Berita Terkini
Trending Tags

Musrenbang RKPD Kota Madiun 2027, Fokus Utama Penguatan SDM Menuju Kota Maju Mendunia bersama Masyarakat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun menggelar Musrenbang RKPD Tahun 2027 di Hotel Mercure Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Hotel Mercure Madiun, Selasa (17/3/2026). Tema RKPD 2027 kali ini yakni Penguatan Transformasi Ekonomi, Sosial, dan Tata Kelola yang Inklusif dan Berkelanjutan Bersama Masyarakat Membangun Kota Mendunia. 

Kegiatan yang dibuka Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun ini dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kota Madiun, jajaran OPD serta stakeholder terkait, termasuk perwakilan masyarakat.

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menyampaikan bahwa RKPD 2027 masih dalam tahap rancangan yang akan terus disempurnakan melalui masukan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan DPRD Kota Madiun.

“Ini masih rancangan RKPD 2027. Tahapannya sudah melalui Musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan, dan sekarang di tingkat kota. Dalam forum ini akan dipaparkan prioritas dari provinsi, nasional, hingga kota, dan masyarakat bisa memberikan usulan maupun solusi,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah forum Musrenbang, rancangan tersebut akan diserahkan kepada Legislatif untuk dibahas lebih lanjut.

Bagus menegaskan bahwa arah pembangunan Kota Madiun mulai 2026 hingga 2029 akan difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM), setelah sebelumnya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur pada periode 2019–2024.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun menggelar Musrenbang RKPD Tahun 2027 di Hotel Mercure Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Kalau sebelumnya kita membangun infrastrukturnya, sekarang tugas kita mengisi ‘rumahnya’. Tahun 2026 kita bangun fondasi, 2027 penguatan transformasi, 2028 ekspansi, hingga target 2030 mewujudkan Kota Madiun maju mendunia,” jelasnya.

Menurutnya, fokus pada SDM menjadi penting karena pertumbuhan ekonomi Kota Madiun mengalami sedikit perlambatan, dari 5,73 persen menjadi 5,69 persen. Hal ini mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan potensi SDM sebagai penggerak utama ekonomi.

Ia juga menyoroti pentingnya pelatihan kerja yang lebih terarah dan berdampak nyata terhadap pengurangan kemiskinan dan pengangguran. Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan menjadi prioritas agar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun bisa melampaui rata-rata provinsi.

“Mulai dari pendidikan di sekolah hingga masyarakat yang berwirausaha, semuanya kita tingkatkan kualitasnya. Ini juga bagian dari persiapan menuju generasi emas 2045,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menyatakan pihaknya masih akan mempelajari secara mendalam rancangan RKPD tersebut, terutama terkait implementasi program prioritas SDM.

“Secara garis besar, prioritasnya sudah jelas ke SDM. Tapi teknis pelaksanaannya nanti akan kami bahas dan analisis bersama teman-teman DPRD,” katanya.

Ia menilai arah kebijakan tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan tahun-tahun sebelumnya, namun perlu kajian lebih lanjut agar program yang dijalankan benar-benar efektif.

Selain itu, DPRD juga akan mengkaji ratusan pokok pikiran (Pokir) dewan yang mencakup program fisik dan nonfisik. Tidak semua usulan dapat diakomodasi, sehingga perlu sinkronisasi dengan pemerintah daerah.

“Pengawasan pasti akan kita perketat, baik terkait anggaran, legislasi, maupun pelaksanaan program. Semua sudah berjalan dan akan terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan prioritas pembangunan antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat. Partisipasi publik diharapkan mampu memperkaya program pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Hasil akhir dari proses ini akan menjadi dasar kebijakan pembangunan Kota Madiun dalam menghadapi tantangan ekonomi serta mewujudkan visi kota yang maju dan berdaya saing global pada 2030.(krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurang Hati-Hati Saat Menyalip, Dua Remaja Tabrak Sedan di Kawedanan Magetan

    Kurang Hati-Hati Saat Menyalip, Dua Remaja Tabrak Sedan di Kawedanan Magetan

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Kawedanan–Maospati, tepatnya di utara Jembatan Gandong, Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, Rabu malam (16/7/2025). Dua remaja pengendara motor mengalami patah tulang setelah motor yang mereka kendarai menabrak mobil sedan dari arah berlawanan. Informasi yang dihimpun, M. Ainur Rofiq dan berboncengan dengan Putra Pratama, keduanya warga […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Targetkan Stunting Turun Jadi 4 Persen

    Pemkab Ponorogo Targetkan Stunting Turun Jadi 4 Persen

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menargetkan angka prevalensi stunting turun hingga 4 persen pada 2025. Saat ini, prevalensi stunting di Bumi Reog masih berada di angka 8 persen atau sekitar 3.000 anak mengalami kekerdilan. Target tersebut disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam pertemuan koordinasi fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) yang digelar Dinas […]

    Bagikan
  • Proses Tukar Guling Tanah Masjid Quba, Diusulkan ke Pemprov Jatim

    Proses Tukar Guling Tanah Masjid Quba, Diusulkan ke Pemprov Jatim

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses tukar guling tanah kas desa ( TKD ) Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, yang dimanfaatkan untuk sebagian area Masjid Agung Quba terus bergulir. Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sudah memproses administrasi dokumen tukar menukar aset tersebut. Kepala […]

    Bagikan
  • Kisah Misringah, Jamaah Haji Tertua Di Ponorogo Yang Menabung Dari Hasil Jualan Asam Jawa

    Kisah Misringah, Jamaah Haji Tertua Di Ponorogo Yang Menabung Dari Hasil Jualan Asam Jawa

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Usia senja tak menghalangi tekad Misringah untuk menunaikan ibadah haji. Nenek berusia 90 tahun asal Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo ini akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Ia tercatat sebagai calon jamaah haji tertua di Ponorogo. Perjuangan Misringah untuk berangkat haji tak mudah. Semasa muda, […]

    Bagikan
  • Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Gejala hewan ternak mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK ) makin bertambah setiap harinya. Namun Pemerintah Kabupaten Madiun masih enggan melakukan kebijakan penutupan sementara pada pasar hewan di wilayahnya. Saat ditemui awak media PJ Bupati Madiun Tontro Pahlawanto mengakui jika ada beberapa wilayah di Kabupaten Madiun yang terdampak virus PMK […]

    Bagikan
  • Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Trenggalek – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia Swasembada Pangan. Untuk mewujudkan hal itu,TNI AD berencana membentuk 100 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di tahun 2025 di seluruh Indonesia. Salah satunya di Trenggalek, Jawa Timur. “Lahan untuk BTP di Trenggalek kita siapkan di Kecamatan Bendungan dan Karangan. Luasan mencapai 36,95 hektare. Bendungan 27,05 […]

    Bagikan
expand_less