kuat sehingga penyelenggaraan mudik dan Idulfitri 2026 di Kabupaten Magetan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.(Kus).
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Buyung







