Gowes Pantau Fasum Jelang Idul Fitri 1447 H, Plt Wali Kota Soroti Parkir hingga Lampu Hias Mati
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 39
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak kepolisian melakukan kegiatan gowes untuk memantau sejumlah fasilitas umum (Fasum) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada Selasa (17/3/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada titik-titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian selama arus mudik dan libur Lebaran. Beberapa lokasi yang ditinjau di antaranya kawasan alun-alun kota, kesiapan peralatan pemadam kebakaran (Damkar), serta kawasan Bunderan Serayu yang dikenal sebagai tempat kuliner dan berkumpulnya masyarakat.
“Hari ini saya bersama teman-teman OPD dan Polres memantau beberapa titik yang nanti akan jadi pusat keramaian. Kami melihat apa saja yang perlu dievaluasi dan segera diperbaiki,” ujar Bagus.
Dari hasil pemantauan, kondisi keamanan dan ketertiban di sejumlah lokasi terpantau kondusif. Namun, masih ditemukan beberapa fasilitas yang perlu pembenahan, seperti lampu hias yang tidak berfungsi serta pohon-pohon yang belum selesai dipangkas.
Selain itu, persoalan parkir juga menjadi perhatian, terutama di kawasan pertokoan yang tengah viral dan ramai pengunjung. Kondisi tersebut sempat menyebabkan kemacetan akibat parkir yang meluber hingga tiga lapis di jalan.

“Memang harus diakui, ada titik yang parkirnya sampai tiga lapis karena tokonya lagi viral. Saya sudah dua hari memantau langsung karena banyak keluhan dari masyarakat di media sosial,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengapresiasi respons cepat petugas parkir yang dinilai kooperatif dalam menata kendaraan di lapangan. Ia berharap penataan tersebut dapat terus dilakukan secara konsisten, tidak hanya saat pemantauan berlangsung.
Bagus menegaskan bahwa seluruh dinas terkait telah diminta untuk segera menindaklanjuti temuan di lapangan. Salah satu yang menjadi prioritas adalah penyelesaian perbaikan aspal di kawasan alun-alun serta titik-titik jalan lainnya yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
“Besok harus segera dieksekusi. Karena dalam satu-dua hari ini para pemudik sudah mulai masuk ke Madiun dan hari ini saja sudah ramai, besok pasti lebih ramai,” tegasnya.
Ia menambahkan, kesiapan fasilitas publik menjadi hal penting dalam menyambut kedatangan pemudik. Pemerintah Kota Madiun berkomitmen memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat maupun tamu yang datang selama momen Lebaran.
“Kita ini menyambut tamu, jadi harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” pungkasnya. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez







