Pemkab Madiun Siapkan SE Gerakan Hemat Energi, ASN Bakal Diajak Bersepeda
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 77
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun hingga kini belum menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait kebijakan efisiensi gerakan hemat energi di lingkungan ASN. Namun, aturan tersebut sedang dalam tahap penggodokan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pihaknya tengah menggodok skema kebijakan, termasuk penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
“Insyaallah dalam waktu satu minggu ini sudah bisa kita sampaikan,” ujar Hari, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, kebijakan gerakan hemat energi tidak akan berlaku untuk seluruh ASN. Sejumlah jabatan strategis tetap diwajibkan masuk kantor, seperti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga lurah.
“Yang di berlakukan tidak semua pimpinan OPD harus masuk, camat harus tetap masuk, lurah tetap masuk. Jadi nanti kita lihat secara detail regulasi yang disampaikan,” jelasnya.
Selain itu, OPD yang memberikan layanan publik juga dipastikan tetap beroperasi secara langsung guna menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Bupati yang akrab disapa mas Hari Wur, saat ini rancangan SE masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut. Beberapa poin kebijakan disebut masih perlu disempurnakan sebelum resmi diterbitkan.
Pemkab Madiun juga tengah menyiapkan langkah lain untuk mendukung efisiensi energi, termasuk penghematan bahan bakar minyak (BBM).
Salah satu gagasan yang mencuat adalah mendorong ASN menggunakan sepeda saat beraktivitas. Hari mengaku, dirinya sudah rutin bersepeda setiap hari Jumat.
“Ya, mungkin kalau saya tak gowes saja lah kalau begitu,” ujarnya sambil tersenyum.
Ia pun membuka peluang adanya gerakan bersepeda bersama bagi ASN di lingkungan Pemkab Madiun. Meski begitu, rencana tersebut masih akan dikaji lebih lanjut.
“Insyaallah, itu sesuatu yang luar biasa, nanti dipikirkan,” pungkasnya. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez






