Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Produksi krupuk upil goreng pasir di Buluharjo, lebih hemat tanpa minyak. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pelaku usaha krupuk upil di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terus berinovasi untuk menjaga keberlangsungan produksi di tengah kenaikan harga minyak goreng. Sejak dirintis pada 2022, usaha rumahan ini memilih metode penggorengan menggunakan pasir sebagai alternatif yang dinilai lebih efisien.

Pemilik usaha, Rohman, mengungkapkan bahwa ide tersebut berangkat dari keterbatasan modal serta keinginan meminimalkan risiko usaha.

“Awalnya saya berpikir bagaimana membuka usaha dengan modal kecil dan risiko yang tidak besar. Kalau krupuk ini, biaya paling besar hanya bahan baku dan kemasan, jadi lebih aman untuk dijalankan,” ujarnya.

Metode penggorengan dengan pasir tidak hanya menekan biaya, tetapi juga menghasilkan krupuk dengan kualitas yang berbeda. Teksturnya lebih renyah dan tidak berminyak. Pasir yang digunakan pun melalui proses khusus sebelum dipakai dalam produksi.

Image Not Found
Menurut Rohman, 10 kilogram pasir bisa digunakan hingga 10 hari produksi, sehingga biaya operasional dapat ditekan. Foto : Kus-Sinergia

“Pasirnya tidak langsung dipakai. Kami cuci dulu untuk menghilangkan debu, lalu dijemur sampai benar-benar bersih dan kering,” kata Rohman.

Pasir tersebut didatangkan dari wilayah Blitar dengan karakteristik tertentu agar aman digunakan. Dalam praktiknya, sekitar 10 kilogram pasir bisa digunakan hingga 10 hari produksi, sehingga biaya operasional dapat ditekan secara signifikan dibandingkan penggunaan minyak goreng.

Dalam sehari, usaha ini mampu memproduksi hingga 2.000 bungkus krupuk upil. Produk dijual Rp5.000 per bungkus untuk pembelian langsung, dan Rp6.250 untuk agen. Pemasarannya pun telah menjangkau berbagai daerah di wilayah karesidenan Madiun.

“Sekarang pemasaran sudah sampai Pacitan, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Magetan, sampai wilayah barat karesidenan,” jelasnya.

Selain memberikan keuntungan ekonomi, usaha ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Sedikitnya 15 orang pekerja dilibatkan, mayoritas ibu rumah tangga.

“Kalau semua masuk, ada sekitar 15 pekerja. Kebanyakan ibu-ibu. Sistemnya fleksibel, jadi kalau ada yang ke sawah atau ada keperluan lain, tetap bisa menyesuaikan,” tambah Rohman.

Meski demikian, tantangan lain muncul dari kenaikan harga bahan kemasan plastik yang turut membebani biaya produksi. Untuk mengatasinya, pelaku usaha memilih strategi penyesuaian isi kemasan tanpa menaikkan harga jual secara signifikan.

“Kalau harga bahan naik, kami siasati dengan mengatur isi kemasan. Yang penting kualitas tetap dijaga dan harga masih bisa dijangkau pembeli,” tuturnya.

Dari sisi pendapatan, usaha ini terbilang menjanjikan dengan omzet harian mencapai puluhan juta rupiah. Inovasi sederhana melalui penggorengan pasir menjadi bukti bahwa pelaku UMKM mampu beradaptasi di tengah tekanan ekonomi.

Ke depan, Rohman berharap usahanya dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi pelaku usaha lain.

“Yang penting terus berusaha dan berinovasi. Walaupun sederhana, kalau dijalankan dengan tekun tetap bisa berkembang,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Lebaran, Wahana Air di Kabupaten Madiun Dipadati Pengunjung

    Libur Lebaran, Wahana Air di Kabupaten Madiun Dipadati Pengunjung

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Libur Idul Fitri tahun 2025 dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi berbagai tempat wisata, salah satunya wahana air di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Sejak H+1 Lebaran, jumlah pengunjung mengalami peningkatan drastis, mencapai hampir 5.000 orang. Mayoritas pengunjung merupakan para pemudik dari luar daerah, seperti wilayah Karesidenan Madiun hingga Jakarta. Kenaikan ini tercatat […]

    Bagikan
  • Kemenag Magetan Gelar Pembekalan Calon Jemaah Haji, Teknis Pemberangkatan Berubah

    Kemenag Magetan Gelar Pembekalan Calon Jemaah Haji, Teknis Pemberangkatan Berubah

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar kegiatan pembekalan bagi 429 calon jemaah haji pada Sabtu (10/5/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas perubahan teknis pemberangkatan jemaah haji akibat kebijakan terbaru dari Pemerintah Arab Saudi.  Calon jemaah yang sebelumnya terbagi dalam 9 rombongan dan 1 rombongan tambahan, semula dijadwalkan berangkat […]

    Bagikan
  • Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suparto, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang sejak pagi setelah menunaikan salat subuh Minggu (30/03/2025). Setelah dilakukan pencarian oleh warga, pria berusia 67 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di tebing sungai dengan kedalaman sekitar 15 meter sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut kesaksian warga, Suparto […]

    Bagikan
  • Madiun Satu Arah, Ajang Euforia Musik Rock dan Kebersamaan

    Madiun Satu Arah, Ajang Euforia Musik Rock dan Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menggelar tapi penuh kebersamaan. Itulah yang tergambar dalam gelaran Madiun Satu Arah yang tersaji pada Minggu (28/09/2025) di Lapangan Pancasila Kelurahan Nglames Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun. Berbagai penampilan cadas ditunjukan para band rock mental dari berbagai daerah, seperti Madiun, Malang, Bali, Magelang, Purwokerto hingga Pasuruhan. Meski dengan suasana musik yang […]

    Bagikan
  • Bangunan Belum Rampung, Siswa Sekolah Rakyat Madiun Belum Bisa Tinggal di Asrama

    Bangunan Belum Rampung, Siswa Sekolah Rakyat Madiun Belum Bisa Tinggal di Asrama

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Madiun resmi dimulai pada Kamis (31/7/2026). Namun, ratusan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA belum dapat menjalani pendidikan berasrama karena pembangunan sejumlah fasilitas utama di kompleks sekolah masih dalam tahap penyelesaian. Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa bangunan di kawasan Sekolah […]

    Bagikan
  • Dua Kendaraan Kecelakaan di Jalur Tawangmangu–Plaosan, Diduga Tak Kuat Menanjak

    Dua Kendaraan Kecelakaan di Jalur Tawangmangu–Plaosan, Diduga Tak Kuat Menanjak

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Raya Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu pagi (23/11/2025). Berdasarkan keterangan saksi mata, Darwanto, kedua kendaraan melaju dalam arah yang sama. Truk box dengan nomor polisi F 8550 HU yang dikemudikan Isep (36), warga Cianjur, berada di depan. Di belakangnya, Innova B 1377 RKA […]

    Bagikan
expand_less