Berita Terkini
Trending Tags

Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 267
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dugaan tindak pidana korupsi ADD di Desa Ngadirejo Magetan memasuki tahap penyidikan, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, untuk tahun anggaran 2023–2024. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan belasan saksi dari unsur perangkat desa telah dimintai keterangan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, mengungkapkan bahwa perkara ini berkaitan dengan tidak disetorkannya iuran BPJS Ketenagakerjaan serta pajak barang dan jasa yang seharusnya menjadi kewajiban desa kepada negara.

Menurutnya, iuran dan pajak tersebut sebelumnya telah dipungut dan dianggarkan melalui ADD, namun tidak disalurkan sebagaimana mestinya. Dana tersebut justru diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum perangkat desa.

“Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan pajak barang jasa yang seharusnya disetorkan, ternyata tidak dibayarkan. Dana itu malah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.

Pengusutan kasus ini bermula dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Kabupaten Magetan yang menemukan adanya indikasi kerugian negara. Pihak terkait sebenarnya telah diberi waktu selama 60 hari untuk mengembalikan kerugian tersebut, namun hingga batas waktu berakhir, kewajiban itu tidak dipenuhi.

“Sudah diberikan kesempatan untuk mengembalikan dalam waktu 60 hari, tetapi tidak mampu diselesaikan sehingga penanganannya dilimpahkan ke kami,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi berubah seiring dengan proses pendalaman yang terus dilakukan penyidik.

Saat ini, Kejari Magetan masih melengkapi berkas penyidikan. Dalam waktu dekat, perkara tersebut direncanakan akan diekspos untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab.

“Sekitar 11 saksi sudah kami periksa. Dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara dan penetapan tersangka,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kobaran Api Melahap Tumpukan Sampah di TPA Milangasri Magetan

    Kobaran Api Melahap Tumpukan Sampah di TPA Milangasri Magetan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Milangasri di Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terbakar pada Sabtu (12/9/2026) sore. Kobaran api membakar tumpukan sampah di kawasan TPA dan hingga petang masih dalam penanganan petugas pemadam kebakaran. Kepala Seksi Pemadaman Damkar Satpol PP Kabupaten Magetan, Sofyan Dwi Erwanto, mengatakan laporan kebakaran […]

    Bagikan
  • Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan Jalan Pahlawan, Kota Madiun, kembali berjalan. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) mulai melakukan perapian taman serta pemangkasan pohon di sisi barat jalan utama tersebut sebagai bagian dari persiapan pelebaran trotoar. Kepala Bidang Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim, Andi Anto, menjelaskan bahwa kegiatan penataan dimulai […]

    Bagikan
  • Dua Pekerja di Madiun Tewas Tersetrum Saat Perbaiki Kabel Pompa Sawah 

    Dua Pekerja di Madiun Tewas Tersetrum Saat Perbaiki Kabel Pompa Sawah 

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dua pekerja bajak sawah di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat hendak memperbaiki sambungan kabel pompa submersible, Sabtu (21/2/2026). Peristiwa nahas itu menimpa Yoni Asmoro (45) dan Puji Utomo (47) warga setempat. Keduanya tewas di lokasi kejadian setelah tersetrum kabel yang diduga masih bertegangan […]

    Bagikan
  • Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Berdasarkan aturan Permen PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), sejumlah persyaratan harus dipenuhi bagi pejabat yang ingin menduduki jabatan Sekda di Pemkab Magetan. Dari ketiga calon yang sudah mendaftar dan dinyatakan lolos seleksi administrasi, ada salah satu calon yang berpotensi melebihi batas maksimal umur jika nantinya […]

    Bagikan
  • Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kredit macet di Bank Madiun menjadi sorotan setelah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gema Justicia menilai kasus tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga masuk ranah tindak pidana korupsi. Direktur LBH Gema Justicia, Didik Suwito, menyebut kredit perorangan yang disalurkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) milik Pemkab Madiun untuk usaha di Dusun Panggung, […]

    Bagikan
  • Tim Inafis Polda Jatim Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo

    Tim Inafis Polda Jatim Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Jawa Timur diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran gudang farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo yang terjadi pada Minggu (4/1/2026) petang. Pemeriksaan dilakukan pada Senin (5/1/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Tim Inafis melakukan identifikasi secara menyeluruh di gedung gudang farmasi berlantai dua yang berada […]

    Bagikan
expand_less