Deny Mahmud Fauzi Pimpin PKB Magetan, Fokus Konsolidasi Organisasi
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 56
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan — Kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kini berada di tangan Deny Mahmud Fauzi. Penunjukan tersebut dilakukan guna memastikan roda organisasi partai tetap berjalan optimal.
Deny dipercaya memimpin kepengurusan DPC PKB Magetan berdasarkan surat keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Ia mengemban tanggung jawab untuk menjaga kesinambungan program serta memperkuat struktur organisasi partai di daerah.
Selama ini, Deny dikenal sebagai aktivis muda yang aktif di berbagai organisasi kepemudaan di lingkungan PKB. Ia pernah terlibat dalam Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba), organisasi sayap mahasiswa PKB. Selain itu, Deny juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Panji Bangsa, badan otonom PKB yang berperan sebagai garda terdepan dalam mengawal kegiatan partai dan kebijakan pimpinan. Saat ini, ia juga mengemban amanah sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur.
Deny menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya difokuskan untuk memastikan aktivitas dan fungsi organisasi PKB di Magetan berjalan sebagaimana mestinya.
“Penugasan ini untuk menjaga agar roda organisasi tetap berjalan, termasuk melakukan konsolidasi mesin partai serta menjalankan program kerja secara berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Terkait prioritas kerja, Deny menegaskan pihaknya akan menitikberatkan pada penguatan internal organisasi serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
“Konsolidasi internal maupun eksternal menjadi hal utama yang terus kami lakukan,” katanya.
Menanggapi polemik yang melibatkan kader PKB Magetan, Deny menyebut hal tersebut sebagai bagian dari dinamika organisasi. Ia menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Itu bagian dari dinamika, dan kami menghormati proses hukum yang berlangsung,” ujarnya. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





