Berita Terkini
Trending Tags

Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Ungkap Alasan Putus Hubungan dengan Imam Pejel, Singgung Soal Parkir hingga Proyek 

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • visibility 76
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sidang korupsi ungkap polemik parkir dan proyek Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Surabaya – Kedekatan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dengan Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel selama kurun 2019-2023, terungkap dalam persidangan keenam perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Kamis (23/7/2026).

Imam mengaku sempat dipercaya mengelola hotel, mengerjakan proyek penunjukan langsung (PL), mengelola uang miliaran rupiah, mengambil uang dari pemilik Rumah Sakit Darmayu, hingga membantu pekerjaan di sejumlah aset pribadi Maidi.

Namun, hubungan dari relawan hingga kedekatan dengan Maidi berubah karena beberapa sebab. Hal itu menjadi perhatian saat Maidi mendapat kesempatan mengajukan pertanyaan kepada saksi.

Maidi meminta kepada saksi Imam menjelaskan alasan hubungan keduanya berakhir. “Waktu itu bapak marah pada saya gara-gara parkir pasar,” ujarnya.

Pernyataan itu dibenarkan dan langsung ditanggapi Maidi. Menurutnya, keputusan tidak lagi menggunakan Imam sebagai orang dekatnya bukan dilandasi persoalan pribadi, melainkan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan parkir yang dinilai belum mampu memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Maidi membeberkan perbandingan setoran parkir Pasar Besar Madiun sebelum dan sesudah sistem lelang diterapkan. Ia menyebut setoran ke kas daerah yang sebelumnya hanya sekitar Rp 800 juta per tahun meningkat menjadi Rp 2,2 miliar.

“Tahu tidak parkir pada saat itu yang kamu pegang, setornya satu tahun hanya Rp 800 juta. Setelah kita swastakan, kita portal mendapat uang Rp 2,2 miliar, bisa dicek hari ini,” katanya.

Hal serupa, lanjut Maidi, juga terjadi pada pengelolaan parkir tepi jalan. Menurutnya, setoran yang semula sekitar Rp 900 juta meningkat menjadi Rp 2,6 miliar setelah pengelolaannya dilelang.

“Parkir tepi jalan yang anda minta setornya hanya Rp 900 juta, setelah kita lelang Rp 2,6 miliar,” ujarnya.

Tak hanya meluruskan soal pengelolaan parkir, Maidi juga menanggapi sejumlah keterangan Imam yang disampaikan dalam persidangan. Salah satunya mengenai dugaan bahwa dirinya mengarahkan Imam mencari proyek-proyek di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Berkaitan proyek tersebut, saksi yang meminta sendiri ke dinas-dinas. Kalau saya bilang silakan, ya silakan saja. Tapi kalau saya yang mengoordinasikan, itu tidak benar,” tegas Maidi.

Tidak hanya itu, Walikota nonaktif itu juga membantah keterangan Imam terkait penggunaan uang hasil proyek untuk membeli tanah. Apalagi dalam kesaksian sebelumnya, Imam hanya mendapat empat proyek PL dengan nilai sekitar Rp 500 juta. Sedangkan uang yang dikelola Imam mencapai sekitar Rp 7 miliar.

Maidi menegaskan justru awalnya memberikan bantuan modal kepada Imam agar dapat mengembangkan diri dan usahanya.

“Soal jual beli tanah itu uang dari hasil proyek, itu tidak benar. Saya justru memberi modal kepada saksi supaya berkembang,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Maidi sekaligus meluruskan tudingan lain yang disampaikan saksi. Ia membantah pernah menyerahkan urusan perizinan kepada Ali Masngudi maupun menyewakan Gedung Dekranasda.

“Urusan ijin itu tidak saya serahkan Ali Masngudi. Karena bukan orang pemerintah kota. Dekranasda itu untuk UMKM dan Kadin, tidak pernah disewakan sampai hari ini,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berencana mengubah fungsi Pasar Pahingan atau Pasar Hewan Maospati menjadi pusat kuliner dan UMKM (foodcourt). Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut serta mendukung aktivitas perguruan tinggi yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. Rencana tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati […]

    Bagikan
  • Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam memperingati imlek Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Madiun menyelenggarakan festival Barongsai pada Senin (28/01/2025). Ratusan warga Kota Madiun tumpah ruah memadati jalan area festival untuk menyaksikan kemeriahan Festival Barongsai. Acara ini yang semula diadakan pada hari Senin sore (27/01/2025) harus di tunda karena terkendala cuaca.  Ketua FOBI Kota […]

    Bagikan
  • Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

    Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang residivis pencurian di Kabupaten Ngawi kembali ditangkap setelah melakukan serangkaian aksi kriminal, mulai dari pencurian uang puluhan juta rupiah hingga dua unit sepeda motor. Pelaku bernama Samidi (50), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena melawan saat pengembangan kasus untuk menunjukkan lokasi barang bukti. Peristiwa penembakan […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun terus menelisik kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK). Dugaan penyelewengan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara yang ditafsir senilai Rp. 9,7 miliar. Kejari Kota Madiun mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat status perkara ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. “Dalam waktu […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar, Kamis (03/07/2025). Penertiban dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan Urip Sumoharjo, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Gajah Mada, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Diponegoro. Kepala Satpol PP Ponorogo, Eko Edi […]

    Bagikan
  • Barokah Run Fest 2026 Pecah! Pelari dari Berbagai Daerah Padati Kota Madiun

    Barokah Run Fest 2026 Pecah! Pelari dari Berbagai Daerah Padati Kota Madiun

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menghadirkan event lari bergengsi dalam ajang Barokah Run Fest (BRF) 2026 yang digelar pada Minggu (25/01/2026). Event lari ini diikuti peserta dari berbagai daerah dan berlangsung meriah dengan rute utama yang melintasi kawasan ikonik Pahlawan Street Center. Sejak pagi hari, para runner tampak antusias mengikuti setiap kategori […]

    Bagikan
expand_less