Berita Terkini
Trending Tags

Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 311
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Produksi krupuk upil goreng pasir di Buluharjo, lebih hemat tanpa minyak. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pelaku usaha krupuk upil di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terus berinovasi untuk menjaga keberlangsungan produksi di tengah kenaikan harga minyak goreng. Sejak dirintis pada 2022, usaha rumahan ini memilih metode penggorengan menggunakan pasir sebagai alternatif yang dinilai lebih efisien.

Pemilik usaha, Rohman, mengungkapkan bahwa ide tersebut berangkat dari keterbatasan modal serta keinginan meminimalkan risiko usaha.

“Awalnya saya berpikir bagaimana membuka usaha dengan modal kecil dan risiko yang tidak besar. Kalau krupuk ini, biaya paling besar hanya bahan baku dan kemasan, jadi lebih aman untuk dijalankan,” ujarnya.

Metode penggorengan dengan pasir tidak hanya menekan biaya, tetapi juga menghasilkan krupuk dengan kualitas yang berbeda. Teksturnya lebih renyah dan tidak berminyak. Pasir yang digunakan pun melalui proses khusus sebelum dipakai dalam produksi.

Image Not Found
Menurut Rohman, 10 kilogram pasir bisa digunakan hingga 10 hari produksi, sehingga biaya operasional dapat ditekan. Foto : Kus-Sinergia

“Pasirnya tidak langsung dipakai. Kami cuci dulu untuk menghilangkan debu, lalu dijemur sampai benar-benar bersih dan kering,” kata Rohman.

Pasir tersebut didatangkan dari wilayah Blitar dengan karakteristik tertentu agar aman digunakan. Dalam praktiknya, sekitar 10 kilogram pasir bisa digunakan hingga 10 hari produksi, sehingga biaya operasional dapat ditekan secara signifikan dibandingkan penggunaan minyak goreng.

Dalam sehari, usaha ini mampu memproduksi hingga 2.000 bungkus krupuk upil. Produk dijual Rp5.000 per bungkus untuk pembelian langsung, dan Rp6.250 untuk agen. Pemasarannya pun telah menjangkau berbagai daerah di wilayah karesidenan Madiun.

“Sekarang pemasaran sudah sampai Pacitan, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Magetan, sampai wilayah barat karesidenan,” jelasnya.

Selain memberikan keuntungan ekonomi, usaha ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Sedikitnya 15 orang pekerja dilibatkan, mayoritas ibu rumah tangga.

“Kalau semua masuk, ada sekitar 15 pekerja. Kebanyakan ibu-ibu. Sistemnya fleksibel, jadi kalau ada yang ke sawah atau ada keperluan lain, tetap bisa menyesuaikan,” tambah Rohman.

Meski demikian, tantangan lain muncul dari kenaikan harga bahan kemasan plastik yang turut membebani biaya produksi. Untuk mengatasinya, pelaku usaha memilih strategi penyesuaian isi kemasan tanpa menaikkan harga jual secara signifikan.

“Kalau harga bahan naik, kami siasati dengan mengatur isi kemasan. Yang penting kualitas tetap dijaga dan harga masih bisa dijangkau pembeli,” tuturnya.

Dari sisi pendapatan, usaha ini terbilang menjanjikan dengan omzet harian mencapai puluhan juta rupiah. Inovasi sederhana melalui penggorengan pasir menjadi bukti bahwa pelaku UMKM mampu beradaptasi di tengah tekanan ekonomi.

Ke depan, Rohman berharap usahanya dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi pelaku usaha lain.

“Yang penting terus berusaha dan berinovasi. Walaupun sederhana, kalau dijalankan dengan tekun tetap bisa berkembang,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen yang dilakukan seorang guru di Kabupaten Magetan dalam melestarikan bahasa daerah kini berbuah manis. Supriyoko, pendidik di SMP Negeri 1 Parang, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai penerima Anugerah Sutasoma Tahun 2025 dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi insan pendidikan yang tekun […]

    Bagikan
  • Petani Bungkal Terima Bantuan Mesin Pemanen Padi

    Petani Bungkal Terima Bantuan Mesin Pemanen Padi

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Para petani di Desa Bediwetan, Kecamatan Bungkal, semringah. Sebanyak 80 unit mesin pemanen padi (paddy reaper) disalurkan Yayasan STAPA Center untuk 80 kelompok tani setempat, Sabtu (2/3). Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Direktur Yayasan STAPA Center, Agus Rohmatulloh, mengatakan distribusi mesin pemanen […]

    Bagikan
  • Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS Pasar Sayur Caruban, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Di tengah persoalan yang tak kunjung terurai, publik justru dihadapkan pada kabar pengadaan mebeler senilai Rp 400 juta di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Keluhan itu mencuat pada Selasa (5/5/2026). […]

    Bagikan
  • Ratusan Atlet Taekwondo dari Seluruh Indonesia Bertanding di Kejurnas Danlanud Iswahjudi Cup 2025

    Ratusan Atlet Taekwondo dari Seluruh Indonesia Bertanding di Kejurnas Danlanud Iswahjudi Cup 2025

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan atlet taekwondo dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kejurnas Danlanud Iswahjudi Cup Taekwondo Championship 2025 yang digelar di GOR Wilis Kota Madiun mulai Sabtu (18/10/2025) hingga Minggu (19/10/2025). Ketua Pelaksana Kejurnas, Letkol Kes Wahyudi Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajang ini diikuti oleh 56 kontingen dengan total […]

    Bagikan
  • HUT ke-81 RRI, LPP RRI Madiun Tegaskan Komitmen Bertransformasi ke Era Multiplatform

    HUT ke-81 RRI, LPP RRI Madiun Tegaskan Komitmen Bertransformasi ke Era Multiplatform

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 pada Jumat (11/9/2029). Peringatan tersebut turut digelar di Aula RRI Madiun dengan mengikuti prosesi Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI sebagai puncak rangkaian peringatan HUT ke-81 RRI. Peringatan HUT ke-81 RRI tahun ini mengusung tema “Suara Indonesia […]

    Bagikan
  • Emak-Emak Desa Darmorejo Perebutkan Kalung Emas di Lomba Mancing HUT RI ke-80

    Emak-Emak Desa Darmorejo Perebutkan Kalung Emas di Lomba Mancing HUT RI ke-80

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puluhan ibu rumah tangga di Desa Darmorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, memeriahkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan lomba memancing ikan lele di Kolam Pemancingan Punthuk. Suasana riuh dan penuh canda khas emak-emak membuat arena mancing yang biasanya tenang berubah menjadi ajang seru. Ketua panitia lomba, Suromo, menyebut acara ini […]

    Bagikan
expand_less