Minggu, 25 Okt 2026
Trending Tags

Tinjau Langsung Tambang Sayutan, Anggota DPRD Jatim Soroti Mata Air hingga Berdekatan Permukiman

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Diana Sasa soroti mata air dan permukiman dekat tambang. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Polemik tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa. Setelah beberapa kali menerima keluhan warga dalam forum audiensi dan hearing, ia memilih turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan.

Menurut Diana, kunjungan tersebut penting dilakukan karena persoalan tambang tidak cukup dipahami hanya melalui laporan maupun rapat dengar pendapat.

“Saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Persoalan seperti ini tidak cukup hanya dibaca dari laporan atau hearing saja. Kita harus melihat sendiri fakta sebenarnya,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Dari hasil peninjauan, Diana menemukan sejumlah kondisi yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius. Salah satunya keberadaan beberapa sumber mata air yang berada di sekitar area tambang dan selama ini menjadi sumber kebutuhan air warga.

Ia mengaku melihat langsung jaringan pipa yang menyalurkan air ke rumah-rumah penduduk, bahkan sempat mencoba air yang digunakan warga sehari-hari.

“Ternyata memang banyak mata air di kawasan ini. Saya melihat sendiri pipa-pipa yang mengalir ke rumah warga dan sempat minum langsung dari kran. Airnya masih sangat jernih dan segar,” katanya.

Selain mata air, Diana juga menemukan adanya rembesan air di sejumlah titik bekas galian. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan kawasan tersebut memiliki fungsi ekologis yang penting dan perlu mendapat perlindungan.

Hal lain yang menjadi sorotannya adalah jarak lokasi tambang yang dinilai terlalu dekat dengan permukiman warga. Menurutnya, terdapat sedikitnya dua rukun tetangga (RT) yang berpotensi terdampak apabila aktivitas pertambangan terus berlangsung.

“Lokasinya sangat dekat dengan permukiman padat penduduk. Ini tentu harus menjadi perhatian karena ada warga yang berpotensi terdampak langsung,” tegasnya.

Tak hanya persoalan lingkungan, Diana juga menyoroti aspek sosial dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat. Di sekitar area tambang terdapat makam leluhur yang selama ini dianggap sakral oleh warga setempat.

Dari dialog dengan masyarakat, ia juga mendengar berbagai keresahan yang muncul sejak aktivitas tambang mulai berjalan. Warga mengaku kehidupan desa yang sebelumnya berjalan normal berubah setelah munculnya aktivitas pertambangan.

Dalam kunjungan tersebut, Diana juga menerima laporan dari sebuah keluarga yang mengaku lahan milik keluarganya telah dibuldozer tanpa sepengetahuan mereka. Informasi tersebut, menurutnya, perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

“Mereka menyampaikan tanah milik keluarganya sudah dibuldozer. Tentu ini harus ditelusuri dan diverifikasi, termasuk memastikan seluruh prosedur sosial maupun lingkungan sudah dijalankan sesuai aturan,” ujarnya.

Diana menyebut inspektur tambang bersama instansi terkait dijadwalkan melakukan pemeriksaan lapangan pada Selasa (9/6/2026). Ia berharap proses tersebut dilakukan secara objektif dan tidak hanya menjadi formalitas administratif.

“Kita tunggu hasil pemeriksaan di lapangan. Yang penting dilakukan secara serius dan berdasarkan fakta yang ada,” katanya.

Sebagai anggota DPRD Jawa Timur, Diana menilai polemik tambang Sayutan harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengingat kewenangan pengelolaan sektor pertambangan berada di tingkat provinsi.

Ia pun mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan yang menimbulkan konflik sosial maupun kekhawatiran lingkungan agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Kita tidak ingin kejadian-kejadian lama yang pernah menimbulkan korban akibat persoalan tambang kembali terulang karena lemahnya pengawasan,” pungkasnya.

Kunjungan lapangan tersebut menambah babak baru dalam polemik tambang Sayutan. Sejumlah temuan yang diungkap Diana dinilai memberikan gambaran langsung mengenai kondisi di lapangan yang selama ini belum sepenuhnya terungkap dalam forum hearing maupun dokumen administratif. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Agustus 2025 baru diikuti tiga pejabat. Tiga Kepala OPD yang merupakan alumni kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat bersaing ketat agar bisa duduk sebagai Sekda Magetan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, membenarkan bahwa hanya ada tiga […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Bongkar dan Sita Gerobak PKL di Jalan Suromenggolo

    Satpol PP Ponorogo Bongkar dan Sita Gerobak PKL di Jalan Suromenggolo

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo menindak tegas pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Suromenggolo Bangunsari Kecamatan Ponorogo. Pasalnya, sejumlah PKL masih membandel dengan meninggalkan gerobak mereka. Tidak hanya itu, petugas juga menertibkan bangunan semi permanen milik PKL di sepanjang Jalan Suromenggolo. Penertiban ini dilakukan berdasarkan keputusan Dinas […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila milik pembudidaya di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali ditemukan mati mengapung pada Rabu pagi (09/07/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kematian massal ikan ini diduga kuat disebabkan oleh naiknya kandungan gas belerang dari dasar telaga akibat cuaca ekstrem yang tak menentu dan suhu udara yang sangat dingin dalam […]

    Bagikan
  • Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Filsuf Rocky Gerung mengingatkan bahwa kritik terhadap pemerintah akan memiliki nilai lebih apabila disampaikan dengan argumentasi akademis, bukan sekadar luapan emosi. Menurutnya, tradisi berpikir kritis harus menjadi fondasi gerakan mahasiswa maupun masyarakat sipil dalam mengawal jalannya pemerintahan. Pandangan tersebut disampaikan Rocky Gerung saat menjadi pembicara dalam Soekarno Talk In yang digelar […]

    Bagikan
  • Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan tower telekomunikasi di Desa Betek, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terus berjalan meski telah mendapat teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Petugas bahkan menemukan aktivitas pekerja di lokasi pada Jumat (1/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPHD) Satpol PP […]

    Bagikan
  • 3 Tersangka Dugaan Korupsi PT.INKA Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor

    3 Tersangka Dugaan Korupsi PT.INKA Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Perkara dugaan korupsi di PT. Industri Kereta Api (INKA) Persero telah masuk meja hijau Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa (15/1/2025). Dalam pers rilis Kejaksaan Negeri Kota Madiun menerangkan ketiga terdakwa dihadirkan dalam sidang dakwaan diantaranya Budi Novianto selaku Mantan Dirut PT INKA, Syaiful Idham sebagai Direktur Utama PT […]

    Bagikan
expand_less