Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polisi Bersih-Bersih Penyakit Masyarakat Jelang Lebaran

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Ponorogo memusnahkan barang bukti miras dari hasil oprasi penyakit masyarakat 2026. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menjelang pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri melalui Operasi Ketupat, Polres Ponorogo lebih dulu menggelar Operasi Pekat atau penyakit masyarakat. Operasi ini menyasar berbagai aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat, seperti peredaran minuman keras ilegal hingga obat-obatan terlarang.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan operasi tersebut menjadi langkah awal untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat.

“Memang ada operasi khusus yaitu Operasi Pekat. Ini untuk menekan berbagai penyakit masyarakat, terutama yang berkaitan dengan narkoba dan minuman keras,” ujar Andin.

Dalam operasi tersebut, polisi menemukan dominasi barang bukti berupa minuman keras dan pil dobel L yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat.

Sejumlah barang bukti minuman keras kemudian dimusnahkan. Di antaranya 10 jerigen arak jowo dengan total sekitar 300 liter. Selain itu, petugas juga memusnahkan 112 botol arak jowo ukuran 1,5 liter dengan total 168 liter. Tak hanya itu, polisi turut memusnahkan 50 botol arak Bali dengan total 30 liter serta dua karton minuman anggur merah yang berisi 24 botol.

Menurut Andin, operasi tersebut juga merupakan bentuk penghormatan terhadap bulan suci Ramadan sekaligus tindak lanjut imbauan dari unsur Forkopimda agar masyarakat menjaga ketertiban selama bulan puasa.

“Ini juga bagian dari imbauan pemerintah daerah, DPRD, dan Forkopimda agar kita bersama-sama menghormati bulan suci Ramadan,” jelasnya.

Image Not Found
Polres Ponorogo memusnahkan barang bukti miras dari hasil oprasi penyakit masyarakat 2026. Foto : Ega-Sinergia

Selain menindak peredaran miras, Satresnarkoba Polres Ponorogo juga mengungkap empat kasus peredaran obat terlarang selama operasi berlangsung. Dari kasus tersebut, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dengan barang bukti sebanyak 3.453 butir pil dobel L. Kasus tersebut terungkap di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Pulung, Sooko, serta wilayah Kabupaten Trenggalek.

Di sisi lain, Satlantas Polres Ponorogo juga menindak 119 pelanggar lalu lintas selama operasi berlangsung. Mayoritas pelanggar merupakan remaja berusia 12 hingga 19 tahun dengan jumlah 72 orang atau hampir 50 persen di antaranya masih di bawah umur. Pelanggaran didominasi penggunaan knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Selain itu, polisi juga mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada 14 Februari 2026 di SMKN 2 Ponorogo. Dalam kasus tersebut, tiga tersangka berhasil diamankan, yakni US asal Nganjuk, E asal Bojonegoro, dan BL asal Jember.

Polisi berharap melalui Operasi Pekat ini peredaran minuman keras dan obat terlarang dapat ditekan sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang Lebaran.(Ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • 93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melantik dan mengambil sumpah janji 93 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026. Prosesi tersebut digelar di Pendopo Muda Graha, Kamis (9/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Madiun untuk menegaskan kembali pentingnya disiplin dalam birokrasi. Kepala Badan Kepegawaian dan […]

    Bagikan
  • Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Teka-teki terkait pejabat eselon 2 di lingkungan Pemkab Ponorogo yang terancam sanksi non-job terungkap. Sosok itu adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Gulang Winarno. Gulang terancam dicopot dari jabatannya karena diduga melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak 2024 lalu. Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo tentang hukuman […]

    Bagikan
  • Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan tower telekomunikasi di Desa Betek, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terus berjalan meski telah mendapat teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Petugas bahkan menemukan aktivitas pekerja di lokasi pada Jumat (1/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPHD) Satpol PP […]

    Bagikan
  • Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hariadi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas PGRI Madiun resmi mengukuhkan Supri Wahyudi Utomo sebagai Rektor untuk masa bakti 2026–2030 dalam acara pelantikan dan pengukuhan yang digelar khidmat di  Graha Cendekia, Selasa (3/2/2026). Pelantikan ini dihadiri oleh civitas akademika, pengurus PGRI, serta sejumlah undangan dari mitra strategis dan instansi pemerintah. Bagi Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., pelantikan […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, belum rampung meski melewati batas kontrak. Hal itu terungkap saat Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada Selasa (23/12/2025). Jembatan senilai Rp9,1 miliar yang dikerjakan CV Dwi Tunggal Sejati tersebut seharusnya selesai pada 17 Desember 2025. Namun […]

    Bagikan
  • Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mencatat jumlah kejadian bencana sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun dikonfirmasi pada Kamis (8/1/2026), menyebutkan berdasarkan hasil kaji cepat, total bencana yang tercatat mencapai 186 kasus. “Dari jumlah itu, 100 kasus merupakan tanah longsor, 47 banjir, […]

    Bagikan
expand_less